By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Hukum & Kriminal > Diduga Mencuri Dompet, Pria Ini Diamuk Massa Hingga Pingsan Berjam-jam
Hukum & KriminalNews

Diduga Mencuri Dompet, Pria Ini Diamuk Massa Hingga Pingsan Berjam-jam

akurasi 2019
Last updated: Mei 21, 2020 11:47 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
maling dompet
Diduga mencuri dompet, BU diamuk massa hingga pingsan. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
mencuri dompet
Diduga mencuri dompet, BU diamuk massa hingga pingsan. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Nasib sial dialami pria berinisial BU (27). Saat berada di gerai ponsel di Jalan Gerilya tepatnya di depan lapangan bola, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Rabu (20/5/20) lalu. Bagaimana tidak, dicurigai maling dompet, BU babak belur diamuk massa.

baca juga: Uang Hasil Mengamen Bukannya Ditabung, Empat Bocah di Samarinda Malah Pakai Buat Ngelem dan Nyabu

Kanitreskrim Polsek Sungai Pinang Samarinda Iptu Fahrudi menjelaskan, saat kejadian BU yang merupakan warga Kecamatan Samarinda Kota itu disebut sebagai maling. Pasalnya saat kejadian dia terlihat tengah memegang dompet yang bukan miliknya. Si pemilik yang melihat hal tersebut lantas menanyakan asal usul dompet sehingga berada ditangan BU.

“Jadi dia (BU) bilang sama si pemilik kalau dompetnya itu tercecer dan dia mau mengembalikan,” ucap Fahrudi saat dikonfirmasi Akurasi.id, Kamis (21/5/20).

Melihat peristiwa tersebut, anggota Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) setempat langsung menyambangi BU untuk diamankan. Namun belum sempat berada di tempat kejadian, BU yang hendak pergi meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motornya itu langsung diserbu warga karena ada yang berteriak maling.

Singkat cerita, BU jadi bulan-bulanan massa. Bahkan BU babak belur hingga jatuh pingsan berjam-jam akibat diamuk massa sore lalu. Mendapatkan laporan tersebut, jajaran Polsek Sungai Pinang Samarinda bergegas ke lokasi kejadian untuk menghindari hal yang tak diinginkan terjadi. Pasalnya BU terus dikerumuni warga sekitar yang dihebohkan dengan kejadian tersebut.

“Dalam pemeriksaan kami, bahwa yang bersangkutan beralasan ingin mengembalikan dompet yang tercecer. Memang hal tersebut sudah mengindikasikan tindak pencurian, tapi bukti belum kuat. Terlebih hingga sore ini korban tidak ada memberikan laporan resminya kepada kami,” bebernya.

Jika tak ada laporan dan bukti pendukung lainnya, maka BU pada Kamis sore ini akan dibebaskan. Pasalnya sesuai ketentuan, polisi tak bisa melakukan penahanan terhadap seseorang melebihi 1×24 jam tanpa dukungan bukti yang kuat.

“Kami mengimbau, seandainya dia memang pelaku kejahatan jangan terlebih dulu main hakim sendiri, karena ada proses hukum yang akan membuktikannya,” harap Fahrudi.

Terlepas dari kenyataan benar atau tidak, lanjut Fahrudi, jangan sampai yang diduga pelaku kejahatan ini menjadi korban amuk massa dan membuat hukum berbalik.

“Memang menjelang Idulfitri begini banyak penjahat kambuhan, jadi kami minta warga selalu berhati-hati apalagi di tempat ramai,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:Amuk MassaCopetDugaan KriminalKriminalPencurian
Share This Article
Facebook Copy Link Print
2 Komentar 2 Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Niat Cek Empang, Pria 44 Tahun di Anggana Mendadak Menghilang, Diduga Diterkam Buaya
News

Niat Cek Empang, Pria 44 Tahun di Anggana Mendadak Menghilang, Diduga Diterkam Buaya

By
akurasi 2019
Reuni 212 Digelar Sore Ini di Monas, Gubernur Pramono Imbau Peserta Jaga Ketertiban
HeadlinePeristiwa

Reuni 212 Digelar Sore Ini di Monas, Gubernur Pramono Imbau Peserta Jaga Ketertiban

By
Wili Wili
narkotika bontang
Hukum & KriminalNews

Bontang Jadi Sasaran Empuk Narkotika, Sebulan 9 Pengedar Terjaring Polisi

By
akurasi 2019
Rumah Eko Patrio Dijarah Massa di Setiabudi, Barang-Barang Berharga Raib
HeadlinePeristiwa

Rumah Eko Patrio Dijarah Massa di Setiabudi, Barang-Barang Berharga Raib

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?