By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kesehatan > Begini Cara Ajarkan Anak Tentang Kesabaran
Kesehatan

Begini Cara Ajarkan Anak Tentang Kesabaran

akurasi 2019
Last updated: Juli 3, 2020 11:33 am
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
kesabaran anak
Di masa pandemi jadi waktu yang tepat bagi orang tua untuk bisa mengajarkan anak bagaimana caranya dan pentingnya bersabar.( Istockphoto/ Lovleah)
SHARE
kesabaran anak
Di masa pandemi jadi waktu yang tepat bagi orang tua untuk bisa mengajarkan anak bagaimana caranya dan pentingnya bersabar.( Istockphoto/ Lovleah)

Akurasi.id – Masa pandemi ini dapat menguji kesabaran setiap orang. Tak terkecuali orang tua kepada anak-anaknya.

Berbagai pertanyaan tentang kapan mereka bisa kembali main di luar, kapan bisa kembali ke sekolah, kapan bisa jajan di luar, atau kapan bisa bertemu teman kerap dilontarkan anak. Mereka cenderung tak sabar.

baca juga: Buat Anak Lebih Tangguh dengan Belajar dari Kegagalan

Bukan cuma itu, semasa belajar dan bekerja di rumah Anda mungkin juga jadi lebih memperhatikan anak tentang bagaimana cara mereka belajar. Anda mungkin mengamati anak Anda mencoba menyelesaikan pekerjaan rumahnya, tetapi mencapai titik di mana ia tidak bisa mengatur dan kemudian dengan tidak sabar menyerah.
Bisa jadi ini momen Anda sebagai orang tua untuk bisa mengajarkan anak bagaimana caranya dan pentingnya bersabar.

Mengutip Young Parents, berikut beberapa cara ajarkan anak tentang kesabaran.

1. Ajarkan tentang perspektif

Ajarkan anak soal masa depan ataupun cita-citanya dan cara meraihnya. Seorang anak yang mampu menatap masa depan lebih cenderung memiliki kesabaran. Dia dapat melihat bahwa tujuan jangka panjang patut ditunggu, dan bahwa jika dia tidak siap untuk menunggu, dia tidak akan mencapainya sama sekali.

Tanpa pemahaman seperti itu, keterlambatan dalam mencapai targetnya akan mengakibatkan kekesalan, frustrasi, dan ketidaksabarannya.

Katakan padanya mengapa dia harus siap menunggu gilirannya. Dia mungkin benar-benar tidak memikirkan sudut pandang orang lain, dan komentar Anda dapat memperluas pandangannya.

Beri dia penjelasan dalam istilah dasar, sehingga dia dapat dengan mudah memahaminya.

Memberitahu dia dengan kalimat “Tidak baik menjadi tidak sabar” terlalu samar dan tidak akan berdampak pada perilakunya, sedangkan mengatakan: “Ketika kamu tidak sabar, kamu membuat marah orang lain yang juga menunggu” mungkin lebih praktis.

2. Tetap tenang

Cara paling efektif untuk menghadapi ledakan ketidaksabaran adalah dengan tetap dan tenang, dan berbicara dengan anak Anda dengan suara santai. Jangan terpancing emosi.

3. Berlatih menunggu

Jangan terlalu sibuk dengan gawai. Luangkan waktu bersama anak dan bermainlah bersamanya. Misalnya memainkan board game kelompok. Ini akan membantu dia untuk belajar menunggu gilirannya bermain.

Berlatih menunggu juga bisa diterapkan ketika makan atau ngemil. Ketika tiba saatnya untuk minum jus dan biskuit, pastikan anak Anda tidak selalu yang pertama. Dia bisa menjadi yang kedua atau ketiga untuk menerima makanan ringan, di belakang teman-teman atau saudara-saudaranya. (*)

Sumber: CNNIndonesia.com
Editor: Yusva Alam

TAGGED:Covid-19kesabaran AnakkesehatanPandemi
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

RUSUNAWA GUNTUNG
News

Beredar Kabar Pendatang dari Luar Bontang Bakal Diisolasi di Rusunawa Guntung, Begini Penjelasan Pemerintah

By
akurasi 2019
Pastikan Vaksinasi Berjalan Lancar, Andi Harun Hadir di Buddhist Center
Birokrasi

Pastikan Vaksinasi Berjalan Lancar, Andi Harun Hadir di Buddhist Center

By
Devi Nila Sari
Kegiatan Peringatan Isra Mikraj Diizinkan asal Patuh Protokol Kesehatan Ketat
Birokrasi

Kegiatan Peringatan Isra Mikraj Diizinkan asal Patuh Protokol Kesehatan Ketat

By
Devi Nila Sari
Breaking News! Positif Covid-19 Kaltim Bertambah 62, Sembuh 25, Meninggal 2 Orang
Trending

Breaking News! Pasien Positif Covid-19 Kaltim Bertambah 62, Sembuh 25, Meninggal 2 Orang

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?