By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Corak > Idap Penyakit Miniongkel, Balita 5 Bulan Butuh Uluran Pemerintah Samarinda
CorakNews

Idap Penyakit Miniongkel, Balita 5 Bulan Butuh Uluran Pemerintah Samarinda

akurasi 2019
Last updated: Juli 24, 2020 12:05 am
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Idap Penyakit Miniongkel, Balita 5 Bulan Butuh Uluran Pemerintah Samarinda
Sultan Putra Yudistira balita hanya bisa terbaring di tempat tidurnya. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
Idap Penyakit Miniongkel, Balita 5 Bulan Butuh Uluran Pemerintah Samarinda
Sultan Putra Yudistira balita hanya bisa terbaring di tempat tidurnya. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Umumnya, Balita 5 bulan kemampuan motoriknya akan semakin berkembang dan mulai bisa tengkurap. Namun Sultan Putra Yudistira tak mampu melewati tahap perkembangan itu seperti bayi normal lainnya.

Baca juga :Klaster Baru Covid-19 Dinyatakan Selesai dalam Sepekan, Ini Penjelasan IDI Kaltim

Hanya dapat berbaring di kasur kecilnya, buah hati pasangan Wahyudi dan Emilia ini mengidap penyakit cukup serius. Benjolan besar berupa cairan di belakang kepala membuat balita malang ini hanya bisa terbaring lemah.

Emilia menuturkan dokter telah mendiagnosa putra bungsunya dari 3 bersaudara ini mengidap penyakit miniongkel, yakni cairan yang tumbuh di luar kepala.

Selama masa mengandung hingga mendekati hari kelahirannya, ibu kandung Sultan ini mengaku tidak merasakan hal aneh. Terlebih dirinya selalu rutin memeriksakan kandungannya.

“Selama hamil saya rutin periksa hingga USG. Sampai Sultan lahir tidak ada yang aneh. Tapi memang ada sedikit benjolan di belakang kepalanya saat itu,” kata Emilia saat ditemui Akurasi.id dikediamannya, Jalan Proklamasi VI RT 53, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Kamis (23/7/20).

Awalnya Emilia menganggap benjolan kecil itu hanya tanda lahir saja. Namun seiring tumbuh kembangnya, benjolan tersebut juga ikut membesar hingga saat ini.

Upaya untuk mengobati putra kesayangannya itu pun sudah dilakukan. Namun karena keterbatasan ekonomi, Emilia dan Wahyudi tak dapat berbuat banyak. Keduanya hanya bisa membawa Sultan ke dokter umum biasa. Padahal melihat kondisi Sultan, balita malang ini harus segera dioperasi.

Di tengah kesulitan dan keputusasaan akan kesehatan Sultan, ditambah lagi masa pendemi Covid-19 yang menyulitkan kedua pasangan suami istri ini, mereka hanya bisa pasrah sembari berusaha mencari bantuan agar putranya bisa tertangani tim medis dengan baik.

Harapan itu pun sedikit terbuka saat sejumlah komunitas hingga relawan yang peduli dengan kondisi Sultan datang memberi bantuan. Komunitas Ampas Kopi yang kebanyakan beranggotakan pengamen jalanan ini mengumpulkan dana untuk membantu pengobatan. Dengan dana yang terkumpul itu Sultan sudah sekali menjalani operasi.

“Alhamdulillah kami mendapat bantuan dari relawan. Saat datang memang meminta untuk ditindaklanjuti agar Sultan dibawa ke rumah sakit. Jadi waktu itu langsung dilakukan operasi tahap pertama,” ungkap Emilia.

Meski sudah dilakukan operasi tak serta merta benjolan kepala Sultan hilang begitu saja. Tim dokter yang menangani tidak berani mengambil risiko untuk mengangkat seluruh benjolan tersebut. Pasalnya Sultan masih terlalu kecil dan berisiko tinggi.

“Kata dokter tidak bisa mengangkat operasi langsung, karna ada sebagian otak aktif yang keluar, sebagian juga saraf dan risiko juga buat bayi yang masih berusia sangat muda” bebernya.

Di saat bersamaan, wartawan yang meninjau langsung kondisi Sultan di kediamannya, bantuan pun datang dari Komunitas Ampas Kopi yang di wakili Rudy Kompeng. Dia berharap meski sedikit bantuan yang diberikan mampu meringankan beban dari pihak keluarga untuk pengobatan Sultan.

“Ini adalah bantuan dari Ampas Kopi yang kedua dari hasil kami semua mengamen beberapa hari. Dana ini sengaja kami kumpulkan untuk membantu adik kami Sultan. Saya beserta anggota berharap adik kita Sultan bisa sehat dan normal seperti anak lain seumurannya,” harap Rudy.

Meski telah mendapat bantuan dari berbagai relawan serta komunitas dan intansi terkait, pihak keluarga masih berharap agar Pemerintah Kota Samarinda, dapat turun tangan membantu untuk proses pengobatan. Sebab dalam pengangkatan cairan diperlukan proses operasi secara bertahap. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:Balita 5 BulanBantuan PemerintahPenyakit ganasUluran Tangan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Gelar Webinar untuk Pelaku Usaha, Diskominfo Harap Pengusaha Bontang Melek Teknologi
CorakRagam

Gelar Webinar untuk Pelaku Usaha, Diskominfo Harap Pengusaha Bontang Melek Teknologi

By
Devi Nila Sari
Car Free Day Perdana di Depok Disambut Meriah, UMKM Panen Rezeki, Warga Antusias
PeristiwaTrending

Car Free Day Perdana di Depok Disambut Meriah, UMKM Panen Rezeki, Warga Antusias

By
Wili Wili
Setelah Hari Keenam, Keluarga Ridwan Kamil Bakal Putuskan Salat Gaib
HeadlinePeristiwa

Setelah Hari Keenam, Keluarga Ridwan Kamil Bakal Putuskan Salat Gaib

By
akurasi 2019
Gubernur Riau Abdul Wahid Tiba di Gedung KPK Usai Terjaring OTT
HeadlinePeristiwa

Gubernur Riau Abdul Wahid Tiba di Gedung KPK Usai Terjaring OTT

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?