By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Banjir Bandang dan Longsor Terjang Sumatera Utara: 13 Korban Meninggal, Ribuan Warga Mengungsi
PeristiwaTrending

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Sumatera Utara: 13 Korban Meninggal, Ribuan Warga Mengungsi

Wili Wili
Last updated: November 26, 2025 2:54 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Banjir Bandang dan Longsor Terjang Sumatera Utara: 13 Korban Meninggal, Ribuan Warga Mengungsi
Banjir Bandang dan Longsor Terjang Sumatera Utara: 13 Korban Meninggal, Ribuan Warga Mengungsi.Foto: ANTARA.
SHARE

Akurasi.id – Bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara sejak Sabtu (22/11) hingga Selasa (25/11). Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi daerah dengan dampak terparah akibat cuaca ekstrem yang menerjang kawasan pantai barat Sumut yang langsung menghadap ke Samudera Hindia.

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menjelaskan bahwa curah hujan tinggi beberapa hari terakhir menjadi pemicu utama terjadinya bencana ini. “Informasi sementara, empat korban jiwa dan ribuan rumah terendam banjir,” ujar Masinton melalui akun Instagram resminya, Rabu (26/11/2025).

Pemerintah daerah bersama Basarnas, TNI, dan Polri telah dikerahkan untuk melakukan evakuasi warga, menyiapkan dapur umum, serta layanan kesehatan di berbagai titik pengungsian.

Tak hanya Tapanuli Tengah, banjir bandang dan longsor juga menerjang Sibolga, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Tapanuli Utara, Nias Selatan, hingga Padangsidimpuan. Akses komunikasi dan jalur nasional menuju beberapa daerah sempat terputus akibat material longsor dan luapan sungai.

Masinton mengungkapkan, banjir bandang di Tapanuli Tengah dan Sibolga berlangsung dengan arus yang sangat kuat hingga hampir menenggelamkan atap rumah warga. Material kayu dan batang pohon terbawa arus, memperparah kerusakan infrastruktur dan permukiman.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara melaporkan total 13 korban meninggal dunia akibat rangkaian bencana ini. Sembilan korban di antaranya berasal dari Kabupaten Tapanuli Selatan meliputi enam orang di Kecamatan Batangtoru, satu di Kecamatan Sipirok, dan satu di Angkola Barat. Empat korban lainnya merupakan warga Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, Tapanuli Tengah, yang tertimbun material longsor di dalam rumahnya.

Selain korban meninggal, BPBD juga mencatat 37 warga mengalami luka-luka serta tiga orang masih hilang di Tapanuli Selatan. Di Tapanuli Tengah, jumlah korban dan kerusakan masih dalam proses pendataan.

Kerusakan fisik akibat bencana ini pun cukup besar. Di Tapanuli Selatan, terdapat 330 unit rumah rusak 12 rusak berat, enam rusak sedang, dan 312 rusak ringan serta satu sekolah turut terdampak. Di Mandailing Natal, sebanyak 561 kepala keluarga atau 2.244 jiwa mengungsi, 13 rumah rusak berat, satu sekolah rusak, dan 85 hektare lahan pertanian terendam banjir.

Tapanuli Utara melaporkan lima rumah rusak berat, 64 rusak ringan, empat titik jalan rusak, satu jembatan terputus, dan 19 kepala keluarga terpaksa mengungsi. Sementara di Nias Selatan satu rumah rusak berat dan satu ruas jalan terganggu. Adapun di Padangsidimpuan, satu warga dinyatakan hilang dan 220 jiwa mengungsi.

BPBD Sumut mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat curah hujan diperkirakan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Banjir Bandangbanjir sibolgabanjir sumutbanjir tapanuli tengahbencana hidrometeorologiberita sumutbpbd sumutcuaca ekstrem sumutlongsor mandailing natallongsor sumatera utara
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar
  • Emma Bright berkata:
    November 28, 2025 pukul 10:04 am

    Trăiește pasiunea pentru sportul rege la intensitate maximă. Îți punem la dispoziție o ofertă completă pentru cele mai importante campionate și competiții internaționale. Alege-ți favoriții, analizează statisticile și plasează biletul câștigător simplu și rapid.

    Vezi toate meciurile disponibile aici:

    https://www.favbet.ro/ro/sports/sport/soccer/

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

KALTIM NEW NORMAL
Trending

Tren Kasus Covid-19 Turun, IDI: Kaltim Layak Berlakukan New Normal

By
akurasi 2019
Marc Marquez Kena Penalti 16 Detik Akibat Langgar Aturan Tekanan Ban
OtomotifTrending

Marc Marquez Kena Penalti 16 Detik Akibat Langgar Aturan Tekanan Ban

By
akurasi 2019
Penumpang kapal KM Adhtiya tiba di Pelabuhan Samarinda
Trending

KKP Samarinda Kecolongan, Tiga Penumpang Kapal dengan Suhu di Atas 38 Derajat Lepas dari Pendataan

By
akurasi 2019
Misteri Kematian Brigadir RA di Jakarta: Keluarga Ragukan Bunuh Diri, Datangi TKP, dan Tuntut Klarifikasi CCTV
Hukum & KriminalTrending

Misteri Kematian Brigadir RA di Jakarta: Keluarga Ragukan Bunuh Diri, Datangi TKP, dan Tuntut Klarifikasi CCTV

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?