By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hanya Karena Cipratan Air, Pemotor Tebas Kaki Pekerja Sawit di Samarinda Seberang
News

Hanya Karena Cipratan Air, Pemotor Tebas Kaki Pekerja Sawit di Samarinda Seberang

Devi Nila Sari
Last updated: April 30, 2021 2:06 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Hanya Karena Cipratan Air, Pemotor Tebas Kaki Pekerja Sawit di Samarinda Seberang
Aksi Kejar-kejaran antara pekerja sawit dan pengemudi motor yang membawa senjata tajam, berselisih paham di Gang Real Samarinda Seberang (istimewa)
SHARE
Hanya Karena Cipratan Air, Pemotor Tebas Kaki Pekerja Sawit di Samarinda Seberang
Aksi Kejar-kejaran antara pekerja sawit dan pengemudi motor yang membawa senjata tajam, berselisih paham di Gang Real Samarinda Seberang (istimewa)

Hanya karena cipratan air, pemotor tebas kaki pekerja sawit di Samarinda Seberang. Kini, pihak kepolisian tengah memburu pelaku.

Akurasi.id, Samarinda – Sebuah insiden kecil yang berujung perkelahian terjadi di kawasan Jalan Bung Tomo, Gang Real, Kelurahan Sungai Keledang, Samarinda Seberang hari ini, Sabtu (24/4/2021).

Saksi mata bernama Chandra (27) mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada pukul 16.00 Wita, ketika sebuah mobil berwarna silver berpapasan dengan sepeda motor yang ditumpangi oleh dua orang pria. Diduga, mobil tersebut melewati sebuah genangan air dan menyebabkan pengendara motor terkena percikan air.

“Waktu terkena percikan air memang saya tidak lihat, tapi saat kedua pihak berhenti saya dengar katanya karena pengemudi mobil tidak sengaja,” jelas Chandra saat ditemui di lokasi (24/4/2021).

Diceritakan Chandra, tak terima dirinya terkena percikan air, pengendara motor langsung mendatangi mobil yang saat itu tengah ditumpangi 5 orang pria dari pekerja sawit. Mengetahui itu, lantas pengendara mobil langsung meminta maaf atas kejadian tersebut.

“Pengendara mobil keluar dengan niat meminta maaf. Namun pengendara motor tak terima dengan kejadian tersebut dan terjadilah keributan kecil,” ujar Chandra.

Mengetahui permasalahan telah usai, salah satu penumpang mobil pun turun untuk menunggu jemputan dari keluarganya di lokasi terjadinya keributan tersebut.

[irp]

Namun, tiba-tiba saja pengendara motor yang tak terima kembali mendatangi lokasi keributan dengan membawa rekan-rekannya dan melakukan pemukulan terhadap penumpang mobil yang tengah menunggu jemputan.

“Awalnya terjadilah perkelahian dengan tangan kosong saat keributan terjadi. Namun tak lama kembali datang 2 orang menggunakan sepeda motor dengan membawa sebilah mandau dan menebas bagian kaki serta tangan pekerja sawit tersebut,” jelas Chandra.

Saat itu Chandra melihat pekerja Sawit lari menghindari senjata tajam dari penggunaan motor itu.

“Korban lari hingga ke jalan besar sambil melakukan perlawanan seadanya dengan tangan kosong,” tambah Chandra.

Usai peristiwa itu warga sekitar dan pengendara yang melihat korban terluka, langsung membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Diketahui, korban mendapat luka di bagian kaki dan tangan.

Chandra juga menyebutkan, setelah korban dibawa ke Rumah Sakit, keributan kembali terjadi.

Usut punya usut ternyata keluarga pekerja sawit tak terima korban diperlakukan demikian oleh para pengendara motor yang membawa sajam. Melihat itu, pelaku pun langsung kabur melarikan diri. Tak lama kemudian, anggota Kepolisian dari Sektor Samarinda Seberang pun tiba untuk mengamankan lokasi pasca perkelahian tersebut.

[irp]

“Kami masih menyelidiki apa sebenarnya pemicu keributan yang terjadi antar warga itu. Saat ini untuk situasi tempat kejadian sudah kondusif. Kami imbau warga untuk meredam emosi, apalagi ini di bulan suci Ramadan,” singkat Kapolsek Samarinda Seberang, Kompol Made Anwara saat dikonfirmasi. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan 

Editor: Rachman Wahid

TAGGED:#Polsek Samarinda SeberangKriminalPemotor Tebas Kaki PekerjaPenimpasan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Jokowi Kenakan Jaket PSI Berlogo Gajah Merah, Simbol Baru yang Sarat Makna Kejawen
HeadlinePeristiwa

Jokowi Kenakan Jaket PSI Berlogo Gajah Merah, Simbol Baru yang Sarat Makna Kejawen

By
Wili Wili
Hotman Paris Tegaskan Pegi Setiawan Bukan Dalang Pembunuhan Vina Cirebon
HeadlineHukum & Kriminal

Hotman Paris Tegaskan Pegi Setiawan Bukan Dalang Pembunuhan Vina Cirebon

By
akurasi 2019
2.260 botol miras
Hukum & KriminalNews

Jaga Kondusifitas Natal dan Tahun Baru, Polres Kutim Musnahkan 2.260 Botol Miras

By
akurasi 2019
Pemkot Tangsel Perpanjang Status Darurat Sampah 14 Hari, 200 Ton per Hari Dikirim ke Cileungsi
HeadlinePeristiwa

Pemkot Tangsel Perpanjang Status Darurat Sampah 14 Hari, 200 Ton per Hari Dikirim ke Cileungsi

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?