By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Cuaca Ekstrem Jabodetabek Sepekan ke Depan, DPRD DKI Ingatkan Kesiapan Pompa dan Lokasi Pengungsian
PeristiwaTrending

Cuaca Ekstrem Jabodetabek Sepekan ke Depan, DPRD DKI Ingatkan Kesiapan Pompa dan Lokasi Pengungsian

Wili Wili
Last updated: Juli 10, 2025 3:01 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Cuaca Ekstrem Jabodetabek Sepekan ke Depan, DPRD DKI Ingatkan Kesiapan Pompa dan Lokasi Pengungsian
Cuaca Ekstrem Jabodetabek Sepekan ke Depan, DPRD DKI Ingatkan Kesiapan Pompa dan Lokasi Pengungsian. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem akan melanda Jabodetabek selama sepekan ke depan. Menanggapi hal ini, Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Ali Lubis, mengingatkan Pemprov DKI Jakarta untuk memastikan seluruh pompa air dalam kondisi siap pakai demi mencegah banjir.

“Yang pertama yang harus dipastikan oleh pihak pemprov beserta dinas terkait adalah kesiapsiagaan pompa-pompa jangan sampai ada yang rusak. Kalau pun ada yang rusak harus segera diperbaiki,” ujar Ali, Kamis (10/7/2025).

Ali juga meminta agar pompa mobile disiapkan untuk menjangkau titik banjir yang sulit diakses. Selain itu, ia menekankan pentingnya lokasi pengungsian yang layak, toilet portable, hingga ketersediaan bahan makanan untuk warga jika banjir besar terjadi.

“Memastikan kesiap-siagaan petugas di lapangan agar standby untuk memperbaiki gorong-gorong atau area yang berpotensi menyebabkan banjir,” imbuhnya.

BMKG sebelumnya memperkirakan hujan dengan intensitas tinggi akan terjadi di Jabodetabek, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Maluku bagian tengah, serta Papua bagian tengah dan utara. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan, tren cuaca ekstrem ini dipicu oleh atmosfer tidak lazim yang menunda musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia.

“Padahal secara klimatologis, pada waktu yang sama, biasanya sekitar 64 persen wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau, namun hingga akhir Juni 2025 baru sekitar 30 persen,” jelas Dwikorita.

Fenomena ini dipengaruhi oleh melemahnya Monsun Australia yang menyebabkan suhu muka laut di selatan Indonesia tetap hangat, sehingga memicu anomali curah hujan hingga Oktober mendatang.

Senada dengan BMKG, pakar klimatologi BRIN, Erma Yulihastin, menyebut cuaca ekstrem ini belum akan usai pekan ini dan berpotensi semakin parah pada Agustus mendatang. Menurutnya, pola Mesoscale Convective Complex (MCC) akan menimbulkan hujan deras lebih dari dua jam.

“Saya sudah 2-3 hari lalu menyampaikan waspada banjir Jabodetabek. Kalau pola MCC seperti ini memang benar-benar akan menimbulkan hujan ekstrem, dan situasinya tinggi dan persisten,” kata Erma.

Erma memperkirakan intensitas hujan di Agustus mendatang bisa dua kali lipat dari saat ini, terutama pada dasarian ketiga atau tanggal 21 hingga akhir Agustus. Ia pun meminta pemerintah daerah segera memitigasi risiko banjir yang bisa menimbulkan kerugian Rp2-10 triliun apabila terjadi selama satu pekan penuh.

BMKG menambahkan, kondisi iklim global saat ini menunjukkan ENSO dan IOD berada di fase netral dan akan bertahan hingga akhir tahun. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan lebat dalam periode kemarau basah ini, khususnya di wilayah Jabodetabek.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Ali Lubisbanjir JakartaBMKGBRINCuaca EkstremDPRD DKIENSOErma Yulihastinhujan derasIODJabodetabekklimatologi Indonesiamitigasi banjirmusim kemarau 2025pompa air Jakartapompa mobileprediksi BMKGprediksi cuaca
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Amarah Risma Kembali Pecah Saat Hadapi Mahasiswa di Lombok
HeadlineTrending

Amarah Risma Kembali Pecah Saat Hadapi Mahasiswa di Lombok

By
Devi Nila Sari
Ekonomi Amerika Serikat Menuju Jurang Kehancuran: Utang Nasional Tembus Rp536.358 Triliun
EkonomiTrending

Ekonomi Amerika Serikat Menuju Jurang Kehancuran: Utang Nasional Tembus Rp536.358 Triliun

By
akurasi 2019
Kronologi Kematian RAJ di Rutan Kelas I Depok: Dikeroyok Enam Tahanan Lainnya
Hukum & KriminalTrending

Kronologi Kematian RAJ di Rutan Kelas I Depok: Dikeroyok Enam Tahanan Lainnya

By
Wili Wili
Didit Hediprasetyo Rayakan Ulang Tahun ke-41, Dihadiri Prabowo, Titiek Soeharto, dan Anak-Anak Presiden RI
HeadlinePeristiwa

Didit Hediprasetyo Rayakan Ulang Tahun ke-41, Dihadiri Prabowo, Titiek Soeharto, dan Anak-Anak Presiden RI

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?