By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Demo Besar Ojol 20 Mei 2025: 25 Ribu Driver Matikan Aplikasi, Ini Tuntutannya
PeristiwaTrending

Demo Besar Ojol 20 Mei 2025: 25 Ribu Driver Matikan Aplikasi, Ini Tuntutannya

Wili Wili
Last updated: Mei 19, 2025 1:21 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Demo Besar Ojol 20 Mei 2025: 25 Ribu Driver Matikan Aplikasi, Ini Tuntutannya
Demo Besar Ojol 20 Mei 2025: 25 Ribu Driver Matikan Aplikasi, Ini Tuntutannya. Foto: Cnn.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id – Aksi besar-besaran akan dilakukan oleh ribuan pengemudi ojek online (ojol) pada Selasa, 20 Mei 2025. Mereka berencana melakukan shutdown aplikasi secara massal selama 24 jam penuh sebagai bentuk protes terhadap berbagai kebijakan dan regulasi yang dinilai merugikan.

Contents
  • Tuntutan Aksi Ojol 20 Mei 2025
  • Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
  • Oraski Tolak Wacana Pemotongan Komisi
  • Aturan Komisi Sesuai Kepmenhub

Aksi ini digagas oleh Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia, dengan estimasi partisipasi lebih dari 25 ribu pengemudi dari berbagai wilayah di Jabodetabek, Jawa, hingga sebagian Sumatera. Para pengemudi ojek dan taksi online tersebut akan berkumpul di beberapa titik basecamp komunitas ojol di lima wilayah Jakarta.

“Serta akan dilakukannya pelumpuhan pemesanan penumpang, makanan, dan pengiriman barang melalui aplikasi secara massal dengan cara mematikan aplikasi pada hari Selasa, 20 Mei 2025 mulai pukul 00.00 sampai 23.59 WIB,” ujar Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono.

Tuntutan Aksi Ojol 20 Mei 2025

Aksi yang disebut sebagai bentuk “mogok digital” ini membawa lima tuntutan utama:

  1. Sanksi tegas untuk aplikator yang melanggar regulasi Permenhub PM No.12 Tahun 2019 dan Kepmenhub KP No.1001 Tahun 2022.

  2. Rapat Dengar Pendapat (RDP) Gabungan DPR Komisi V bersama Kemenhub, asosiasi, dan aplikator.

  3. Pemangkasan potongan aplikator menjadi maksimal 10 persen.

  4. Revisi tarif penumpang, termasuk penghapusan fitur-fitur seperti aceng (auto cut engine), slot, hemat, dan prioritas.

  5. Penetapan tarif layanan makanan dan pengiriman barang.

Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Untuk mengantisipasi kepadatan dan potensi kemacetan, Ditlantas Polda Metro Jaya menyatakan akan menyiapkan rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional.
“Kami akan lihat dulu potensi massa dan lokasi titik kumpulnya, jika perlu baru kita lakukan rekayasa,” jelas AKBP Argo Wiyono, Wadirlantas Polda Metro Jaya.

Oraski Tolak Wacana Pemotongan Komisi

Di sisi lain, Organisasi Angkutan Sewa Khusus Indonesia (Oraski) menyatakan ketidaksetujuannya terhadap wacana pemotongan komisi aplikator menjadi 10 persen. Ketua Umum Oraski, Fahmi Maharaja, menyebut kebijakan itu bisa memicu keruntuhan ekosistem transportasi online.

“Potongan adalah ranah bisnis, bukan pemerintah. Kalau dipaksakan, bisa mengurangi pengguna aplikasi dan merugikan driver sendiri,” ujar Fahmi.

Sementara itu, anggota Komisi V DPR RI Adian Napitupulu menyuarakan pentingnya pembatasan komisi maksimal 10 persen karena banyak keluhan dari pengemudi yang merasa tercekik dengan potongan yang mencapai 30 persen.

Aturan Komisi Sesuai Kepmenhub

Sebagai informasi, Keputusan Menteri Perhubungan (KP) No.1001 Tahun 2022 menetapkan total biaya layanan maksimal 20 persen, yang terdiri dari:

  • Biaya sewa aplikasi: maksimal 15 persen

  • Biaya penunjang lainnya: maksimal 5 persen.(*)

    Penulis: Nicky
    Editor: Willy

TAGGED:Adian Napitupuluaksi ojol 2025demo 20 Mei 2025demo ojolDPR RIgarda IndonesiakemenhubOjek Onlineojol Jakartaojol matikan aplikasiOraskiPolda Metropotongan aplikatortarif ojol
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Debat Capres-Cawapres Pertama Pilpres 2024: Persaingan Ide dan Visi Menuju Masa Depan
HeadlineTrending

Debat Capres-Cawapres Pertama Pilpres 2024: Persaingan Ide dan Visi Menuju Masa Depan

By
akurasi 2019
Perebutan Kursi Ducati 2025 Memanas dengan Jorge Martin dan Marc Marquez sebagai Favorit Utama
OtomotifTrending

Perebutan Kursi Ducati 2025 Memanas dengan Jorge Martin dan Marc Marquez sebagai Favorit Utama

By
akurasi 2019
Puncak HUT Bhayangkara ke-79 Digelar di Monas, Ini Daftar Jalan yang Harus Dihindari pada 1 Juli 2025
HeadlinePeristiwa

Puncak HUT Bhayangkara ke-79 Digelar di Monas, Ini Daftar Jalan yang Harus Dihindari pada 1 Juli 2025

By
Wili Wili
Antusiasme Masyarakat Membuahkan Tiket Habis Terjual untuk Laga Timnas Indonesia vs China di Kualifikasi Piala Dunia 2026
OlahragaTrending

Antusiasme Masyarakat Membuahkan Tiket Habis Terjual untuk Laga Timnas Indonesia vs China di Kualifikasi Piala Dunia 2026

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?