By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Putra Mahkota Keraton Solo Unggah Kritik Pedas: “Nyesel Gabung Republik”
PeristiwaTrending

Putra Mahkota Keraton Solo Unggah Kritik Pedas: “Nyesel Gabung Republik”

Wili Wili
Last updated: Maret 2, 2025 3:06 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Putra Mahkota Keraton Solo Unggah Kritik Pedas: "Nyesel Gabung Republik"
Putra Mahkota Keraton Solo Unggah Kritik Pedas: "Nyesel Gabung Republik". Foto: Detik.
SHARE

Solo, Akurasi.id – Putra Mahkota Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, KGPAA Hamangkunegoro, menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah mengunggah kritik pedas terhadap kondisi Indonesia. Dalam unggahan Instagram Story pribadinya, @kgpaa.hamangkunegoro, ia menuliskan kalimat yang kontroversial: “Nyesel gabung Republik” dan “Percuma Republik Kalau Cuma untuk Membohongi.”

Contents
  • Kritik terhadap Pemerintah
  • Bentuk Satire, Bukan Anti-Negara
  • Respon Masyarakat

Unggahan tersebut langsung viral dan memicu beragam reaksi dari masyarakat. Menanggapi hal ini, Pengageng Sasana Wilapa Karaton Surakarta Hadiningrat, KPA H Dany Nur Adiningrat, menyatakan bahwa kritik tersebut merupakan bentuk keprihatinan atas berbagai permasalahan nasional yang sedang terjadi.

Kritik terhadap Pemerintah

Menurut Dany, unggahan KGPAA Hamangkunegoro adalah bentuk kritik terhadap berbagai isu yang sedang melanda negeri ini, di antaranya:

  1. Kasus Pertamax Oplosan – Dugaan pengoplosan BBM yang merugikan negara hingga hampir Rp 1.000 triliun.
  2. PHK Massal di PT Sritex – Pemutusan hubungan kerja dalam jumlah besar, meskipun pemerintah sebelumnya menjanjikan perlindungan terhadap tenaga kerja.
  3. Kasus Korupsi Timah – Skandal besar yang menyeret banyak pihak dan menyebabkan kerugian negara dalam jumlah fantastis.
  4. Kasus Pagar Laut – Masalah yang dinilai tidak ditangani dengan tegas oleh pemerintah.

Dany menegaskan bahwa kritik yang disampaikan Hamangkunegoro adalah bentuk kepedulian terhadap kondisi negara. “Kita lihat postingan sebelumnya, beliau menyoroti tentang BBM yang dioplos, merasa terbohongi, dan ini menjadi kritik keras bagi pemerintah,” ungkapnya.

Bentuk Satire, Bukan Anti-Negara

Lebih lanjut, Dany menegaskan bahwa Keraton Solo tetap memiliki semangat nasionalisme dan mendukung Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, unggahan tersebut merupakan bentuk satire yang mencerminkan kekecewaan terhadap berbagai permasalahan yang terjadi di negeri ini.

“Dilihat dari kata-katanya, ini adalah ungkapan satire sebagai anak bangsa. Kami di Keraton Solo tetap berpegang teguh pada semangat Merah Putih. Kami pastikan itu,” tegas Dany.

Hingga saat ini, unggahan kontroversial tersebut telah dihapus dari akun Instagram KGPAA Hamangkunegoro, namun jejak digitalnya masih ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.

Respon Masyarakat

Reaksi netizen pun beragam. Sebagian mendukung kritik yang disampaikan Hamangkunegoro dan menilai bahwa kritik terhadap pemerintah adalah hak setiap warga negara. Namun, ada juga yang mempertanyakan apakah pernyataan tersebut mencerminkan sikap resmi Keraton Solo.

Sebagai putra mahkota dan penerus Keraton Solo, KGPAA Hamangkunegoro memiliki posisi yang strategis dalam sejarah dan budaya Jawa. Kritik yang disampaikannya menunjukkan bahwa ia tidak hanya peduli terhadap keberlangsungan keraton, tetapi juga terhadap kesejahteraan rakyat dan masa depan bangsa.

Unggahan KGPAA Hamangkunegoro yang viral menunjukkan bahwa suara kritik dari kalangan bangsawan Jawa masih memiliki daya tarik dan resonansi yang kuat di tengah masyarakat. Kritik yang ia sampaikan mencerminkan keprihatinan mendalam terhadap kondisi negara dan berbagai kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.

Meski menimbulkan pro dan kontra, satu hal yang pasti: kritik dari seorang putra mahkota tetap menjadi cerminan kegelisahan banyak orang terhadap situasi yang sedang berlangsung di Indonesia.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Keraton SoloKGPAA Hamangkunegorokorupsi timahkritik pemerintahmedia sosial viralnyesel gabung republikpagar lautPertamax OplosanPHK massalsatire politik
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

trotoar jalan kesuma bangsa
Trending

Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Atas Trotoar Jalan Kusuma Bangsa Bikin Heboh

By
akurasi 2019
Tim SAR Temukan Barang Korban dan Bagian Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
PeristiwaTrending

Tim SAR Temukan Barang Korban dan Bagian Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

By
Wili Wili
Banjir Jakarta 2025: Pejaten Timur Terendam Hingga 4 Meter, 57 Warga Mengungsi
PeristiwaTrending

Banjir Jakarta 2025: Pejaten Timur Terendam Hingga 4 Meter, 57 Warga Mengungsi

By
Wili Wili
Banjir Jakarta 2025: Wakil Gubernur Rano Karno Tinjau Lokasi, Fokus Benahi Ciliwung
PeristiwaTrending

Banjir Jakarta 2025: Wakil Gubernur Rano Karno Tinjau Lokasi, Fokus Benahi Ciliwung

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?