By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Beredar Informasi Anak 8 Tahun Positif Covid-19 Akibat Kebohongan Orang Tua, RSIB Klarifikasi Melalui Flyer
Trending

Beredar Informasi Anak 8 Tahun Positif Covid-19 Akibat Kebohongan Orang Tua, RSIB Klarifikasi Melalui Flyer

akurasi 2019
Last updated: April 24, 2020 12:36 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Flyer klarifikasi RSIB
Flyer klarifikasi RSIB. (ist)
SHARE
Flyer klarifikasi RSIB
Flyer klarifikasi RSIB. (ist)

Akurasi.id, Bontang – Beredar kabar di media sosial (medsos) Facebook dan WhatsApp Grup (WAG) anak usia 8 tahun positif virus corona (Covid-19), Kamis (23/4/20) malam. Postingan itu lantas menghebohkan warga Bontang.

Baca juga: UPDET: Jumlah Pasien Covid-19 Kaltim Terus Merangkat Naik, 5 Lagi Terkonfirmasi Positif

Informasi yang berhasil didapat redaksi Akurasi.id, anak tersebut sempat dirawat di Rumah Sakit Islam Bontang (RSIB) selama 16 hari sebagai pasien dengan keluhan gagal ginjal. Kabarnya orang tua anak 8 tahun itu tidak mengakui jika memiliki riwayat perjalanan dari luar kota.

“Sy hanya sekedar info. rumah sakit RSIB d ttup sementara,ada anak balita 8thun lbih ud positif covid 19,selama 16 hari dia ud drawat dRSIB,tapi keluhannya kmren sakit gagal ginjal dan datanya plsu bilang klo dia gk ad prjalan keluar kota,padhl kdua org tuanya dr jkt, krna ud 16 hari drawat DRSIB dan krna harus dfentilator jd drjuk k RSUD,dRSUD dtest positif,semua perawat yg kontak langsung dgn pasien positif diisolasi dan dokter yg menanganinya,trims,” begitu kalimat yang beredar di medsos hingga Jumat (24/4/20).

Tak lama berselang, pihak RSIB mengklarifikasi kabar tersebut melalui flyer di medsos. Dalam klarifikasi dari RSIB itu, tulisan yang mengatasnamakan Management RSIB juga menekankan pentingnya kejujuran dalam situasi pandemi saat ini. Inilah flayer klarifikasi dari pihak RSIB.

“Klarifikasi. Sehubungan dengan beredarnya informasi terkait pasien PDP Covid-19 dengan rapid tes positif yang menyatakan bahwa RSIB ‘lalai’ ialah tidak benar.

Disampaikan bahwa pasien tersebut masuk pada tanggal 6 April 2020. Pihak RS Islam Bontang telah melakukan screening sesuai prosedur di lobby pintu masuk, poli rawat jalan, dan rawat inap dengan menanyakan ‘riwayat perjalanan pasien atau orang tua pasien ke luar kota’. Namun informasi yang kami dapat dari orang tua pasien ialah tidak ada riwayat perjalanan keluar kota.

Sampai dengan pasien tersebut dirawat selama 18 hari, pada 23 April 2020. Dalam situasi pandemi ini, kejujuran menjadi satu acuan penting untuk dipahami bersama. Demikian kami sampaikan. Mohon untuk bijaksana dalam menerima dan menyebarluaskan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber. Management RSIB,” begitu kalimat yang diperoleh redaksi Akurasi.id.

Hingga berita ini diturunkan, media ini mencoba menghubungi RSIB melalui humas.

“Mohon maaf sebelumnya mba, terkait klarifikasi sudah sempat disampaikan management melalui flyer terbuka di sosial media tadi malam. Untuk konfirmasi lebih lanjut akan dikeluarkan dari management juga nantinya,” tandasnya. (*)

Penulis/Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:anak usia 8 tahun positif coronacovid-19 indonesiacovid19bontanglawan covid-19positif corona bontangpositif corona pada anakRSIB Lockdownsurat terbuka RSIB
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Kabut Asap Selimuti Singapura, Kualitas Udara Masuk Level Tidak Sehat

Akurasi.id - Kualitas udara di Singapura memburuk sejak Kamis, 4 September 2026.…

Fuel Surcharge Naik, Siap-siap Harga Tiket Pesawat Ikutan Naik

Akurasi.id - Calon penumpang siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Sejumlah maskapai penerbangan…

Rencana Beli BBM Subsidi Pakai STNK Dibatalkan Pertamina, Ini Alasannya

Akurasi.id - Rencana kewajiban menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK saat…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto Juara Kumamoto Japan Masters 2024, Akhiri Paceklik Gelar
OlahragaTrending

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto Juara Kumamoto Japan Masters 2024, Akhiri Paceklik Gelar

By
Wili Wili
Kisah Haru Farrel dan Nayaka: Rela Jual Ginjal Demi Bebaskan Ibu yang Ditahan Polisi
PeristiwaTrending

Kisah Haru Farrel dan Nayaka: Rela Jual Ginjal Demi Bebaskan Ibu yang Ditahan Polisi

By
Wili Wili
Erick Thohir Protes Penunjukan Wasit Kuwait di Laga Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026
OlahragaTrending

Erick Thohir Protes Penunjukan Wasit Kuwait di Laga Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026

By
Wili Wili
PDP Meninggal
Trending

Lagi! PDP Corona Asal Balikpapan Meninggal, Punya Riwayat Pneumonia, Begini Hasil Tesnya

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?