By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Akses Ditutup Polisi, Massa Reuni 212: Kami Bukan Teroris
HeadlineTrending

Akses Ditutup Polisi, Massa Reuni 212: Kami Bukan Teroris

Devi Nila Sari
Last updated: Desember 2, 2021 12:47 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Akses Ditutup Polisi, Massa Reuni 212: Kami Bukan Teroris
Penutupan akses menuju Patung Kuda, Jakarta Pusat, dilakukan pihak kepolisian mulai dari Kebon Sirih. Alhasil, beberapa massa reuni 212 tak bisa menembus barikade dan tersebar di beberapa lokasi. Kamis (2/12). (Republika/Zainur Mahsir Ramadhan)
SHARE
Akses Ditutup Polisi, Massa Reuni 212: Kami Bukan Teroris
Penutupan akses menuju Patung Kuda, Jakarta Pusat, dilakukan pihak kepolisian mulai dari Kebon Sirih. Alhasil, beberapa massa reuni 212 tak bisa menembus barikade dan tersebar di beberapa lokasi. Kamis (2/12). (Republika/Zainur Mahsir Ramadhan)

Akurasi.id — Polda Metro Jaya melakukan penutupan dan penyekatan akses jalan menuju Patung Kuda, Jakarta Pusat sejak Rabu (1/12) malam. Alhasil, akibat akses ditutup polisi sejumlah massa aksi Reuni 212 yang bertujuan berkumpul di titik tersebut gagal dan tersebar di banyak lokasi.

Berdasarkan pantauan Republika di lokasi, massa aksi Reuni 212 tersebar di beberapa lokasi akibat akses ditutup polisi . Di antaranya, terpantau belasan massa Reuni 212 berkumpul di Jalan MH Thamrin, seberang Wisma Mandiri, sedang cekcok dengan pihak kepolisian karena menolak dibubarkan.

“Kami warga Indonesia juga. Bukan teroris, mana? Ini bomnya?” kata seorang massa aksi Reuni 212 sambil menunjukkan makanan ringan.

Lebih jauh, beberapa kelompok massa Reuni 212 lainnya juga terlihat menyebar di bilangan Tanah Abang. Meski demikian, massa Reuni 212 dengan pakaian serba putih, disertai pasukan pengaman dengan PDH putih memaksa bergerak menuju Patung Kuda. Dalam rombongan tersebut, terdapat mobil komando yang meminta massa aksi bergerak dan berkumpul ke sumber suara.

“Semuanya berkumpul. Jangan menyebar. Kasih tahu semuanya, sebarkan lewat status kalau Reuni 212 super damai,” jelas seseorang dari atas mobil komando.

Berselang beberapa waktu, puluhan massa lain yang tersebar mulai berkerumun di dekat mobil komando. Khusus lalu lintas di sekitar Jalan Kebon Sirih, dan MH Thamrin, terjadi kepadatan. Terpantau beberapa pihak kepolisian mulai mengatur akses di sekitar jalan tersebut.

Di Jalan H Agus Salim dan Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat, aparat Polda Metro Jaya melakukan pembubaran massa aksi Reuni 212 yang berkerumun. Direktur Binmas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Badya Wijaya didampingi Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Polisi Guntur Muhammad Thariq membubarkan massa tersebut karena dinilai memicu kerumunan.

[irp]

“Bapak ibu semua yang kami hormati, kami mohon bapak ibu sekalian tidak berkumpul di sini. Kembali ke rumah masing-masing, monggo. Sekali lagi bapak-bapak, ibu-ibu, untuk tidak berkumpul. Oke foto-foto dulu,” kata Badya di Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis.

Polres Jakarta Pusat juga mengerahkan mobil pengurai massa (Raisa) untuk membubarkan massa Reuni 212 di depan Gedung Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat. Massa melakukan long march dengan tujuan Tugu Tani.

“Bapak ibu diberitahukan bahwa kegiatan reuni tidak ada. Silakan kembali ke rumah masing-masing,” kata anggota Polwan dari mobil Raisa di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

[irp]

Mendengar imbauan tersebut, massa sempat terpicu emosi sambil berteriak ke arah mobil Raisa. “Wooo panik…panik,” seru massa Reuni 212.

Massa Reuni 212 itu tengah beristirahat sementara setelah melakukan pawai (long march) dari Jalan Kebon Sirih, menuju Tugu Tani dan berhenti sementara di depan Gedung Dakwah Muhammadiyah. Sebelumnya, massa berkumpul dan berselawat di area barikade Jalan H. Agus Salim yang menuju ke Jalan Merdeka Selatan.

Sebelumnya, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, mengatakan, pengendara yang menggunakan atribut massa 212 akan dilarang melewati kawasan yang ditutup. Utamanya, di beberapa titik tertentu seperti kawasan Semanggi, Tugu Tani, hingga Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id
Sumber: Republika.co.id

TAGGED:Akses Ditutup PolisiHeadlineMassa 212Reuni 212
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Truk Tabrak Kereta di Kaligawe Semarang, 1 Tewas dan Lalu Lintas Macet Total
PeristiwaTrending

Truk Tabrak Kereta di Kaligawe Semarang, 1 Tewas dan Lalu Lintas Macet Total

By
Wili Wili
Pembunuhan Mengerikan di Ciamis Terungkap Bermotif Ekonomi dengan Utang Rp 100 Juta Sebagai Pemicu
Covered StoryTrending

Pembunuhan Mengerikan di Ciamis Terungkap Bermotif Ekonomi dengan Utang Rp 100 Juta Sebagai Pemicu

By
akurasi 2019
Kisah Inspiratif Niatus Sholihah: Dari Dibuang Orang Tua Menjadi Staf Utusan Khusus Presiden
PeristiwaTrending

Kisah Inspiratif Niatus Sholihah: Dari Dibuang Orang Tua Menjadi Staf Utusan Khusus Presiden

By
Wili Wili
Pembunuhan Sadis Guru oleh Oknum TNI, Ini Alasan Pelaku Tak Ingin Menikahi Korban
Trending

Pembunuhan Sadis Guru oleh Oknum TNI, Ini Alasan Pelaku Tak Ingin Menikahi Korban

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?