By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Corak > BKKBN Tebar Virus Genre di Sekolah
Corak

BKKBN Tebar Virus Genre di Sekolah

akurasi 2019
Last updated: Juli 16, 2019 9:22 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
BKKBN Tebar Virus Genre di Sekolah
Penyuluh dan seorang peserta memperlihatkan contoh salam Genre. (Ella Ramlah/Akurasi.id)
SHARE
BKKBN Tebar Virus Genre di Sekolah
Penyuluh dan seorang peserta memperlihatkan contoh salam Genre. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Generasi muda menjadi target penting dalam gerakan revolusi mental. Karena itu, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kutai Timur (Kutim) melalui Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PKB) membuat program Generasi Berencana (Genre).

Program ini menyasar kaum remaja usia 10-24 tahun. Dalam 10-20 tahun ke depan, para remaja yang tergabung dalam Genre mampu menghadapi tantangan bonus demografi.

Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PKB) Kutim, Monica, berpendapat, generasi muda yang berusia remaja dibebani tanggung jawab pada dirinya sendiri, keluarga, dan bangsa.

Karenanya, perlu dibentuk wadah yang dapat memberikan pemahaman kepada para remaja. Salah satunya, usaha PKB Kutim mengenalkan program Genre kepada siswa SMP Sangatta Utara dan SMP Sangatta Selatan.

“Melalui program Genre, kita ingin mengajak mereka (anak muda) merencanakan masa depan sebaik mungkin,” ujarnya kepada awak media, Selasa (16/7/19).

Dia menyebut, kegiatan menebar “virus” Genre kepada remaja bertujuan mewujudkan remaja yang sehat, cerdas, dan ceria.

“Kami mengenalkan program Genre, pendewasaan usia perkawinan bagi remaja dan pemafaatan keterampilan diri untuk menghindari TRIAD-KRR atau permasalahan-permasalahan yang sering terjadi pada remaja,” jelasnya.

Masalah yang kerap dihadapi remaja yakni seks bebas atau kehamilan yang tidak diinginkan, penyalahgunaan narkotika, dan terinfeksi virus HIV/AIDS.

Program Genre pun tampil meningkatkan kesadaran kesehatan reproduksi bagi remaja. Khususnya remaja putri. Menurut Monica, remaja harus memperkuat dan menyiapkan kehidupan berkeluarga serta membangun karakter.

Bentuk PIK di Sekolah

Forum Genre bersama siswa SMP Sangatta Utara usai sosialisasi dan penyuluhan program Genre. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Ia berharap dengan pengenalan Genre tersebut, Pusat Informasi Konseling (PIK) di sekolah-sekolah dapat terbentuk dan berkembang sehingga mampu menularkan virus Genre.

PIK remaja merupakan wadah Genre dalam rangka menyiapkan kehidupan berkeluarga bagi remaja yang dikelola dari, oleh, dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling.

Pelayanan informasi dan konseling meliputi perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja serta kegiatan-kegatan penunjang lainnya.

“Semoga semakin banyak remaja yang paham dengan program Genre. Sehingga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.

Sejumlah siswa mengungkapkan ketertarikannya dengan kegiatan tersebut. Komentar siswa yang dihimpun media ini membuktikan, para pelajar bersyukur dapat mengetahui usia pernikahan, bahaya pernikahan dini, serta bahaya narkotika. (*)

Penulis: Ella Ramlah

Editor: Ufqil Mubin

TAGGED:BKKBNVirus Genre
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Saksikan Grand Final KDI 2023, Ketiga Finalis Siap Bersaing Jadi Juara
CorakRagam

Saksikan Grand Final KDI 2023, Ketiga Finalis Siap Bersaing Jadi Juara

By
Suci Surya
Idap Penyakit Miniongkel, Balita 5 Bulan Butuh Uluran Pemerintah Samarinda
CorakNews

Idap Penyakit Miniongkel, Balita 5 Bulan Butuh Uluran Pemerintah Samarinda

By
akurasi 2019
Pelepasan Donasi Korban Banjir, Empat Truk Berangkat ke
CorakRagam

Pelepasan Donasi Korban Banjir, Empat Truk Berangkat ke Kalsel

By
Devi Nila Sari
Unit Wastafel Portabel untuk Gereja
Corak

Pemkot Bontang Salurkan 10 Unit Wastafel Portabel untuk Gereja

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?