By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Harga Sayur Turun, Cabai Meroket
News

Harga Sayur Turun, Cabai Meroket

akurasi 2019
Last updated: Juli 17, 2019 6:19 am
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Harga Sayur Turun, Cabai Meroket
Naiknya harga cabai tidak mengurangi minat konsumen. (Akurasi.id/Suci Surya Dewi)
SHARE
Harga Sayur Turun, Cabai Meroket
Naiknya harga cabai tidak mengurangi minat konsumen. (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Harga sayur di Pasar Sementara Rawa Indah terpantau turun. Sebelumnya harga sayuran hijau sempat melejit akibat banjir yang menimpa wilayah Bontang dan sekitarnya.

Saat ini harga bayam Rp 10 ribu per ikat. Sebelumnya bayam sempat dijual Rp 20 ribu per ikat. Sedangkan sawi per ikat dihargai Rp 13 ribu. Sawi sempat menginjak harga Rp 25 ribu per ikat. Sedangkan kangkung dijual Rp 5 ribu per ikat.

“Harga sayur hijau turun. Tapi belum harga normal. Biasanya bayam per ikat Rp 3 ribu sampai Rp 5 ribu. Sawi normalnya Rp 8 ribu seikat,” Kata Kurnia, pedagang sayur di Pasar Sementara Rawa Indah (14/7/19).

Meski harga sayur sempat meroket, Kurnia mengaku, hal itu tidak memengaruhi minat pelanggan. Menurutnya, berapa pun harga sayur, pelanggannya tetap mengonsumsi sayur.

“Ada saja yang ngeluh. Tapi tetap dibeli. Karena memang kebutuhannya,” ungkap perempuan berjilbab ini.

Berbeda dengan harga sayur turun, harga cabai justru meningkat. Kurnia merinci, harga cabai kecil Rp 40 ribu per kilogram. Sebelumnya cabai kecil dijual Rp 29 ribu per kilogram. Cabai besar dan cabai keriting tak ingin kalah saing.

Dia menyebut, cabai besar dijual Rp 65 ribu per kilogram. Sebelumnya harganya Rp 30 ribu per kilogram. Sedangkan cabai keriting, pekal lalu dijual Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram. Kini dipatok Rp 60 ribu.

“Saya kurang tahu kenapa naik. Karena saya mengikuti dari harga yang saya ambil di Surabaya. Mungkin karena stoknya kurang,” ujar Kurnia.

Sedangkan harga telur ayam mengalami kenaikan Rp 1.000. Hal ini diungkapkan pemilik usaha telur di Pasar Sementara Rawa Indah, Mama Anjas. Dia menjelaskan, telur ayam ukuran kecil dijual Rp 43 ribu per piring.

Sedangkan ukuran sedang dan besar dihargai Rp 45 ribu dan Rp 48 ribu per piring. Selain itu, telur bebek dijual Rp 75 ribu per piring. Harga telur puyuh naik sebesar Rp 3 ribu. Kini dijual Rp 31 ribu per piring.

“Harga telur masih tergolong normal,” tutur Mama Anjas.

Lain lagi dengan harga ayam. Harga ayam kini beranjak naik. Sebelumnya harga ayam per ekor anjlok. Pengepul ayam potong, Ila menyebut, saat harga ayam anjlok, ayam ukuran kecil dijual Rp 35 ribu per ekor. Sedangkan ukuran sedang dan besar harganya Rp 40 ribu dan Rp 45 ribu.

“Sekarang ayam yang kecil Rp 45 ribu. Ukuran sedang Rp 55 ribu sampai Rp 60 ribu. Kalau yang jumbo Rp 70 ribu,” tutupnya. (*)

Penulis: Suci Surya Dewi
Editor: Yusva Alam

TAGGED:Harga CabaiHarga PasarPasar Rawa Indah
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pasha Ungu Bantah Isu Mundur dari DPR: "Amanat Rakyat Tidak Main-Main"
HeadlinePeristiwa

Pasha Ungu Bantah Isu Mundur dari DPR: “Amanat Rakyat Tidak Main-Main”

By
Wili Wili
Aset Tommy Soeharto Kembali Dilelang Kemenkeu Hari Ini
HeadlineHukum & Kriminal

Aset Tommy Soeharto Kembali Dilelang Kemenkeu Hari Ini

By
akurasi 2019
Data BNPB: Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar Tembus 659 Jiwa, 3,2 Juta Warga Terdampak
PeristiwaTrending

Data BNPB: Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar Tembus 659 Jiwa, 3,2 Juta Warga Terdampak

By
Wili Wili
Skandal Korupsi Timah Menjerat Hendry Lie, Pendiri Sriwijaya Air, dan Empat Lainnya dengan Dugaan Kerugian Ekologis Rp271 Triliun
HeadlineHukum & Kriminal

Skandal Korupsi Timah Menjerat Hendry Lie, Pendiri Sriwijaya Air, dan Empat Lainnya dengan Dugaan Kerugian Ekologis Rp271 Triliun

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?