By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Birokrasi > DKP3 Bontang Lakukan Rapid Test Buah dan Sayuran, Ini Penjelasannya
Birokrasi

DKP3 Bontang Lakukan Rapid Test Buah dan Sayuran, Ini Penjelasannya

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 6:11 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
DKP3 Bontang Lakukan Rapid Test Buah dan Sayuran, Ini Penjelasannya
Pengambilan sampel buah dan sayur di Pasar Telihan. (Dok DKP3 Bontang)
SHARE

DKP3 Bontang Lakukan Rapid Test Buah dan Sayuran, Ini Penjelasannya
Pengambilan sampel buah dan sayur di Pasar Telihan. (Dok DKP3 Bontang)

Akurasi.id, Bontang – Ternyata bukan hanya manusia saja yang belakangan ini rutin melakukan rapid test atau test cepat. Di Bontang, rapid test juga dilakukan untuk buah-buahan dan sayuran yang dijual di pasar.

Baca juga: Peringati Hari Vaksin Dunia, DKP3 Bontang Vaksin Gratis Ratusan Hewan Peliharaan

Kepala Bagian (Kabag) Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang Debora Kristiani menjelaskan, sebelum pandemi Covid-19 masuk di Indonesia, pihaknya memang sudah sering melakukan rapid test untuk screening buah-buahan atau sayuran. Tujuannya untuk mengetahui secara dini kandungan pestisida dalam buah atau sayuran di pasar.

“Sebelum Covid-19, rapid test sudah kami lakukan ke buah. Namun karena alatnya mahal maka dari itu jarang dilakukan. Selain itu untuk mengetahui kandungan pestisida di buah kami biasanya lakukan uji lab langsung karena lebih akurat dan murah,” jelasnya saat dikonfirmasi Akurasi.id, Selasa (29/9/20).

Debora membeberkan, rapid test buah berbeda dengan alat tes cepat Covid-19. Selain itu, cara menggunakannya pun juga berbeda. Dia menjelaskan alat rapid test untuk buah berbentuk menyerupai test pack atau alat tes kehamilan. Di mana memiliki 4 lubang pada sisi kiri dan kanannya.

Dia menjelaskan cara menggunakannya, mula-mula buah dihancurkan terlebih dahulu. Kemudian sari buah atau sayur diletakkan di ujung lubang kiri dan kanan. Nanti hasilnya akan terlihat pada 2 lubang di tengah.

“Untuk hasilnya sendiri, jika warnanya rapid test-nya berwarna biru maka negatif pestisida. Sedangkan jika warana putih artinya positif pestisida,” imbuhnya.

DKP3 Bontang Lakukan Rapid Test Buah dan Sayuran, Ini Penjelasannya
DKP3 Bontang melakukan rapid test untuk buah-buahan dan sayuran. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Lanjut Debora, rapid test yang ada di Kota Taman -sebutan Bontang- merupakan bantuan dari DKP3 Kaltim sebanyak 14 unit. Karena terbatasnya jumlah alat tes, pihaknya hanya menggunakannya pada waktu tertentu.

“Sekali-kali saja kami lakukan karena harganya mahal per satuannya Rp290 ribu,” ujarnya.

“Lagi pula rapid test itu cuma bisa screening pastisida. Jadi kami lebih sering lakukan pengujian di laboratorium. Jika di lab hasilnya bukan hanya pestisida saja yang ketahuan, tapi logam berat, mikolin, dan mikroba juga dapat dideteksi,” tambahnya.

Sebelumnya, belum lama ini DKP3 Bontang melakukan rapid test buah-buahan yang ada di Pasar Telihan, Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat. Buah-buahan dan sayuran dipilih secara acak dari pedagang yang berjualan di sana.

Pada hasil rapid test tersebut tidak ditemukan adanya kandungan pestisida. Namun pihaknya akan melanjutkan pengujian ulang di laboratorium untuk memastikan kandungan buah-buah dan sayuran tersebut. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:DKP3 BontangRapid Test Buah dan Sayuran
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

pembatasan sosial
Birokrasi

Lawan Covid-19, DPRD Dukung Pemkot Bontang Lakukan Pembatasan Sosial

By
akurasi 2019
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bontang Serahkan Paket Sembako Warga Isoman
Birokrasi

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bontang Serahkan Paket Sembako Warga Isoman

By
Devi Nila Sari
Ucapan Selamat Hari Batik Nasional Disdukcapil
Birokrasi

Ucapan Selamat Hari Batik Nasional Disdukcapil

By
akurasi 2019
website diskominfo kutim
Birokrasi

Antisipasi Hoaks, Diskominfo Luncurkan Website Seputar Informasi Virus Corona di Kutim

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?