By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > 221 Anak Kaltim Kehilangan Orangtua Selama Pandemi, Isran Noor Jamin Pendidikan Hingga Sarjana
Birokrasi

221 Anak Kaltim Kehilangan Orangtua Selama Pandemi, Isran Noor Jamin Pendidikan Hingga Sarjana

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Oktober 7, 2021 1:19 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
5 Min Read
221 Anak Kaltim Kehilangan Orangtua Selama Pandemi, Isran Noor Jamin Pendidikan Hingga Sarjana
Penyerahan santunan Pemprov Kaltim kepada anak-anak di Samarinda. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)
SHARE
221 Anak Kaltim Kehilangan Orangtua Selama Pandemi, Isran Noor Jamin Pendidikan Hingga Sarjana
Penyerahan santunan Pemprov Kaltim kepada anak-anak di Samarinda. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)

221 Anak Kaltim Kehilangan Orangtua Selama Pandemi, Isran Noor Jamin Pendidikan Hingga Sarjana. Santunan berupa uang tunai Rp2 juta juga bakal diberikan Pemprov Kaltim kepada 221 anak Kaltim yang kehilangan orangtuanya.

Akurasi.id, Samarinda – Hujan di Agustus 2021 mengundang pilu. Pada Senin, (23/8/2021). Rintik hujan mewarnai hari-hari itu. Tampak sedih, seiring pandemi yang masih mewabah seolah tak lelah menelan korban.

Sepak terjang pandemi sejatinya menampar berbagai sektor dan lini kehidupan. Banyak wajah-wajah manis nan lugu kehilangan senyum lantaran ditinggal orangtua yang menghembuskan napas terakhir lantaran terpapar Covid-19.

Yang lebih menyayat hati, bahkan ada yang tidak menyadari bahwa ia yatim piatu, lantaran usia yang teramat belia. Masih tersenyum seolah tak terjadi apa-apa. Mengundang getir bagi keluarga dan khalayak yang memperhatikan tingkah lakunya.

Merujuk data Pemprov Kaltim, hingga 6 Agustus 2021, setidaknya ada 221 anak Kaltim kehilangan orangtua dikarenakan meninggal akibat terpapar Covid-19. Dengan sebaran, Kutai Kartanegara 4 anak, Bontang 88 anak, Kutai Barat 14 anak, Berau 80 anak, dan Samarinda 35 anak.

Angka itu diperkirakan masih bisa meningkat lagi. Karena yang baru terdata di 5 kabupaten/kota, dari total 10 daerah yang ada di Kaltim. Pasalnya, 5 kabupaten/kota lainnya seperti Mahakam Ulu, Kutai Timur, Paser, Penajam Paser Utara, dan Balikpapan belum menyerahkan data terkait hal itu.

Isran Noor Beri Garansi Biaya Pendidikan Anak Yatim Korban Covid-19

Di balik kisah pilu dan getir yang mendera ratusan anak di Kaltim atas badai pandemi, Pemprov Kaltim sedikit memberikan uluran tangan. Pemprov Kaltim bakal memberikan santunan kepada ratusan anak yatim yang ditinggal orangtuanya akibat terpapar Covid-19.

Langkah itu dibuktikan dengan Gubernur Kaltim Isran Noor menyerahkan santunan secara simbolis bagi 23 anak yatim, piatu, dan yatim piatu di Samarinda, Senin (23/8/2021). Santunan itu diserahkan di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Kegubernuran Kaltim.

“Jangan ukur ini sebagai ajang untuk mencari popularitas, namun memang tulus dari dalam hati,” ucap pria yang pernah menjabat Bupati Kutai Timur selama 2 periode ini dalam sambutannya.

[irp]

Pada kesempatan itu, Isran Noor menegaskan, pemerintah akan menjamin pendidikan anak-anak yatim piatu dimaksud hingga sarjana. Jaminan pendidikan hingga sarjana ini akan dilaksanakan melalui skema pemberian beasiswa. Mengingat banyak beasiswa tersedia untuk pendidikan di Kaltim. Seperti Beasiswa Bidikmisi dan Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT).

“Rektor Unmul sudah menyatakan siap menerima anak-anak itu kalau memang mau kuliah di situ. Dipersilakan masuk dan diterima tanpa syarat, tanpa tes apapun,” sebut Isran.

Pemprov Kaltim Terus Data Anak Yatim Piatu Korban Covid-19

Pemprov Kaltim melalui Dinas Sosial kini memiliki tugas tambahan selama masa pandemi Covid-19. Dinas Sosial (Dinsos) Kaltim kini ditugaskan Gubernur Kaltim Isran Noor melakukan pendataan terhadap setiap anak yang menjadi yatim, piatu, dan yatim piatu karena orangtua mereka meninggal akibat Covid-19.

Terhadap hal itu, Kepala Dinsos Kaltim HM Agus Hari Kesuma memastikan, pemerintah tidak menutup mata dengan persoalan yang mendera setiap anak di Kaltim. Apalagi anak-anak yang menjadi yatim piatu akibat orangtua mereka meninggal karena Covid-19.

[irp]

“Sesuai data yang kami punya sampai sejauh ini, total ada 221 anak yang tersebar di 5 kabupaten/kota di Kaltim yang jadi yatim, piatu, dan yatim piatu, setelah orangtuanya meninggal akibat Covid-19. Secara simbolis, santunan bagi anak-anak itu sudah diberikan Bapak Gubernur kepada 23 anak yang ada di Samarinda,” jelasnya.

Guna memudahkan penyaluran santunan hingga pemberian jaminan pendidikan nantinya, Agus mengaku, saat ini pihaknya tengah membangun komunikasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan pendataan. Karena khusus untuk pemberian santunan, yakni kategori anak-anak yang masih menempuh pendidikan, terutama di bawah usia 18 tahun.

“Karena bantuan yang diberikan ada 3 fase, jangka pendek bantuan tunai senilai Rp2 juta. Menengah, penempatan di panti asuhan, jaminan pendidikan hingga SMA. Jangka panjang, termasuk pendidikan sampai sarjana,” paparnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:Banyak Anak Yatim PiatuGubernur KaltimIsran NoorJamin Pendidikan Anak YatimPandemi Covid-19Pemprov KaltimRatusan Anak Kehilangan Orangtua
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

dprd bontang
Birokrasi

Permudah Peluang Kerja, Irfan Dorong Pemkot Bontang Perkuat Kewirausahaan

By
akurasi 2019
Birokrasi

Jadi Tuan Rumah MTQ Kaltim 2020, Neni Janjikan Insentif Guru Ngaji Dinaikkan

By
akurasi 2019
DPRD Kaltim Terus Suarakan Pembabasan Mahasiswa yang Ditahan, Minta Polisi Bersikap Humanis
Birokrasi

DPRD Kaltim Terus Suarakan Pembebasan Mahasiswa yang Ditahan, Minta Polisi Bersikap Humanis

By
akurasi 2019
data update covid-19
Birokrasi

Data Updet Covid-19 Kerap Beda dengan Provinsi, Irfan: Pemkot Bontang Harus Terbuka

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?