By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Disdikbud Kaltim Larang Pelajar Ikut Aksi Demo, Guru dan Orang Tua Harus Ikut Mengawasi
Trending

Disdikbud Kaltim Larang Pelajar Ikut Aksi Demo, Guru dan Orang Tua Harus Ikut Mengawasi

akurasi 2019
Last updated: Oktober 13, 2020 6:48 pm
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Disdukbud Kaltim Larang Pelajar Ikut Aksi Demo, Guru dan Orang Tua Harus Ikut Mengawasi
Aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kaltim pada Senin (12/10/20) lalu. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
Disdukbud Kaltim Larang Pelajar Ikut Aksi Demo, Guru dan Orang Tua Harus Ikut Mengawasi
Aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kaltim pada Senin (12/10/20) lalu. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Banyaknya aksi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law sejumlah daerah, khususnya Kalimantan Timur (Kaltim) mendapat perhatian berbagai pihak. Tak terkecuali Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltim.

Baca juga: Ribuan Massa Tolak Omnibus Law, Hadi Mulyadi: Akan Kami Sampaikan ke Pemerintah Pusat

Diketehaui, aksi unjuk rasa yang terjadi akhir-akhir ini, bukan hanya dari para mahasiswa, namun juga sebagian peserta demonstrasi tersebut merupakan pelajar SMA sederajat.

Kepala Disdikbud Provinsi Kaltim, Anwar Sanusi mengimbau, agar pelajar SMA dan sederajat tidak ikut serta dalam unjuk rasa tersebut.

“Saya berharap anak-anak dapat dipantau. Tidak diizinkan untuk pergi ke sekolah atau ke mana pun. Situasinya masih pandemi Covid-19,” sebut Anwar Sanusi, lewat rilis video.

Dia meminta kepada guru dan orang tua tetap mengawasi siswa, mengingat setiap sekolah masih menerapkan belajar dari rumah (BDM) atau belajar secara daring.

“Para guru dan orang tua juga tetap harus terus mengawasi aktivitas, terlebih di masa belajar online saat ini,” ucapnya.

Anwar melanjutkan, apabila terdapat pelajar yang berada di lokasi unjuk rasa, maka yang bersangkutan disarankan untuk pulang. Dia ingin pelajar tersebut melanjutkan kegiatan belajar di rumah masing-masing.

“Ini bukannya libur, masih sekolah, jadi enggak perlu ikut-ikut demo,” pungkasnya.

Diketahui, pada Senin (12/10/20) lalu, mahasiswa dari berbagai universitas di Samarinda yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kaltim Menggugat (Mahakam) kembali berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda.

Tuntutan yang disuarakan masih sama. Menolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law yang dikeluarkan DPR RI.

Dalam unjuk rasa itu, para pendemo terlibat bentrok oleh aparat kepolisian dan menyebabkan sejumlah para pengunjuk rasa mengalami cedera ringan bahkan serius. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:Demo Omnibus LawDisdikbud KaltimpelajarPenolakan UU Omnibus LawUU Omnibus Law
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Selesaikan Sengkarut SMA 10 Melati, Disdikbud Diminta Hadir, Jawad: Kalau Perwakilan, Kami Usir
Kabar Politik

Selesaikan Sengkarut SMA 10 Melati, Disdikbud Diminta Hadir, Jawad: Kalau Perwakilan, Kami Usir

By
Devi Nila Sari
Basri-Najira Tiba Bontang, Disambut Penuh Antusias dan Langsung Diarak Keliling Bontang
Trending

Basri-Najira Tiba Bontang, Disambut Penuh Antusias dan Langsung Diarak Keliling Bontang

By
Devi Nila Sari
Netizen Indonesia Bersorak atas Kemenangan Timnas U-23 Melawan Korea Selatan. Pujian dan Kritik untuk Shin Tae-yong dan Bang Towel
OlahragaTrending

Netizen Indonesia Bersorak atas Kemenangan Timnas U-23 Melawan Korea Selatan. Pujian dan Kritik untuk Shin Tae-yong dan Bang Towel

By
Yori Akurasi
Okie Agustina dan Pasha Ungu Protes Keras: Dimas Anggara Diduga Tampar Kiesha Alvaro di Lokasi Syuting
SelebritisTrending

Okie Agustina dan Pasha Ungu Protes Keras: Dimas Anggara Diduga Tampar Kiesha Alvaro di Lokasi Syuting

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?