By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Di Balik Kericuhan Aksi Penolakan Pabrik Semen
Trending

Di Balik Kericuhan Aksi Penolakan Pabrik Semen

akurasi 2019
Last updated: April 8, 2019 11:10 pm
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Di Balik Kericuhan Aksi Penolakan Pabrik Semen
Herdiansyah Hamzah (Istimewa)
SHARE
Di Balik Kericuhan Aksi Penolakan Pabrik Semen
Herdiansyah Hamzah (Istimewa)

Samarinda, Akurasi.id – Pada Senin (8/4/19), demonstrasi Aliansi Masyarakat Peduli Karst (AMPK) yang menolak izin dan pembangunan pabrik semen di Kaltim berakhir ricuh. Puluhan mahasiswa, aparat kepolisian, dan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengalami luka-luka.

Pegiat sosial dan pengamat hukum dari Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Herdiansyah Hamzah mengatakan, bentrokan mahasiswa dan aparat bukanlah peristiwa yang berdiri sendiri.

“Tetapi harus dilihat rangkaian peristiwa sebelumnya. Pernyataan-pernyataan gubernur dan wakilnya seperti menyulut emosi massa di AMPK. Sebut saja pernyataan Isran Noor terkait ‘sudah mendengarkan di balik jendela kantor gubernur’, yang terkesan abai dengan tuntutan massa,” bebernya.

Dia menyebut, pernyataan itu mengisyaratkan bahwa Isran Noor tidak akan meninjau ulang izin pabrik semen. Selain itu, pernyataan Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi yang menyebut mahasiswa dan akademisi bego semakin memperkeruh situasi.

“Puncaknya, lagi-lagi bentrokan terjadi hari ini dan memakan banyak korban luka. Lagi-lagi pula massa di akar rumput yang terkena imbasnya. Bukan elit yang memegang kuasa dan kebijakan,” sesalnya.

Pengajar di Fakultas Hukum Unmul itu menegaskan, bentrokan terjadi karena lemahnya manajemen konflik dari pemerintah. Hal itu menandakan minimnya kemampuan penguasa mengelola perbedaan pandangan. Pemerintah terkesan tidak mau mendengarkan pendapat publik.

“Benar kata Ed Ayres. Dia menyebutkan bahwa begitu banyak aktivitas industri ekstraktif baik yang bersifat ilegal maupun yang disetujui oleh pemerintahan korup yang mengabaikan keluhan dan keberatan penduduk asli. Ibarat kata pepatah, aures habent et non audient (bertelinga tapi tidak mampu mendengar),” katanya.

Sejatinya mahasiswa membuka dialog dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. Namun pemerintah harus menjaminan evaluasi izin pabrik semen. “Jika ruang dialog dibuka sekaligus jaminan kebijakan itu akan dievaluasi, maka kompromi pasti akan ada,” ucapnya.

“Jalan terbaik memang membuka ruang dialog. Tapi itu mesti diawali dengan jaminan akan dievaluasi kebijakan izin pabrik semen dan izin usaha lain di wilayah karst Kutim-Berau. Sebab jika jaminan itu tidak ada, buat apa ada dialog. Toh kebijakan izin itu sudah dikunci dan tidak akan ditinjau,” lanjutnya. (*)

Penulis: Ufqil Mubin
Editor: Ufqil Mubin

TAGGED:Demo MahasiswaHerdiansyah HamzahPolemik Pabrik Semen
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Bukannya Silaturahmi Saat Idulfitri, Pria di Balikpapan Malah Rusak Fasilitas Masjid
Trending

Bukannya Silaturahmi Saat Idulfitri, Pria di Balikpapan Malah Rusak Fasilitas Masjid

By
Devi Nila Sari
Minibus Tertabrak Kereta di Padang, 2 Siswa SMA Tewas Termasuk Anak Kapolres Solok
PeristiwaTrending

Minibus Tertabrak Kereta di Padang, 2 Siswa SMA Tewas Termasuk Anak Kapolres Solok

By
Wili Wili
isolasi pdp
Trending

Jaang Ungkap Alasan di Balik Sikap Pasien Corona Mengamuk Saat Diminta Diisolasi di Rumah Sakit

By
akurasi 2019
Profil Nur Afifah Balqis: Koruptor Termuda Indonesia yang Terseret Kasus Suap Bupati Penajam Paser Utara
PeristiwaTrending

Profil Nur Afifah Balqis: Koruptor Termuda Indonesia yang Terseret Kasus Suap Bupati Penajam Paser Utara

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?