By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Headline > Awal Mula di Balik Petaka Kericuhan Stadion Kanjuruhan Pasca Laga Arema Vs Persebaya
HeadlineTrending

Awal Mula di Balik Petaka Kericuhan Stadion Kanjuruhan Pasca Laga Arema Vs Persebaya

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Oktober 2, 2022 10:23 am
By
Redaksi Akurasi.id
Share
3 Min Read
Awal Mula di Balik Petaka Kericuhan Stadion Kanjuruhan Pasca Laga Arema Vs Persebaya –
Tampak kondisi Stadion Kanjuruhan Malang usai kericuhan antara suporter Arema FC dan Persebaya Surabaya FC. (Kompas.com)
SHARE

Kericuhan Stadion Kanjuruhan menjadi duka bagi pecinta sepak bola Tanah Air. Ratusan nyawa melayang dalam kericuhan tersebut. Tidak hanya itu, kemudian ada ratusan orang lainnya yang juga terpaksa dilarikan ke rumah sakit (RS) guna mendapatkan perawatan.

Contents
  • Awal Mula Petaka Ketika Ratusan Suporter Turun ke Lapangan
  • Para Pemain Arema dan Persebaya Dipastikan Aman
  • Kericuhan Picu Kepolisian Tembakan Gas Air Mata

Akurasi.id, Malang – Kericuhan Stadion Kenjuruhan Malang yang terjadi pada Sabtu (2/10/2022) menjadi duka bagi sepak bola Tanah Air. Kericuhan antara suporter Arema FC dan Persebaya Surabaya itu berakibat fatal. Ratusan nyawa melayang akibat kericuhan yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan Malang tersebut.

Pada laga tersebut, Arema vs Persebaya berakhir dengan skor 2-3. Kekalahan skuad Singo Edan di kandang mereka memantik emosi suporter Arema. Para pemain lantas berlari menuju ruang ganti setelah wasit meniup peluit panjang mereka.

Awal Mula Petaka Ketika Ratusan Suporter Turun ke Lapangan

Melansir dari Kompas.com, para pemain Arema dan Persebaya tak sempat berbagi salam untuk penghormatan setelah pertandingan. Sebab, suporter beranjak ke lapangan secara sporadis. Pihak keamanan langsung mengamankan pemain. Suporter yang turun ke lapangan berlari menuju ruang ganti untuk mengejar pemain.

Beberapa dari mereka juga melempari dengan benda-benda tumpul. Perlengkapan pertandingan dan fasilitas di dalam lapangan meliputi bangku pemain, papan iklan, jaring gawang ikut menjadi pelampiasan kekecewaan. Mobil polisi turut menjadi sasaran amukan massa.

Para Pemain Arema dan Persebaya Dipastikan Aman

Masih melansir dari Kompas.com, melalui akun resmi Persebaya di Twitter, mereka menjelaskan dalam kondisi aman usai laga. Para pemain Persebaya sempat tertahan di Stadion Kanjuruhan, tetapi mereka aman saat pulang menggunakan kendaraan taktis (rantis).

“Tim telah keluar dari area stadion dan langsung menuju titik evakuasi agar bisa segera kembali ke Surabaya dan beristirahat,” tulis akun resmi Persebaya.

Sementara pemain Arema tertahan di ruang ganti pemain. Mereka yang masih tertahan juga turut membantu menolong korban yang berjatuhan.

Kericuhan Picu Kepolisian Tembakan Gas Air Mata

Sementara, di dalam Stadion Kanjuruhan terjadi kericuhan saat pihak keamanan mencoba mengamankan pemain. Berdasarkan laporan jurnalis Kompas TV, Muhammad Tiawan, sebagaimana melansir dari Kompas.com. Suporter berbondong-bondong masuk ke lapangan seusai laga.

Pihak keamanan mencoba mengamankan kondisi dengan menembakkan gas air mata ke bagian bawah pagar pembatas. Nahasnya, asap gas air mata yang mereka lontarkan mengarah ke tribune dan mengepul di sisi selatan. Asap tersebut disinyalir menjadi penyebab suporter sesak napas dan pingsan, bahkan memakan korban jiwa.

Kondisi berangsur pulih sekitar dua jam setelah kericuhan terjadi, kondisi Stadion Kanjuruhan berangsur pulih. Di sisi lain, Aremania juga turut membantu suporter-suporter yang pingsan. Begitu juga dengan pemain maupun staf Arema yang tertahan, mereka turut membantu korban. Sementara, pihak keamanan belum diketahui menangkap atau menahan pihak-pihak yang diduga provokator kericuhan. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:127 Nyawa MelayangArema FCKerusuhan BolaLiga 1 IndonesiaPersebaya Surabaya FCStadion Kanjuruhan Malang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Mamuju Sulbar Diguncang Gempa M 5,8
HeadlinePeristiwa

Mamuju Sulbar Diguncang Gempa Magnitudo 5,8

By
akurasi 2019
Kebangkrutan Sritex: Dampak Besar Terhadap Pekerja dan Industri Tekstil di Indonesia
HeadlinePeristiwa

Kebangkrutan Sritex: Dampak Besar Terhadap Pekerja dan Industri Tekstil di Indonesia

By
Wili Wili
Inginkan Lulusan SMK Kaltim Punya Kualitas dan Daya Saing, Isran: Saya Suka Persaingan
Trending

Inginkan Lulusan SMK Kaltim Punya Kualitas dan Daya Saing, Isran: Saya Suka Persaingan

By
Devi Nila Sari
Operasi Patuh 2025 Resmi Dimulai, Fokus Penegakan Hukum dan Penertiban Pelat Palsu
PeristiwaTrending

Operasi Patuh 2025 Resmi Dimulai, Fokus Penegakan Hukum dan Penertiban Pelat Palsu

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?