By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Bicara Infrastruktur Pendidikan dan Tenaga Pengajar, Andi Harun Berjanji Tuntaskan Bila Terpilih
Kabar Politik

Bicara Infrastruktur Pendidikan dan Tenaga Pengajar, Andi Harun Berjanji Tuntaskan Bila Terpilih

akurasi 2019
Last updated: Oktober 22, 2020 1:34 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Bicara Infrastruktur Pendidikan dan Tenaga Pengajar, Andi Harun Berjanji Tuntaskan Bila Terpilih
Andi Harun dan Rusmadi saat mengikuti debat kandidat calon wali kota dan wakil wali kota Samarinda. (Istimewa)
SHARE
Bicara Infrastruktur Pendidikan dan Tenaga Pengajar, Andi Harun Berjanji Tuntaskan Bila Terpilih
Andi Harun dan Rusmadi saat mengikuti debat kandidat calon wali kota dan wakil wali kota Samarinda. (Istimewa)

Bicara infrastruktur pendidikan dan tenaga pengajar, Andi Harun berjanji tuntaskan bila terpilih. Kedua hal itu dianggap penting diselesaikan demi meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik dan kualitas pendidikan itu sendiri.

Akurasi.id, Samarinda – Bicara infrastruktur pendidikan dan tenaga pengajar, Sektor pendidikan menjadi salah satu program yang akan diusung oleh Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda nomor urut 2, Andi Harun dan Rusmadi. Dalam paparannya saat debat kandidat calon wali kota dan wakil wali kota Samarinda, Andi Harun mengatakan bahwa dalam menyikapi buruknya sarana pendidikan yang ada tak hanya melihat pada pendekatan kasus penyelesaiannya saja, namun harus juga secara komprehensif dan ketaatan serta kepatuhan terhadap undang-undang.

Baca juga: Mahyunadi-Kinsu Janji Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur Jalan Pada Periode Pertama Memimpin Kutim

“Anggaran pendidikan 20 persen. Coba kalau kita semua pemimpin daerah mengalokasikan 20 persen itu, tentu tidak akan terjadi kekurangan infrastruktur. Kalau ini pasti harus kita selesaikan, dan yang paling penting sikap kepempimpinan ada political will,” tuturnya.

“Gimanapun visinya kalau kemauannya tidak ada, pasti tidak akan terbangun. Mari kita periksa APBD, apakah benar-benar sudah teralokasikan 20 persen itu. Intinya kalau kita patuh dan taat terhadap aturan, tentu tidak akan lagi ada sekolah sekolah reyot,” sambung Andi Harun.

Terkait langkah konkret status guru honorer, lanjut dia, saat ini berdasarkan data dari Disdik Samarinda terdapat 1.500 tenaga honorer, 70 persen di antaranya adalah guru dan sisanya adalah tenaga umum.

Bagi Andi Harun dan Rusmasi, permasalahan pendidikan khususnya tenaga honorer harus disikapi dengan realistis. Misalnya dengan menaikan gaji setara dengan UMK sebesar Rp2,8 juta. Yang tadinya tenaga honor biasa, sekarang aturan memperbolehkan untuk diangkat menjadi ASN.

“Kami berkomitmen akan berusaha semaksimal mungkin jadikan honor tak hanya guru tapi di sektor pemerintah, kita akan angkat jadi ASN. Bedanya dengan PNS tidak ada pensiun,” ucapnya.

Selanjutnya, paslon yang diusung oleh tujuh partai politik tersebut juga menilai bahwa penerimaan peserta didik baru tingkat SMP di Samarinda dengan sistem zonasi dalam beberapa waktu terakhir memunculkan keresahan bagi orangtua.

Menurut Andi Harun, sistem zonasi pendidikan di Samarinda kalau secara nasional mungkin niat pemerintah baik. Tapi infrastruktur pendidikannya yang tidak begitu merata berbeda seperti di Pulau Jawa. Di Samarinda Ilir dan kota, SMA tidak ada. Di Samarinda Seberang hanya ada 1-2 SMA. Kalau distribusi SMA merata di setiap zona tentu tidak akan ada masalah.

“Kami akan komunikasikan dengan pemerintah pusat terkait infrastruktur SMA yang belum merata di setiap kecamatan. Tidak boleh lagi di daerah hilir SMA ada yang kosong. Termasuk di beberapa daerah lainnya di Samarinda,” tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad  Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#Calon Wali Kota Samarinda#Infrastruktur Pendidikan#Janji Tuntaskan#Kesejahteraan Tenaga PengajarAndi HarunAndi Harun-RusmadiBicara infrastruktur pendidikanCalon Wakil Wali KotaRusmadi
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Melirik Sebaran Suara NU dan Muhammadiyah, Menurut Survei SMRC Tersebar di 3 Tokoh
HeadlineKabar PolitikRagam

Melirik Sebaran Suara NU dan Muhammadiyah, Menurut Survei SMRC Tersebar di 3 Tokoh

By
Devi Nila Sari
Tetap Susun DED Jalan Lingkar, DPRD Kecewa Keputusan Sepihak Pemkot Bontang
Kabar Politik

Tetap Susun DED Jalan Lingkar, DPRD Kecewa Keputusan Sepihak Pemkot Bontang

By
Devi Nila Sari
Raffi Ahmad Resmi Dilantik Sebagai Waketum KADIN Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
HeadlineKabar Politik

Raffi Ahmad Resmi Dilantik Sebagai Waketum KADIN Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

By
Wili Wili
Jalan Soekarno-Hatta Diminta Jadi Tanggung Jawab Pusat, FBR: Kalau Pakai ABPD Tak Cukup
Kabar Politik

Jalan Soekarno-Hatta Diminta Jadi Tanggung Jawab Pusat, FBR: Kalau Pakai ABPD Tak Cukup

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?