By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Simpan Narkotika 3,7 Kilogram Asal Malaysia, Polisi Tembak Mati Seorang Pria di Samarinda
Hukum & KriminalNews

Simpan Narkotika 3,7 Kilogram Asal Malaysia, Polisi Tembak Mati Seorang Pria di Samarinda

akurasi 2019
Last updated: Januari 8, 2020 8:53 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Tembak mati
Tim gabungan Polda Kaltim dan Polresta Samarinda saat menggelar barang bukti dari hasil ungkapan kasus narkoba. (Muhammad Upi/Akurasi.id)
SHARE
Narkotika
Tim gabungan Polda Kaltim dan Polresta Samarinda saat menggelar barang bukti dari hasil ungkapan kasus narkoba. (Muhammad Upi/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Pengungkapan peredaran narkotika jenis sabu di Kota Tepian -sebutan Samarinda- memang tak ada habisnya. Walau berulang kali ditindak pihak berwajib, namun para pelaku tak kunjung surut. Teranyar di awal 2020 ini, tim gabungan dari unsur Polda Kaltim bersama Polresta Samarinda kembali mengamankan 3,7 kilogram (Kg) narkotika jenis sabu-sabu pada Selasa (7/1/20) menjelang tengah malam, sekitar pukul 23.00 Wita, di Jalan Kerukunan RT 31, Kelurahan Sempaja Selatan, Samarinda Utara.

Baca Juga :Polisi Ungkap Fakta Atas Penemuan Mayat Terborgol, Berstatus Pelaku Curanmor hingga Residivis

Saat itu, ketika malam hendak mencapai puncaknya, tiba-tiba terdengar suara letusan yang memecah keheningan. Usut punya usut, suara tersebut berasal dari ujung pistol polisi yang menyarangkan anak pelurunya di dada seorang pria berinisial TT, yang diketahui berperan sebagai kurir narkotika.

Tembakan itu langsung membuat TT tersungkur di atas tanah. Namun tembakan tersebut bukan tanpa alasan. TT dikabarkan sesaat hendak diamankan, mencoba melakukan perlawanan kepada petugas dengan cara menghunuskan sebilah parang yang cukup panjang. Tujuannya untuk menghalau langkah polisi dan dia bisa membuat celah ruang guna melarikan diri.

Seperti disampaikan Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Eddy Sumitro Tambunan dalam konferensi pers di halaman Mako Polresta Samarinda, Rabu (8/1/20) pagi, sekitar pukul 08.30 Wita. Melihat perlawan yang dilakukan TT, dan upayanya melarikan diri, polisi segera mengambil tindakan tegas. Namun, tindakan tersebut nyatanya juga tak ditujukan polisi seketika untuk langsung menghabisi nyawa TT.

“Saat itu ruangannya cukup gelap, jadi saat itu pelaku mau melarikan diri dan terpaksa diberi tindakan tegas,” tegas Eddy.

Nahasnya, saat itu tembakan dari petugas kepolisian justru bersarang di dada pelaku dan seketika itu ia langsung tersungkur. Mengetahui hal tersebut, petugas pun segera mengevakuasi pelaku ke RSUD AW Sjahranie untuk mendapatkan perawatan.

“Sampai di rumah sakit, pelaku meninggal dunia,” imbuh polisi berpangkat bintang satu di pundaknya ini.

Setelah TT berhasil diamankan, petugas segera melakukan penggeledahan, hasilnya polisi mengamankan 3,7 Kilogram narkotika jenis sabu-sabu. Jika dirinci, total berat barang haram tersebut didapati petugas dari 2 bungkus plastik teh warna hijau berisi sabu-sabu dengan berat 150 gram/brutto, 1 bungkus plastik bening berisi sabu seberat 514 gram/brutto, empat bungkus plastik bening berisi sabu seberat 208 gram/brutto.

MAHYUNADI

Selain itu, petugas kepolisian juga mendapati 16 bungkus plastik bening yang dilakban warna kuning berisi sabu dengan berat 832 gram/brutto, 2 bungkus plastik bening berisi sabu seberat 10 gram/brutto, 137 poket kecil berisi sabu dengan berat 44 gram/brutto.

Selain itu, dari pengembangan yang dilakukan pihak kepolisian, diketahui bahwa narkotika tersebut berasal dari Tawau, Malaysia. Diduga, tersangka membawa sendiri barang tersebut melalui jalur laut dan darat, untuk dipasarkan di wilayah Samarinda.

“Kami masih lakukan pengembangan, disinyalir tersangka ini tergabung dalam sindikat narkotika antarnegara,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Upi
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:jaringan internasionalKriminalKurir NarkobanarkobaTembak mati
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Ditiadakan, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Nataru
PeristiwaTrending

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Ditiadakan, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Nataru

By
Wili Wili
Stok Cabai Menipis, Harganya Semakin Pedas
News

Stok Cabai Menipis, Harganya Semakin Pedas

By
akurasi 2019
Gunakan Obat Penenang, Ayah Cabuli Anak Tiri 4 Kali
News

Gunakan Obat Penenang, Ayah Cabuli Anak Tiri 4 Kali

By
Devi Nila Sari
News

Dana Rp 165 Miliar untuk Beasiswa Kaltim Tuntas, Dibuka untuk 11.106 Orang

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?