By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Harga Cabai Kian Pedas Jelang Ramadan, DPRD Bontang: Salah Satunya Imbas Banjir
BirokrasiTrending

Harga Cabai Kian Pedas Jelang Ramadan, DPRD Bontang: Salah Satunya Imbas Banjir

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 18, 2021 12:13 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Harga Cabai Kian Pedas Jelang Ramadan, DPRD Bontang: Salah Satunya Imbas Banjir
Hargai cabai di Kota Bontang dalam beberapa pekan terakhir terus merangkak naik, termasuk di Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin). (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Harga Cabai Kian Pedas Jelang Ramadan, DPRD Bontang: Salah Satunya Imbas Banjir
Hargai cabai di Kota Bontang dalam beberapa pekan terakhir terus merangkak naik, termasuk di Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin). (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Harga cabai kian pedas jelang Ramadan, DPRD Bontang: Salah satunya imbas banjir. Untuk mencegah terus terulangnya lonjakan harga cabai secara mendadak, DKP3 Bontang didorong untuk selalu melaksanakan fungsi pengawasan dalam memastikan stok cabai aman.

Akurasi.id, Bontang – Harga jual cabai dalam beberapa pekan terakhir terus merangkak naik. Bahkan, menjelang bulan Ramadan ini, harga cabai naik hingga 100 persen. Tak pelak, kenaikan yang begitu signifikan, membuat para pedagang maupun pembeli mulai mengerutkan jidat.

Pedagang dan pembeli wajar mulai mengeluh. Pedagang misalnya, mereka merasa dengan naiknya harga jual cabai, dagangan mereka menjadi semakin sepi. Sebaliknya, pembeli mengeluh lantaran biaya yang harus mereka keluarkan kian membengkak.

Salah satu pedagang cabai di Pasar Taman Rawa Indah Bontang, Utami mengatakan, harga cabai naik sudah lebih dari sepekan terakhir. Dia menduga, salah satu penyebab meroketnya harga jual cabai sebagai bagian dari imbas banjir yang terjadi beberapa waktu terakhir.

Selama harga naik, dia mengakui, masih ada saja orang yang beli, walaupun porsinya dikurangi. Mengingat cabai hingga saat ini terbilang kebutuhan pokok beberapa kalangan penikmat pedas. Terutama bagi para pedagang kuliner yang rata-rata memiliki menu dengan cabai sebagai bumbu tambahannya.

“Harga normalnya Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram, sekarang naik jadi Rp100 ribu hingga Rp110 ribu per kilogram. Untuk penjualan masih aman saja, setiap hari ada saja yang beli, tetapi mereka kurangi pembeliannya, yang biasanya 1 kilogram, sekarang setengah kilogram saja lagi,” tutur Utami, Kamis (11/3/2021).

Menyikapi hal itu, Ketua Komisi II DPRD Bontang, Rustam menyebut, naiknya harga cabai sudah menjadi tren setiap menjelang bulan Ramadan. Bahkan dia mengakui, kalau hampir setiap tahunnya selalu mengalami naik ataupun turun harga.

[irp]

“Kalau bicara soal cabai, kenaikannya mungkin karena terjadi banjir di mana-mana, sehingga petani-petani cabai susah untuk panen,” ucap Rustam saat dikonfirmasi media ini.

Menurutnya, sebagai imbas dari banjir yang melanda Kota Bontang maupun daerah-daerah lainnya yang biasa menyuplai cabai ke Bontang, juga mempengaruhinya. Karena, ketika pasokan cabai berkurang, maka stok yang ke Bontang pun berkurang. Itu menjadi alasan melonjaknya harga cabai saat ini.

“Kenaikan harga cabai ini bukan hal biasa lagi, dari pengalaman-pengalaman sebelumnya juga sering naik harganya,” ujar Rustam.

Tidak ingin larut dengan persoalan itu, Rustam mendorong Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Bontang, untuk selalu memastikan stok cabai di Bontang tidak habis. Misalnya, dengan mendorong pemberdayaan petani maupun menguatkan kerja sama dengan daerah penghasil cabai, baik di Kaltim maupun luar Kaltim.

[irp]

“Susahnya di Bontang ini kurangnya petani cabe, semua stok dari luar Kota Bontang. Nah, yang bisa kita lakukan adalah mendorong agar DKP3 Bontang selalu melakukan pengawasan dan memastikan bahwa stok cabai kita selalu tercukupi, supaya harga cabai bisa dikendalikan,” serunya.

Rustam juga meminta ke DKP3 untuk selalu memastikan stok cabai pedagang pasar selalu ada. Agar harga tidak mudah melonjak. “Jangan sampai habis. Akan repot jika stok cabai di Bontang habis. Yah, walaupun harganya terbilang naik, yang penting stok harus selalu ada,” tutupnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Cabai Mahal Jelang RamadanCabai Naik Imbas BanjirDPRD BontangDPRD Bontang Ingatkan DKP3Harga Cabai Kian Pedas
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar
  • jav kink xxx berkata:
    Mei 28, 2026 pukul 8:54 am

    Hello! Do youu usse Twitter? I’d like too follow yoou iff tthat would be ok.

    I’m definityely enmoying yur blog aand look forward to
    nnew posts.

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

10 takmir masjid
Birokrasi

Demi Masjid Ramah Anak, 10 Takmir Bontang Studi ke Masjid Agung Sunda Kelapa Jakarta

By
akurasi 2019
Dukung Generasi Gemilang, Neni Ingin Porseni HMB Terus Berkreasi dan Telurkan Prestasi
Birokrasi

Dukung Generasi Gemilang, Neni Ingin Porseni HMB Terus Berkreasi dan Telurkan Prestasi

By
akurasi 2019
Anggota DPRD Kaltim Tanggapi Tindakan Represif yang Dialami 5 Wartawan Samarinda
Birokrasi

Anggota DPRD Kaltim Tanggapi Tindakan Represif yang Dialami 5 Wartawan Samarinda

By
akurasi 2019
Garuda Indonesia Berdamai dengan Rolls Royce
Trending

Garuda Indonesia Berdamai dengan Rolls Royce

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?