By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kabar Politik > Gelar Rapat DPR RI, Hetifah Minta Kemendikbud Perhatikan Siswa Vokasi Selama Pandemi
Kabar PolitikNews

Gelar Rapat DPR RI, Hetifah Minta Kemendikbud Perhatikan Siswa Vokasi Selama Pandemi

akurasi 2019
Last updated: Mei 10, 2020 1:12 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
rapat dpr ri
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian. (ist)
SHARE
rapat dpr ri
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian. (ist)

Akurasi.id, Jakarta – Panja Pendidikan Vokasi Komisi X DPR RI menggelar rapat dengar pendapat dengan eselon I Kemendikbud. Rapat tersebut membahas mengenai keadaan pendidikan vokasi di Indonesia serta arah kebijakan dan program vokasi Kemendikbud kedepannya.

baca juga: Temukan Chemistry, Mahyunadi-Kinsu Dipastikan Berpasangan saat Pilkada Kutim

Dalam rapat tersebut dihadiri Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Dirjen Pendidikan Vokasi, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, serta kepala Balitbang dan Perbukuan Kemendikbud.

Dalam rapat tersebut, Komisi X mendorong Balitbangbuk untuk melakukan penelitian khusus mengenai vokasi, yang selanjutnya dijadikan dasar perumusan kebijakan. Selain itu, Kemendikbud juga didorong untuk memasukkan substansi pendidikan vokasi kedalam cetak biru pendidikan nasional.

Dihubungi secara terpisah, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian yang pada saat itu menjadi pemimpin rapat menyatakan adanya dasar penelitian yang kuat sangat penting dalam proses perumusan kebijakan.

“Kita ingin semuanya evidence based. Begitu banyaknya penelitian yang telah dilakukan harus menjadi dasar penentuan pembangunan vokasi yang memang menjadi salah satu fokus utama Kemendikbud di periode ini. Mulai dari penentuan sektor prioritas, jumlah SMK yang akan dibangun, persebaran geografisnya, semua harus ada justifikasi dan argumennya,” jelasnya.

Selain itu, Hetifah menyampaikan bahwa masuknya rencana pembangunan vokasi ke dalam cetak biru sangat penting, demi menjamin keberlangsungan rencana tersebut secara jangka panjang. Kata dia, jika tidak ada grand design-nya yang memiliki kekuatan hukum, ini sangat rentan untuk tidak berlanjut diperiode selanjutnya jika menterinya berubah.

“Oleh karena itu kita harus sama-sama berkomitmen untuk ini, dan cetak biru tadi harus dibuat dengan benar-benar berkualitas baik, mempertimbangkan arah perkembangan zaman, dan berbasis data,” jelasnya.

Hetifah yang merupakan Wakil Ketua Umum Partai Golkar juga mengingatkan perlunya Kemendikbud untuk menerbitkan kebijakan khusus pendidikan vokasi selama masa pandemi ini. Pasalnya masih belum adanya ketidakpastian kapan semuanya akan keluar dari masa pandemi ini. Dia menyatakan Kemendikbud harus menyiapkan skenario-skenario juga untuk para pelajar SMK dan pendidikan vokasi lainnya.

“Karena rata-rata mereka belajar berbasis praktik, tidak bisa hanya teori secara daring. Harus dipikirkan solusinya agar pembelajaran yang dilaksanakan tetap berkualitas.” pungkasnya. (*)

Penulis/Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:DPR RIHetifah SjaifudianPendidikan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kronologis Penemuan Mayat Wanita di Berau Dekat Habitat Buaya, Sempat Pamit Kerja ke Suami
Hukum & KriminalNews

Kronologis Penemuan Mayat Wanita di Berau Dekat Habitat Buaya, Sempat Pamit Kerja ke Suami

By
akurasi 2019
honda PCX
Hukum & KriminalNews

Tergiur Motor Tetangga, Pria Pengangguran Nekat Cungkil Rumah dan Bawa Kabur Honda PCX

By
akurasi 2019
Polisi Buru Pemasok 1 Kilogram Sabu-sabu ke Wilayah Bontang
News

Polisi Buru Pemasok 1 Kilogram Sabu-sabu ke Wilayah Bontang

By
Devi Nila Sari
Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, Ustaz Khalid Basalamah Diperiksa KPK dan Bersikap Kooperatif
PeristiwaTrending

Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, Ustaz Khalid Basalamah Diperiksa KPK dan Bersikap Kooperatif

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?