By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Pembahasan APBD Perubahan Kaltim 2021 Molor, SiLpa Akhir Tahun Terancam Membengkak
Kabar Politik

Pembahasan APBD Perubahan Kaltim 2021 Molor, SiLpa Akhir Tahun Terancam Membengkak

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Agustus 11, 2021 8:53 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
3 Min Read
Pembahasan APBD Perubahan Kaltim 2021 Molor, SiLpa Akhir Tahun Terancam Membengkak
Anggota Komisi II dan Wakil Ketua III DPRD Kaltim Sutomo Jabir-Sigit Wibowo menyoroti lambannya pembahasan APBD Perubahan 2021. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)
SHARE
Pembahasan APBD Perubahan Kaltim 2021 Molor, SiLpa Akhir Tahun Terancam Membengkak
Anggota Komisi II dan Wakil Ketua III DPRD Kaltim Sutomo Jabir-Sigit Wibowo menyoroti lambannya pembahasan APBD Perubahan 2021. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)

Pembahasan APBD Perubahan Kaltim 2021 Molor, SiLpa Akhir Tahun Terancam Membengkak. Jika bercermin dari APBD 2020 lalu, SiLpa Kaltim mencapai Rp2,9 triliun. Dengan serapan APBD 2021 yang masih di bawah 50 persen, bisa jadi SiLpa tahun bisa akan lebih besar lagi.

Akurasi.id, Samarinda – Pembahasan APBD Perubahan Kaltim Tahun 2021 dipastikan molor. Bahkan hingga kini DPRD Kaltim belum menerima berkas Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) 2021 dan Kebijakan Umum Anggaran (KUA).

Begitu juga dengan berkas Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2022 dari Pemprov Kaltim.Sehingga, dewan pun belum dapat memastikan penjadwalan sidang paripurna pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2021.

Wakil Ketua III DPRD Kaltim Sigit Wibowo mengatakan, pembahasan anggaran perubahan mestinya sudah berjalan pada saat ini. Lantaran, menurut jadwal, Badan Musyawarah (Banmus) berkas mengenai permasalahan anggaran harusnya sudah diterima dewan sejak Juli lalu.

“Namun, karena belum ada surat dari Permendagri maka dari itu tertunda. Sesuai surat dari Gubernur Kaltim seperti itu. Alasan yang disampaikan kepada kami. Sehingga kami menunggu ini, karena sudah dijadwalkan di Banmus kan,” kata dia, pada Selasa (10/8/2021).

Terlebih, akan ada beberapa hal yang mestinya dibahas terkait KUPA-PPAS dan KUA-PPAS untuk tahun 2022. Sehingga, anggota DPRD Kaltim dari Fraksi PAN ini menenkan, agar berkas yang ada dapat diserahkan kepada dewan sebagai pegangan.

“Ya saya meminta kepada eksekutif kalau bisa diserahkan saja lah. Katanya sudah siap berkas KUA-PPAS. Biar bisa dipelajari dulu kan. Sambil jalan saja, sambil menunggu Permendagri-nya. Karena ini di kabupaten/kota sudah mulai,” pintanya.

Hal yang sama pun disampaikan oleh anggota Komisi II DPRD Kaltim Sutomo Jabir. Wakil rakyat Daerah Pemilihan (Dapil) Bontang, Kutai Timur, dan Berau ini mengatakan, pembahasan APBD Perubahan belum dapat dilaksanakan lantaran belum adanya penyampaian berkas KUPA-PPAS dari Pemprov Kaltim.

[irp]

Untuk itu, dewan pun sifatnya hanya menanti penyampaian berkas dimaksud. Untuk dapat memulai pembahasan APBD Perubahan 2021. “Ya kami tunggu saja. Memang konsekuensinya pembahasan APBD Perubahan jadi terlambat. Nanti di akhir tahun kemungkinan akan SiLpa (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) lagi,” tutur dia.

Untuk diketahui, jumlah SiLpa Pemprov Kaltim pada  2020 mencapai Rp2,9 triliun. Hal ini menjadi sorotan anggota dewan, termasuk Sutomo Jabir. Lantaran dari tahun ke tahun jumlah SiLpa semakin membesar. Terlebih informasi terakhir yang diterima, serapan anggaran belum mencapai 50 persen. Kinerja OPD dianggap buruk lantaran tak mampu menyerap anggaran secara maksimal.

“SiLpa yang cukup besar terjadi dihampir setiap tahunnya. Pada tahun 2020 misalnya, SiLpa Kaltim mencapai Rp2,9 triliun. Artinya, Kaltim ada duitnya. Tapi tidak dapat dimanfaatkan dengan baik,” ungkap Sutomo. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:#DPRD KaltimAPBD Kaltim 2021Kaltim SiLpa 2020Pemprov KaltimSerapan APBD Kaltim RendahSigit Wibowosutomo jabir
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Sempat Diproyeksi Hanya Rp9 Triliun, APBD Kaltim 2021 Diketok Diangka Rp11 Triliun
BirokrasiTrending

Sempat Diproyeksi Hanya Rp9 Triliun, APBD Kaltim 2021 Diketok Diangka Rp11 Triliun

By
akurasi 2019
Absensi Jokowi dan Simbol Api Perjuangan dalam Rakernas PDIP di Ancol
HeadlineKabar Politik

Absensi Jokowi dan Simbol Api Perjuangan dalam Rakernas PDIP di Ancol

By
Yori Akurasi
Komisi II Apresiasi Bapenda Bontang Terkait Inisiatif Raperda Pajak Daerah
Kabar Politik

Komisi II Apresiasi Bapenda Bontang Terkait Inisiatif Raperda Pajak Daerah

By
Devi Nila Sari
Pemprov DKI dan Banten Sepakati Pembangunan MRT Kembangan–Balaraja Sepanjang 30 Km
HeadlineKabar Politik

Pemprov DKI dan Banten Sepakati Pembangunan MRT Kembangan–Balaraja Sepanjang 30 Km

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?