By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Hukum & Kriminal > Dugaan Kematian Yusuf Menggarah Kuat Pada Faktor Unsur Kelalaian PAUD?
Hukum & KriminalNews

Dugaan Kematian Yusuf Menggarah Kuat Pada Faktor Unsur Kelalaian PAUD?

akurasi 2019
Last updated: Desember 21, 2019 9:53 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Kematian Yusuf
PAUD tempat biasa Yusuf dititipkan saat ini dalam fokus penelusuran polisi untuk selidiki unsur kelalaiannya. (Dok Akurasi.id)
SHARE
Kematian Yusuf
PAUD tempat biasa Yusuf dititipkan saat ini dalam fokus penelusuran polisi untuk selidiki unsur kelalaiannya. (Dok Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Hampir sebulan berlalu, sejak Ahmad Yusuf Ghazali (4) dinyatakan hilang secara misterius di sebuah PAUD Jalan AW Sjahranie, Kecamatan Samarinda Ulu tepatnya pada 22 November silam.

Baca juga: Hasil Penyelidikan Kematian Yusuf, Polisi Kembali Temukan Fakta Baru

Selang 16 hari kemudian, warga di Jalan Antasari II, Gang 3, RT 30 dihebohkan dengan penemuan jenazah balita tanpa kepala yang diduga Yusuf pada aliran eks anak sungai karam asam, tepatnya pada 8 Desember lalu.

Sejak hari ini, sampai saat ini semua dugaan akan kematian bocah yang diduga Yusuf masih terus menjadi misteri. Banyak yang tak percaya jika bocah malang itu tewas akibat terseret arus banjir pada saluran drainase, yang berjarak sekitar 20 meter dari tempatnya biasa dititipkan kedua orangtuanya yakni Bambang Sulistyo (37) dan Melisari (30).

Minimnya saksi dan bukti membuat polisi ekstra dalam bekerja guna memecahkan teka-teki kematian bocah malang yang diduga Yusuf tersebut. Sejumlah upaya telah dilakukan, mulai dari menggelar pra rekonstruksi hilangnya Yusuf pada Senin (9/12/2019) lalu, untuk mengetahui rentetan waktu hilangnya anak bungsu Bambang.

Hingga teranyar, Rabu (18/12/19) kemarin, Bambang bersama aparat kepolisian dibantu sejumlah relawan kembali menyambangi parit yang diduga menghanyutkan jasad putranya.

Kendati terdapat celah sekira 30 centimeter pada bagian bawah teralis parit. Pihak keluarga pun sampai saat ini masih belum percaya dugaan kematian tersebut.

Meski demikian, polisi tetap melakukan upaya terbaiknya. Semua dugaan masih terus ditelusuri. Namun saat ini dijelaskan Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Ipda M Ridwan kalau jajarannya sedang berfokus pada unsur kelalaian dari pihak yayasan.

“Untuk sekarang penyidikan lebih kepada proses anak ini menghilang. Ada atau tidaknya unsur kelalaian di sana,” ucap Ridwan saat dikonfirmasi belum lama ini.
Sedangkan untuk unsur tindak kriminal, kata Ridwan harus ada saksi dan alat bukti yang kuat untuk menuju ke dugaan tersebut.

MAHYUNADI

“Sampai sejauh ini, belum ada dugaan kuat ke sana. Jadi sementara dugaan masih sama (terseret banjir),” imbuhnya.
Lebih lanjut dijelaskannya, jika dugaan terseret arus banjir dikuatkan dengan awal mula Yusuf dikabarkan menghilang. Seperti yang kita tahu, kalau saat itu Samarinda sedang diguyur hujan begitu deras. Terlebih lagi parit yang diduga menghanyutkan Yusuf, dalam kondisi tergenang. “Saat itu kondisinya air parit lagi penuh,” imbuhnya.

Sedangkan lokasi ditemukannya jenazah balita malang tersebut juga masih dalam satu aliran yang sama. Terendam selama 16 hari, bisa saja membuat tubuh mungil Yusuf melunak dan gampang alami kerusakan.

“Kecuali ditemukannya di Selili sana, di atas gunung, baru jelas dugaannya mengarah ke tindak kriminal,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Upi
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Misteri Kematian YusufPaudYusuf
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tangis Pilu Nenek 70 Tahun Dipolisikan oleh Anak, Menantu, dan Cucu di Jember karena Curi Jeruk
Hukum & KriminalTrending

Tangis Pilu Nenek 70 Tahun Dipolisikan oleh Anak, Menantu, dan Cucu di Jember karena Curi Jeruk

By
Wili Wili
Pengamanan Ketat di Kejaksaan Agung: Penjelasan TNI Soal Peningkatan Keamanan
Hukum & KriminalTrending

Pengamanan Ketat di Kejaksaan Agung: Penjelasan TNI Soal Peningkatan Keamanan

By
Wili Wili
Harga Emas di Pegadaian Turun Kompak, UBS dan Galeri 24 Terkoreksi per 3 Desember 2025
PeristiwaTrending

Harga Emas di Pegadaian Turun Kompak, UBS dan Galeri 24 Terkoreksi per 3 Desember 2025

By
Wili Wili
Bejat! Ayah dan Paman Kompak Setubuhi Anak Kandung Bertahun-Tahun
HeadlineHukum & KriminalNews

Bejat! Ayah dan Paman Kompak Setubuhi Anak Kandung Bertahun-Tahun

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?