By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Dilema Kaltim Steril, Dianggap Cara Terbaik namun UMKM Menjerit
Trending

Dilema Kaltim Steril, Dianggap Cara Terbaik namun UMKM Menjerit

Devi Nila Sari
Last updated: Februari 9, 2021 5:59 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Dilema Kaltim Steril, Dianggap Cara Terbaik namun UMKM Menjerit
Bontang Kuala salah satu destinasi wisata warga Bontang. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Dilema Kaltim Steril, Dianggap Cara Terbaik namun UMKM Menjerit
Bontang Kuala salah satu destinasi wisata warga Bontang. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Pelaku UMKM menjelaskan mereka dibuat dilema dengan adanya kebijakan Kaltim Steril. Mereka harus putar otak ekstra dengan kebijakan itu, apalagi dengan tidak adanya kompensasi apapun dari pemerintah dengan adanya penutupan aktivitas di akhir pekan.

Akurasi.id, Bontang – Diterapkannya Kaltim Steril membuat para pemilik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terpaksa menutup dagangannya di Sabtu dan Minggu. Bak dilema Kaltim Steril, dianggap jalan terbaik, namun kebijakan tersebut juga membuat para pemilik UMKM mengalami kerugian dari segi pendapatan, mengingat potensi pelanggan yang berkunjung mayoritas pada akhir pekan.

Hal ini dirasakan oleh Asna selaku pemilik Rumah Makan Bolang, di Bontang Kuala. Dia merasakan kerugian akibat menutup dagangannya di akhir pekan. Perempuan berusia 50 tahun itu merasa ini adalah musibah yang harus dijalani bersama. Dan kebijakan yang dilakukan pemerintah adalah jalan terbaik untuk bersama, walaupun secara omzet sangat menurun

“Saya sendiri sempat protes saat peraturan pemerintah yang PPKM waktu itu, tetapi mungkin ada hikmah di balik musibah ini, saya diajarkan lebih bersabar lagi,” kata Asna saat ditemui Akurasi.id, Selasa (9/2/2021).

Asna merasa kasihan dengan karyawannya, lantaran jika rumah makannya harus ditutup di Sabtu dan Minggu, pemasukan jelas berkurang. “Yang diharapkan oleh semua penjual di kawasan sini konsumen naik di Sabtu dan minggu, tetapi malah tutup. Cuma untuk usaha saya ini, kadang Sabtu Minggu juga sepi sementara ramai di hari lain. Ya itulah rezeki sudah ada yang atur,” bebernya.

[irp]

“Sebelum pandemi, omzet saya bisa mencapai Rp5 juta sampai Rp6 juta per hari, semenjak pandemi penghasilan menjadi Rp1 sampai Rp2 juta, ditambah aturan PPKM dan Kaltim Steril yang harus tutup di Sabtu dan Minggu, pasti ada penurunan di situ. Insyaallah kebijakan ini terbaik untuk masyarakat Bontang,” tambahnya.

Tetapi Asna percaya kebijakan pemerintah baik provinsi maupun kota merupakan jalan terbaik untuk mengurangi kasus positif Covid-19 yang makin meningkat.

Di lain sisi, Erma selaku pemilik UMKM Minuman Kita yang juga berada di Bontang Kuala turut merasakan turunnya penghasilan. Dia mengakui dagangannya cukup ramai pengunjung di Sabtu dan Minggu, tetapi dengan adanya kebijakan Kaltim Steril tersebut, memaksa dia untuk menutup dagangannya.

“Kami rakyat biasa hanya ikut peraturan pemerintah saja, mungkin ini kebijakan terbaik untuk saya dan warga Bontang yang lainnya. Ya semoga pandemi ini cepat berlalu,” harapnya.

Bukan hanya pedagang yang merasakan dampak, pengunjung juga merasakan hal tersebut, mengingat Bontang Kuala menjadi salah satu destinasi wisata lokal di Bontang.

[irp]

Adit yang merupakan warga Kelurahan Tanjung Laut menganggap kebijakan dari pemerintah provinsi maupun kota sudah yang terbaik. “Saya ikut saja apa yang diperintahkan, kalau memang harus Sabtu dan Minggu di rumah saja, masih ada alternatif lain mungkin di hari Jumat baru nikmati suasana sore di Bontang Kuala,” ucapnya.

Senada dengan Adit, Yanto yang merupakan warga Kelurahan Berebas Tengah merasa ini sudah jalan terbaik yang diberikan oleh pemerintah. “Harapan saya semoga dengan adanya kebijakan ini, angka positif Covid-19 bisa berkurang atau bahkan hilang di Bontang. Agar bisa beraktivitas layaknya normal lagi,” tutupnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:Bontang KualaCovid-19Dilema Kaltim SterilKaltim Steril
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Sikapi Fasilitas Hotel Bagi Pejabat yang Isoman, Pemprov Kaltim Tegaskan Tak Ada yang Demikian
Trending

Sikapi Fasilitas Hotel Bagi Pejabat yang Isoman, Pemprov Kaltim Tegaskan Tak Ada yang Demikian

By
Redaksi Akurasi.id
Pratama Arhan Gugat Cerai Azizah Salsha, Sidang Perdana Digelar di Pengadilan Agama Tigaraksa
SelebritisTrending

Pratama Arhan Gugat Cerai Azizah Salsha, Sidang Perdana Digelar di Pengadilan Agama Tigaraksa

By
Wili Wili
Fujianti Utami Jadi Model Hijab Terkenal di Malaysia, Hijabista Hub Luncurkan Koleksi Idul Fitri 2025
SelebritisTrending

Fujianti Utami Jadi Model Hijab Terkenal di Malaysia, Hijabista Hub Luncurkan Koleksi Idul Fitri 2025

By
Wili Wili
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Buyback Capai Rp 2.627.000 per Gram
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Buyback Capai Rp 2.627.000 per Gram

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?