By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Catatan > Aji Mirni Mawarni, Antara Jalan Rusak dan Terusiknya Rasa Keadilan
CatatanTrending

Aji Mirni Mawarni, Antara Jalan Rusak dan Terusiknya Rasa Keadilan

akurasi 2019
Last updated: November 5, 2022 1:22 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Antara Jalan Rusak dan Terusiknya Rasa Keadilan
Anggota DPR RI/MPR RI Dapil Kaltim Aji Mirni Mawarni. (Dok Pribadi Aji Mirni Mawarni)
SHARE
https://akurasi.id/wp-content/uploads/2020/10/122939663_844109236328249_7538577682038387024_n.mp4

 

Ditulis Oleh: Aji Mirni Mawarni

Jumat, 30 Oktober 2020

PEKAN lalu, saya melaksanakan kunjungan lapangan ke beberapa kecamatan di pedalaman Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kutai Timur. Kami membelah “belantara Borneo” dengan rute Sebulu-Muara Bengkal-Muara Ancalong-Batu Ampar-Muara Wahau.

Perjalanan berangkat, kami melewati jalan kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI), jalan provinsi, dan jalan kabupaten. Sedangkan perjalanan kembali, kami menempuh jalan negara trans Kalimantan.

Sepanjang perjalanan, beberapa kali kami terjebak amblas. Bahkan menjelang masuk Kota Samarinda sebagai ibukota Provinsi Kaltim, kami terjebak banjir di ruas jalan negara, yang kuat diduga imbas aktivitas pertambangan.

Data BPS Kaltim 2019, panjang jalan di seluruh wilayah Kaltim tercatat 15.353,06 km. Jika dipilah menurut kewenangannya, ada tiga jenis jalan, jalan negara, jalan provinsi, dan jalan kabupaten/kota. Jalan negara sepanjang 1.710,91 km, jalan provinsi 895,09 km, dan jalan kabupaten/kota 12.753,80 km.

Ruas jalan terpanjang ada di Kabupaten Kutai Barat, dengan 3.452,13 km yang terdiri dari 250,90 km jalan negara dan 3.201,23 km jalan kabupaten. Tahun 2019, 80,78 persen jalan negara di Kalimantan Timur berada dalam kondisi mantap, dan 19,22 persen dalam kondisi tidak mantap.

Untuk jalan provinsi, kondisinya dapat dikategorikan menjadi baik, sedang, rusak, dan rusak berat. Di Kalimantan Timur pada tahun 2019 tercatat 10,47 persen jalan provinsi memiliki kondisi baik, 50,97 persen sedang, 21,80 persen rusak, dan 16,76 persen rusak berat.

Jalan merupakan prasarana pengangkutan yang sangat penting keberadaannya dalam menjamin kelancaran kegiatan ekonomi di suatu wilayah. Oleh karenanya, peningkatan kualitas dan kuantitas jalan perlu dilakukan agar dapat memudahkan mobilitas penduduk serta memperlancar lalu lintas barang dari satu daerah ke daerah lain. Dari sana kemudian ekonomi dapat bertumbuh.

Kaltim merupakan salah satu daerah penyumbang devisa negara tertinggi untuk RI. PDRB Kaltim mulai tahun 2013 hingga 2019 yakni; Rp519,131 triliun / Rp527,515 triliun / Rp503,691 trilun / Rp509,085 triliun / Rp592,502 triliun / Rp638,12 triliun / Rp 653,68 triliun.

Sebaliknya, alokasi anggaran yang disalurkan pemerintah pusat untuk pembangunan di Kaltim masih sangat terbatas. Hanya sekira 4 persen dari PDRB yang disetorkan. Akibatnya, pembangunan di Kaltim jauh tertinggal dibandingkan daerah lainnya. Dari sisi keadilan, semestinya ada porsi khusus bagi Kaltim di APBN. Terutama untuk mengentaskan infrastruktur dasar.

Pembangunan Kaltim masih dibayangi problem krusial; lambannya transformasi ekonomi menuju SDA berkelanjutan, belum merata dan kuatnya daya saing SDM, belum meratanya aksesibilitas dan konektivitas, kian turunnya kualitas lingkungan hidup, belum tercapainya pelayanan publik optimal.

Infrastruktur di Kaltim perlu mendapat perhatian serius oleh pusat, termasuk jalan. Begitu besar yang diberikan Kaltim untuk NKRI, bahkan SDA sudah mau habis dikeruk. Tapi pembangunan di Kaltim masih diabaikan. Kerusakan lingkungan juga kian parah. Ini  menjadi kewaspadaan semua masyarakat dunia, bahwa paru-paru dunia – heart of Borneo – sedang sakit karena kerusakan lingkungan.

Alokasi untuk Kaltim seharusnya lebih ditingkatkan untuk membangun jalan antar kabupaten, antar kecamatan, dan antar desa. Tidak hanya jalan, air bersih dan listrik belum merata. Problem ini terlihat jelas di Kutai Timur, yang luasnya 35.748 km², lebih besar dr Provinsi Jawa Barat (35.378 km²). Belum lagi problem di Kukar, Kubar, Maluhu, dan wilayah lain di Bumi Etam. (*)

Editor: Dirhanuddin

Sekilas Penulis: Bagi kaum perempuan Kaltim, Aji Mirni Mawarni bukan jenawa yang asing. Perempuan kelahiran Samarinda, 21 Agustus 1976 itu, pernah menjabat sebagai Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Kabupaten Kutai Timur.

Tidak hanya itu, saat ini, Mawar begitu sapaan karibnya, juga diamanatkan masyarakat Tanah Benua Etam sebagai seorang legislator. Ya, Mawar kini duduk sebagai anggota MPR/DPD RI periode 2019-2024. Mawar bisa dikatakan sebagai salah satu inspirasi bagi banyak perempuan di Kaltim.

TAGGED:Aji Mirni Mawarniinfo kaltimkabar kaltim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Putra Mahkota Keraton Solo Unggah Kritik Pedas: "Nyesel Gabung Republik"
PeristiwaTrending

Putra Mahkota Keraton Solo Unggah Kritik Pedas: “Nyesel Gabung Republik”

By
Wili Wili
masker hand sanitizer
Trending

Masker dan Hand Sanitizer di Kutim Langka, Bupati “Cium Aroma” Penimbunan

By
akurasi 2019
Kejari Tarakan Kembalikan Uang Rp 140 Juta Hasil Tindak Korupsi Videotron
Hukum & KriminalRagamTrending

Kejari Tarakan Kembalikan Uang Rp 140 Juta Hasil Tindak Korupsi Videotron

By
Devi Nila Sari
Harga Emas Antam Turun Tajam Hari Ini, 13 Mei 2025: Cek Daftar Harga Lengkap dari 0,5 Gram hingga 1 Kg
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Turun Tajam Hari Ini, 13 Mei 2025: Cek Daftar Harga Lengkap dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?