By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Cegah Gelandangan dan Gangguan Kejiwaan, Dewan Siap Godok Raperda Inisiatif
Birokrasi

Cegah Gelandangan dan Gangguan Kejiwaan, Dewan Siap Godok Raperda Inisiatif

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 5:35 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Gelandangan
Komisi I DPRD Bontang melakukan rapat dengar pendapat terkait penanganan gelandangan dan gangguan kejiwaan di Ruang Rapat II Gedung DPRD Bontang. (Hermawan/Akurasi.id)
SHARE

Gelandangan
Komisi I DPRD Bontang melakukan rapat dengar pendapat terkait penanganan gelandangan dan gangguan kejiwaan di Ruang Rapat II Gedung DPRD Bontang. (Hermawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Komisi I DPRD Bontang merasa cukup prihatin dengan penanganan gelandangan dan masyarakat yang mengalami gangguan kejiwaan. Lantaran hingga saat ini, penanganan terhadap kedua hal itu dirasakan belum begitu maksimal.

Wakil rakyat menilai, apalagi kasus ini tidak ditangani secara serius dan dilakukan upaya pencegahan sejak dini, maka dapat meresahkan warga. Pemerintah melalui stakeholder terkait perlu memberikan perhatian serius terhadap persoalan itu.

Baca juga:DPRD Bontang Jalin Komunikasi Lewat Olahraga dengan Awak Media

Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bontang Muhammad Irfan saat rapat kerja dengan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Ruang Rapat II Gedung DPRD Bontang, Jalan M Roem, Bontang Lestari, Senin (5/11/19).

Menurut Irfan, kada tiga faktor penyebab munculnya kasus tersebut. Pertama, kurangnya peluang kerja, broken home dan unsur kemalasan.

“Jadi perlu perhatian yang serius dalam melakukan pencegahan,” teranya.
Koordinasi dengan instansi terkait sangat diperlukan dalam penanganan kasus ini. Sehingga memudahkan dalam proses pencegahan. Bahkan dalam penertiban.

Politikus Partai PAN ini mengaku, dirinya akan mendorong anggota dewan yang lain untuk menggodok rancangan peraturan daerah (raperda) yang mengatur persoalan itu. Instansi terkait bakal dilibatkan juga nantinya.

“Semua dinas terlibat. Karena masalah ini kita harus hadapi bersama,” serunya.
Sementara itu, anggota Komisi I Bahtiar Wakkang menyebut, diperlukan data yang akurat dalam menghadapi kasus ini. Bukan itu saja, harus ada peraturan daerah (perda) sehingga ada payung hukum dalam menindaklanjuti kasus ini.

Mengingat kasus sosial bermacam-macam. Sehingga perlu dilakukan penguatan rumah tangga. “Salah satu membantu pemerintah membuat program keluarga sakinah. Dan dibarengi dengan pembinaan,” tuturnya.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Bontang, Abdu Safa Muha menyambut baik respons cepat yang dilakukan Anggota Komisi I DPRD Bontang. Lantaran, memang harus ada regulasi yang menangani kasus ini.
“Kami apresiasi kerja Komisi I DPRD Bontang. Sebab kasus ini perlu perhatian semua pihak dalam melakukan pencegahan,” pintanya. (*)

Penulis: Hermawan
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:DPRD BontangGelandanganPerda
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

program indonesia terang
Birokrasi

Program Indonesia Terang Dilaunching, Bontang Dipastikan Tak Lagi Minim Cahaya

By
akurasi 2019
Tarif Perubahan Retribusi Jasa Umum Kembali Dikaji
Birokrasi

Tarif Perubahan Retribusi Jasa Umum Kembali Dikaji

By
akurasi 2019
Bpjs kesehatan
Birokrasi

Abdul Haris Pertanyakan Soal Pemulangan Pasien yang Terkendala Limit BPJS Kesehatan

By
akurasi 2019
pengobatan kronis
Birokrasi

RSUD Taman Husada Bontang Ubah Penyesuaian Pelayanan, Berobat Online dan Khusus Melanjutkan Pengobatan Kronis

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?