By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > BPOM Ajak Influencer dan Dokter Kolaborasi untuk Edukasi Kosmetik Aman
PeristiwaTrending

BPOM Ajak Influencer dan Dokter Kolaborasi untuk Edukasi Kosmetik Aman

Wili Wili
Last updated: Januari 18, 2025 5:03 pm
By
Wili Wili
Share
4 Min Read
BPOM Ajak Influencer dan Dokter Kolaborasi untuk Edukasi Kosmetik Aman
BPOM Ajak Influencer dan Dokter Kolaborasi untuk Edukasi Kosmetik Aman. Foto: Shutter.
SHARE

Akurasi.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) menggandeng sejumlah dokter, influencer, dan content creator dalam diskusi publik untuk memperkuat pengawasan produk kosmetik. Dalam acara yang digelar di Jakarta Pusat, Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan pentingnya kolaborasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan kosmetik yang aman dan berkualitas.

Contents
  • Apresiasi untuk BPOM
  • Pentingnya Koordinasi dengan BPOM
  • Dampak Review Tidak Tepat
  • Komitmen BPOM
  • Reaksi Warganet

Acara ini turut dihadiri oleh dr. Richard Lee (Doktif), dr. Janet Aprilia Stanzah, dan 35 influencer kosmetik. Para peserta sepakat bahwa dialog ini menjadi langkah strategis untuk mengedukasi masyarakat sekaligus mendukung daya saing produk kosmetik lokal.

Apresiasi untuk BPOM

Dr. Richard Lee menyampaikan apresiasinya atas langkah BPOM yang proaktif mengawasi produk kosmetik. “Kami mengapresiasi kinerja Kepala BPOM, Bapak Taruna Ikrar, yang menaruh perhatian besar pada persoalan kosmetik aman. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan dr. Janet Aprilia Stanzah, Ketua Perhimpunan Dokter Estetika Indonesia DKI periode 2012–2023. Namun, ia juga menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya ulasan negatif produk kosmetik lokal yang sering kali tidak berdasarkan data valid. “Review yang tidak akurat dapat merugikan banyak pihak, mulai dari konsumen hingga pelaku usaha,” tegasnya.

Pentingnya Koordinasi dengan BPOM

BPOM mengimbau influencer dan dokter untuk tidak mempublikasikan hasil uji laboratorium atau klaim produk secara langsung tanpa berkoordinasi terlebih dahulu. Kepala BPOM Taruna Ikrar menjelaskan, “Pengumuman klaim produk atau hasil uji laboratorium tanpa otoritas resmi dapat menimbulkan konflik di masyarakat dan merusak kepercayaan publik terhadap lembaga resmi.”

Taruna juga menegaskan bahwa hanya BPOM yang memiliki kewenangan menyatakan “approved” terhadap produk kosmetik. Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2017 tentang BPOM. Pihak yang melanggar dapat dikenakan sanksi pidana sesuai Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang.

Dampak Review Tidak Tepat

BPOM mencatat bahwa ulasan yang tidak komprehensif dapat menurunkan daya saing produk lokal dan menciptakan ketidakpercayaan masyarakat. “UMKM di sektor kosmetik bisa terdampak negatif akibat ulasan tidak bertanggung jawab. Kita harus saling mendukung, bukan saling menjatuhkan,” ujar Taruna.

Dr. Janet menambahkan bahwa masyarakat perlu lebih bijak dalam menyikapi klaim produk kosmetik, terutama yang viral. “Setiap orang memiliki kondisi kulit yang berbeda, sehingga penting untuk tidak mudah terkecoh oleh ulasan yang belum terverifikasi,” katanya.

Komitmen BPOM

Sebagai lembaga pengawas, BPOM berkomitmen menjalankan tugas pengawasan melalui intensifikasi monitoring, penindakan kejahatan, bimbingan teknis, serta edukasi masyarakat. “Kami rutin menyampaikan hasil pengujian kosmetik yang membahayakan kesehatan. Contohnya, pelanggaran pada kosmetik injeksi dan produk mengandung bahan berbahaya seperti merek Lameila,” jelas Taruna.

BPOM juga menegaskan akan bekerja sama dengan Kepolisian Negara RI untuk menindak pelanggaran terkait ulasan kosmetik yang tidak sesuai ketentuan.

Reaksi Warganet

Imbauan BPOM ini menuai beragam reaksi di media sosial. Sebagian warganet mendukung langkah BPOM, namun ada juga yang mempertanyakan efektivitas pengawasan. Salah satu komentar dari pengguna Instagram, @puspitadailly2, menyebutkan, “Masih untung masyarakat dibantu doktif biar sadar. BPOM harus lebih aktif lagi.”

BPOM berharap influencer dan content creator dapat lebih fokus pada edukasi masyarakat tanpa motif lain, seperti persaingan bisnis atau popularitas. “Kami ingin ulasan influencer memiliki nilai edukasi yang jelas dan membantu masyarakat memilih produk yang aman,” pungkas Taruna.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:BPOMdr Janet Aprilia Stanzahdr Richard Leeedukasi kosmetikinfluencer kosmetikkeamanan produk kosmetik.kosmetik amankosmetik Indonesiakosmetik overclaimkosmetik viralrahasia dagangreview kosmetikskincare lokalTaruna IkrarUMKM kosmetik
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Penggemar BTS Dilaporkan ke Polisi Usai Coba Mencium Jin di Acara Spesial
KpopTrending

Penggemar BTS Dilaporkan ke Polisi Usai Coba Mencium Jin di Acara Spesial

By
Adine Sabrina
Prabowo Resmikan Pabrik Emas Terbesar di Indonesia, Milik Siapa
HeadlinePeristiwa

Prabowo Resmikan Pabrik Emas Terbesar di Indonesia, Milik Siapa?

By
Wili Wili
Ledakan Besar Hebohkan Warga Bontang, Diduga dari Pabrik Kaltim 5 PKT
HeadlineNewsPeristiwa

Ledakan Besar Hebohkan Warga Bontang, Diduga dari Pabrik Kaltim 5 PKT

By
Rachman Wahid
Pemprov Jabar Terjunkan 4.000 Tim Pemeriksa Hewan Kurban untuk Cegah Penyakit Menular
KesehatanTrending

Pemprov Jabar Terjunkan 4.000 Tim Pemeriksa Hewan Kurban Untuk Cegah Penyakit Menular

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?