By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Angka ODP Corona Terus Bertambah, Kaltim Hanya Kebagian 2.000 APD dari Pusat
Trending

Angka ODP Corona Terus Bertambah, Kaltim Hanya Kebagian 2.000 APD dari Pusat

akurasi 2019
Last updated: Maret 26, 2020 8:31 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
2.000 apd
Dalam penangganan Covid-19, Pemerintah Kaltim kebagian 2.000 APD dari pemerintah pusat. (Ilustrasi)
SHARE
2.000 apd
Dalam penangganan Covid-19, Pemerintah Kaltim kebagian 2.000 APD dari pemerintah pusat. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Samarinda – Dalam upaya pencegahan terhadap wabah virus corona atau Covid-19, Pemerintah Kaltim juga ikut kebagian alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis dari pemerintah pusat. Pada pembagian itu, Pemerintah Kaltim mendapatkan sebanyak 2.000 APD. Bantuan itu terdiri dari baju cover all, masker bedah, dan satu APD.

baca juga: Rp 12 Juta Melayang Tertipu Masker Online, Kisah Pilu RSAB Hadapi Covid-19

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengatakan, terhitung sejak tanggal 14-26 Maret 2020, Pemerintah Kaltim mendapatkan bantuan sekitar 2.000 lebih APD pemerintah pusat. Bantuan itu diserahkan kepada Dinkes Kaltim selaku instansi yang menanggani langsung virus corona.

“Pada tanggal 14 Maret, kami menerima 30 set APD. Kemudian pada 24 Maret, kami menerima tambahan 60 set APD, 250 baju cover all, dan masker bedah 120 boks. Lalu pada 25 Maret, kami menerima 2.000 APD, serta 26 Maret menerima RDT Covid-19 sebanyak 120 boks,” jelasnya.

Andi menyampaikan, nantinya bantuan APD tersebut akan didistribusikan oleh Gugus Tugas Penangulanagan Covid-19 Provinsi Kaltim kepada beberapa rumah sakit yang ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan virus corona.

“Saat ini kami sedang menghitung-hitung berapa kiranya jumlah yang harus kami bagi per daerah. Sebab jumlah pasien positif, PDP (pasien dalam pengawasan) dan OPD (orang dalam pemantauan) di setiap daerah berbeda-beda,” tuturnya.

Melihat jumlah pasien virus corona yang semakin bertambah setiap harinya, Andi juga masih belum memastikan jumlah tersebut cukup atau tidak untuk kebutuhan penanganan virus corona di Kaltim.

“Saat ini kami hanya berfokus kepada para medis garda terdepan dalam penanagan virus corona dan pasein PDP di beberapa daerah,” tandasnya.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Perlu untuk diketahui, pasien positif corona di Kaltim saat ini berjumlah 11 orang. PDP sebanyak 65 kasus. Tambahan satu-satunya PDP per tanggal 26 Maret 2020 ini, hanya terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Adapun jumlah pasien PDP di Kaltim yang bersetatus negatif berjumlah 31 kasus. Dan pasien yang masih dalam proses atau menunggu hasil laboratorium sebanyak 23 kasus.

Sedangkan untuk ODP hingga 26 Maret 2020 ini, sudah berjumlah sebanyak 2.063 kasus atau bertambah 157 kasus jika dibandingkan data per tanggal 25 Maret 2020 yang berjumlah 1.906 kasus. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin



TAGGED:2.000 APDAPDCoronaCovid-19
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Curhat di TikTok Soal Nafkah Rp 10 Ribu Sehari, Istri Diminta Cari Suami Baru
EkonomiTrending

Curhat di TikTok Soal Nafkah Rp 10 Ribu Sehari, Istri Diminta Cari Suami Baru

By
Wili Wili
Hakim Pertanyakan Ketidaktahuan Ahmad Sahroni Soal Pembagian Sembako oleh Nasdem
Kabar PolitikTrending

Hakim Pertanyakan Ketidaktahuan Ahmad Sahroni Soal Pembagian Sembako oleh Nasdem

By
Wili Wili
Elina Joerg Diduga Dilamar Athalla Naufal di Hari Valentine, Netizen Heboh
SelebritisTrending

Elina Joerg Diduga Dilamar Athalla Naufal di Hari Valentine, Netizen Heboh

By
Wili Wili
Kasus Penahanan Ijazah oleh CV Sentoso Seal: Gudang Disegel, 44 Eks Karyawan Lapor ke Polda Jatim
PeristiwaTrending

Kasus Penahanan Ijazah oleh CV Sentoso Seal: Gudang Disegel, 44 Eks Karyawan Lapor ke Polda Jatim

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?