By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Butuh Pendonor, Stok Darah di PMI Bontang Menipis Selama Pandemi
News

Butuh Pendonor, Stok Darah di PMI Bontang Menipis Selama Pandemi

akurasi 2019
Last updated: Maret 22, 2021 3:26 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
stok pmi bontang
Ilustrasi. (ist)
SHARE
stok pmi bontang
Ilustrasi. (ist)

 Akurasi.id, Bontang – Banyaknya permintaan pasien yang membutuhkan darah tak sebanding dengan jumlah stok di Palang Merah Indonesia (PMI) Bontang. Sebab kini stok darah golongan di PMI Bontang menipis akibat kurangnya pendonor selama pandemi Covid-19.

baca juga: Duduk Perkara IRT di Samarinda yang Menganiaya Balita 8 Hari Karena Tidak Diakui Kekasihnya

Diakui Teknisi Transfusi Darah PMI Bontang Modesta Cherpiani, selama pandemi ini jumlah pendonor darah berkurang. Sedangkan jumlah pasien yang membutuhkan darah lebih banyak. Sehingga ketika membutuhkan darah pihaknya menghubungi pendonor satu per satu. Padahal biasanya stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Bontang ini terbilang cukup. Dia mengakui stok darah A, B, O, dan AB menipis sejak Selasa (9/6/20) lalu.

“Jadi sejak kemarin stoknya tipis, jadi kami umumkan kami butuh siapapun yang murah hati untuk mendonorkan darahnya,” kata Modesta saat dihubungi Akurasi.id, Rabu (10/6/20).

Saat ini, kata Modesta, stok darah yang tersisa hanya untuk pasien emergency atau darurat. Seperti adanya kasus pasien pendarahan yang membutuhkan darah segera karena tidak bisa menunggu pendonor. Saat diwawancarai media ini, Modesta enggan menyebut jumlah stok kantong darah tersisa khusus emergency.

“Jumlahnya enggak bisa diinfokan, yang jelas menipis. Karena takut orang salah paham kalo itu bisa dipakai untuk umum. Padahal untuk kebutuhan emergency,” jelasnya.

Bagi masyarakat Bontang yang ingin mendonorkan darah dapat datang langsung ke UTD PMI Bontang Jalan Sawi depan Sekolah Bethlehem, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Selatan. Modesta menuturkan pihaknya buka setiap hari mulai pukul 08.00-21.00 Wita.

“Jumlah darah yang kami butuhkan tidak terbatas,” jelasnya.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Selama pandemi, Modesta menyatakan masyarakat Bontang yang akan mendonorkan darah akan melalui beberapa tahap prosedur protokol Covid-19. Di antaranya pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan terlebih dahulu dengan sabun, dan pendonor akan mendapat berbagai pertanyaan terkait Covid-19.

“Mereka akan ditanya dulu, misalnya ada kontak dengan pasien Covid-19, pernah melakukan perjalanan keluar kota, dan sebagainya. Jika ternyata ada kontak, kami tolak karena jangan sampai kami ambil risiko,” bebernya.

Dijelaskan Modesta, UTD PMI Bontang saat ini sering melayani 3 rumah sakit untuk penyediaan darah, di antaranya RS Amalia Bontang (RSAB), RS LNG Badak, dan RS Islam Bontang (RSIB). Sedangkan RS Pupuk Kaltim dan RSUD Taman Husada Bontang sudah memiliki bank darah sendiri. Kata dia, pasien yang membutuhkan darah dikenakan Rp 360 ribu per kantong sebagai biaya pengolahan darah.

“Biasanya untuk kebutuhan darah itu ditanggung BPJS,” pungkasnya. (*)

 Penulis/Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:Pandemi Covid-19PMI BontangRSUD Taman Husada BontangStok Darah
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Mengenal Beras Fortifikasi, Benarkah Lebih Sehat dari Beras Biasa?

Akurasi.id - Beras menjadi makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Namun, di pasaran…

“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Yance Sayuri Beri Kejutan Ulang Tahun Istri Usai Bela Timnas Indonesia: Puluhan Gepok Uang Jadi Hadiah Cinta
PeristiwaTrending

Yance Sayuri Beri Kejutan Ulang Tahun Istri Usai Bela Timnas Indonesia: Puluhan Gepok Uang Jadi Hadiah Cinta

By
Wili Wili
Jokowi Digugat Soal Mobil Esemka dan Ijazah Palsu, Sidang Perdana Digelar Hari Ini di PN Solo
HeadlinePeristiwa

Jokowi Digugat Soal Mobil Esemka dan Ijazah Palsu, Sidang Perdana Digelar Hari Ini di PN Solo

By
Wili Wili
News

Absen Usai Libur Lebaran, Insentif ASN Bakal Dipotong

By
akurasi 2019
Kontroversi Silfester Matutina: Dari Perdebatan Panas hingga Tuduhan Penghinaan
PeristiwaTrending

Kontroversi Silfester Matutina: Dari Perdebatan Panas hingga Tuduhan Penghinaan

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?