By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Evaluasi LKPj Pemprov Kaltim, Sutomo Jabir: Anggaran Besar, Hasil Pemeliharaan Jalan Tak Maksimal
Kabar Politik

Evaluasi LKPj Pemprov Kaltim, Sutomo Jabir: Anggaran Besar, Hasil Pemeliharaan Jalan Tak Maksimal

Devi Nila Sari
Last updated: April 21, 2021 7:58 am
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Evaluasi LKPj Pemprov Kaltim, Sutomo Jabir: Anggaran Besar, Hasil Pemeliharaan Jalan Tak Maksimal
Anggota DPRD Kaltim Sutomo Jabir mengkritisi lambannya upaya perbaikan dan pemeliharaan jalan yang dibangun pemerintah. (Dok Humas DPRD Kaltim)
SHARE
Evaluasi LKPj Pemprov Kaltim, Sutomo Jabir: Anggaran Besar, Hasil Pemeliharaan Jalan Tak Maksimal
Anggota DPRD Kaltim Sutomo Jabir mengkritisi lambannya upaya perbaikan dan pemeliharaan jalan yang dibangun pemerintah. (Dok Humas DPRD Kaltim)

Evaluasi LKPj Pemprov Kaltim, Sutomo Jabir: Anggaran Besar, Hasil Pemeliharaan Jalan Tak Maksimal. Pemprov Kaltim diminta untuk lebih serius memelihara infrastruktur jalan yang telah dibangun dan bisa sigap memperbaiki, tidak menunggu jalannya hancur.

Akurasi.id, Samarinda – Buruknya infrastruktur jalan memang menjadi masalah klasik yang hingga tidak kunjung mampu diatasi Pemprov Kaltim. Padahal, setiap tahunnya, anggaran pemeliharaan terkait itu juga dirasakan tidak sedikit. Nilainya bahkan hingga puluhan miliar.

Hal itu diungkapkan anggota Komisi II DPRD Kaltim Sutomo Jabir. Pernyataan itu sekaligus dia utarakan sebagai evaluasi atas Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Pemprov Kaltim tahun 2020.

Sebagai anggota Panitia Khusus (Pansus) LKPj, Sutomo Jabir menguraikan, bahwa ada ketidaksesuaian antara anggaran pemeliharaan jalan dengan jumlah ruas jalan yang menjadi tanggung jawab Pemprov Kaltim. Utama nya di Daerah Pemilihan (Dapil) Bontang, Kutim, dan Berau yang dia wakili.

Sebagai contoh, dia mengungkapkan, Kaltim memiliki ruang jalan mencapai 850 kilometer. Kemudian secara khusus untuk di wilayah Bontang, Kutim, dan Berau atau wilayah 3, memiliki ruas jalan sekitar 448 kilometer. Adapun alokasi anggarannya pada tahun 2020 diketahui sekitar Rp30 miliar.

“Itu hanya untuk anggaran pemeliharaan jalan saja yang ada di wilayah 3, yang meliputi Bontang, Kutim, dan Berau,” kata Sutomo belum lama ini.

Dia sendiri merasa cukup miris dengan kondisi infrastruktur jalan yang ada di Kaltim, secara khusus yang ada di wilayah yang dia wakili sebagai anggota DPRD Kaltim. Hampir semua jalan utama yang menghubungkan antar kecamatan maupun kabupaten, kondisinya banyak yang rusak parah.

[irp]

Contoh terdekat yakni Jalan Poros Kaubun yang saat ini mengalami longsor parah. Akibatnya, jalan menjadi terputus. Aktivitas masyarakat pun terganggu. Imbasnya, ekonomi masyarakat menjadi tersendat-sendat.

Menurutnya, jika memang upaya pembangunan belum dapat dilaksanakan secara maksimal, namun setidaknya langkah perbaikan dan pemeliharaan setidaknya yang dioptimalkan. Agar kondisi jalan tidak semakin rusak parah. Karena anggaran pemeliharaan jalan yang sudah dikucurkan juga tidak sedikit.

“Hasil evaluasi ini juga sudah kami bahas bersama dengan kepala UPTD Pemeliharaan Jalan Wilayah III. Itu kami sampaikan saat turun melakukan evaluasi LKPj di Kutim,” sebutnya.

Pada evaluasi itu, diakui Sutomo, salah satu yang banyak disorot pihaknya adalah perihal pemeliharaan jalan-jalan yang dibangun Pemprov Kaltim atau yang bersumber dari APBD provinsi. Saat itu, selain dari UPTD Pemeliharaan Jalan, para PPK kegiatan jalan yang dikerjakan provinsi hadir.

“Yang banyak kami evaluasi adalah pemeliharaan jalan sepanjang tahun 2020 yang ada di wilayah Kutim dan Berau, karena kedua kabupaten itu yang kondisi jalannya benar-benar sangat memprihatinkan,” imbuhnya.

Bersama anggota Pansus LKPj yang lainnya, seperti Agil Suwarno dari Fraksi PDI Perjuangan dan Harun Ar Rasyid dari Fraksi PKS, mengharapkan, agar Pemprov Kaltim dapat memaksimal anggaran pemeliharaan jalan yang telah dikucurkan dari APBN.

Jika memang alokasi anggaran yang ada saat ini masih kurang, sambung dia, maka Pemprov Kaltim dapat meningkatkan itu. Dengan catatan, harus membuat perencanaan yang benar-benar matang. Sehingga dalam pelaksanaan pemeliharaan jalan juga menjadi maksimal. Ketika ada jalan rusak, maka dapat langsung segera diperbaiki.

[irp]

“Berkaca pada LKPJ Gubernur tahun 2020, kami berharap agar pemerintah dapat menyiapkan dan memaksimalkan anggaran, sehingga jalan provinsi dapat dipelihara dengan baik serta peningkatan jalan provinsi yang layak,” pungkasnya. (*)

Penulis: Pewarta
Editor: Dirhanuddin

 

 

TAGGED:#DPRD KaltimEvaluasi LKPj Pemprov KaltimPemeliharaan Jalan Tak MaksimalPemprov Kaltimsutomo jabir
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Preseden Buruk Gagalnya Pengesahan APBD-P 2021, Kali Pertama di Kaltim dan Hilangnya Kewenangan Dewan?
BirokrasiCovered StoryHeadline

Preseden Buruk Gagalnya Pengesahan APBD-P 2021, Kali Pertama di Kaltim dan Hilangnya Kewenangan Dewan?

By
Devi Nila Sari
Hentikan Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu Tanpa Hasil Koordinasi Kemendagri, Bawaslu Kutim Dianggap Tergesa-Gesa
Kabar PolitikRagam

Hentikan Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu Tanpa Hasil Koordinasi Kemendagri, Bawaslu Kutim Dianggap Tergesa-Gesa

By
Devi Nila Sari
DPRD Kembali Dorong Pemerintah Cairkan Santunan Kematian
Kabar Politik

DPRD Kembali Dorong Pemerintah Cairkan Santunan Kematian

By
Devi Nila Sari
Pemerintah Terapkan WFA Lebaran 2026, 16–17 dan 25–27 Maret, Bukan Cuti Tahunan
HeadlineKabar Politik

Pemerintah Terapkan WFA Lebaran 2026, 16–17 dan 25–27 Maret, Bukan Cuti Tahunan

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?