By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Pemanfaatan Dana Covid-19 Bontang Rp116 Miliar Dianggap Tak Jelas, Dewan Minta Pemkot Rincikan
Kabar Politik

Pemanfaatan Dana Covid-19 Bontang Rp116 Miliar Dianggap Tak Jelas, Dewan Minta Pemkot Rincikan

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Oktober 4, 2021 12:00 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
3 Min Read
Pemanfaatan Dana Covid-19 Bontang Rp116 Miliar Dianggap Tak Jelas, Dewan Minta Pemkot Rincikan
Anggota DPRD Bontang Rustam meminta Pemkot Bontang terbuka dan merincikan dengan jelas penggunaan dana Covid-19 yang mencapai ratusan miliar. (Istimewa)
SHARE
Pemanfaatan Dana Covid-19 Bontang Rp116 Miliar Dianggap Tak Jelas, Dewan Minta Pemkot Rincikan
Anggota DPRD Bontang Rustam meminta Pemkot Bontang terbuka dan merincikan dengan jelas penggunaan dana Covid-19 yang mencapai ratusan miliar. (Istimewa)

Pemanfaatan Dana Covid-19 Bontang Rp116 Miliar Dianggap Tak Jelas, Dewan Minta Pemkot Rincikan. Dengan besaran dana itu, DPRD Bontang merasa bingung, karena masih banyak hal yang tidak terjelaskan dengan baik perihal penggunaannya di masyarakat.

Akurasi.id, Bontang – Ketua Komisi II DPRD Bontang, Rustam meminta pemerintah merincikan seluruh anggaran yang dikeluarkan untuk penanganan Covid-19. Hal itu dikarenakan masih simpang siurnya besar jumlah anggaran dana Covid-19 di pemberitaan media.

“Kemarin, datanya yang kami dapat Rp97,86 miliar. Nah sekarang beda lagi Rp116,13 miliar. Walaupun sudah dijelaskan Ibu Sekda tadi, tapi kami belum terima rincian keseluruhan,” jelas Rustam saat rapat kerja dengan Sekretaris Daerah (Sekda) di Sekretariat DPRD Bontang, Senin (2/8/2021)

Diketahui, Pemkot Bontang memiliki anggaran untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp18,27 miliar yang bersumber dari dana alokasi umum (DAU). Kemudian Rp97,86 miliar dari dana bagi hasil (DBH), sehingga ditotal kisaran Rp116,13 miliar. Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 17 Tahun 2021, terdapat ketentuan bahwa DAU untuk alokasi penanganan Covid-19 minimal sebesar 8 persen.

“Kalau menurut pemaparannya Ibu Sekda tadi, Rp18,27 miliar dari DAU sedangkan Rp97,86 miliar dari DBH. Kemudian ada Rp125 miliar ke Dinas Kesehatan dan RSUD Rp152 miliar (informasinya, itu sudah termasuk dana keseluruhan yang ada di APBD 2021),” kata Rustam.

Dari dana tersebut, disebutkan serapan hingga saat ini masih mencapai 32,11 persen untuk anggaran dari DBH dan sekitar 22 persen untuk anggaran dari DAU. “Serapannya kisaran Rp31,42 miliar untuk DBH dan Rp4 miliar dari DAU, itu jelaskan untuk pemulihan ekonomi, dan kesehatan saja, tapi datanya tidak dirincikan, bagaimana kami menyampaikannya kemasyarakatan, ini kan masyarakat harus tahu,” terangnya.

Sementara itu, Sekda Kota Bontang, Aji Erlynawati menyampaikan, anggaran untuk Covid-19 telah digunakan dalam berbagai hal. Beberapa diantaranya bantuan sosial (bansos), dukungan vaksinasi, insentif tenaga kesehatan yang menangani Covid-19, dan belanja alat kesehatan. “Realisasi bantuan sosial berupa bantuan untuk para isolasi mandiri (isoman), insentif penggiat agama,” ucapannya.

Selain itu juga ada pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pemulihan pariwisata, pemberdayaan nelayan, dan petani serta ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19. Mengenai permintaan anggota dewan yang meminta rincianya, Aji Erlynawati mengatakan, bahwa pihaknya mengikuti draf rincian yang sudah ditetapkan di pusat.

[irp]

“Tadi kami diminta untuk merincikan dana tersebut oleh DPRD, memang rincian yang kami buat berbeda-beda, sebab dari rincian itu kami buat juga untuk diserahkan ke pihak lain sebagai pertanggungjawaban kami,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:covid-19 bontangDana Covid-19 Rp116 MiliarDPRD BontangMinta Pemkot Rincikan Dana CovidPemanfaatan Anggaran Covid-19
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Prabowo Bertemu 5 Pengusaha Top di Hambalang, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Nasional
HeadlineKabar Politik

Prabowo Bertemu 5 Pengusaha Top di Hambalang, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Nasional

By
Wili Wili
Teguh Prakosa dan Bambang Nugroho Daftar ke KPU Solo Malam Hari dengan Kirab Budaya 3 Kilometer
HeadlineKabar PolitikPeristiwa

Teguh Prakosa dan Bambang Nugroho Daftar ke KPU Solo Malam Hari dengan Kirab Budaya 3 Kilometer

By
Wili Wili
PDI Perjuangan Tegaskan Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran, Tanpa Kader di Kabinet
HeadlineKabar Politik

PDI Perjuangan Tegaskan Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran, Tanpa Kader di Kabinet

By
Wili Wili
Kecam Aksi Pembakaran Al-Quran, Erdogan Tegaskan Ogah Dukung Swedia Masuk NATO
HeadlineKabar PolitikRagam

Kecam Aksi Pembakaran Al-Quran, Erdogan Tegaskan Ogah Dukung Swedia Masuk NATO

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?