By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Biadab!!! 6 Remaja Gilir Bocah 12 Tahun di Penginapan
Hukum & KriminalTrending

Biadab!!! 6 Remaja Gilir Bocah 12 Tahun di Penginapan

akurasi 2019
Last updated: Desember 25, 2019 6:19 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Enam remaja
Gadis 12 tahun fi Sangatta, Kutim, diperkosa oleh 6 orang dalam satu malam. (Istimewa)
SHARE
Enam remaja
Gadis 12 tahun di Sangatta, Kutim, diperkosa oleh 6 orang dalam satu malam. (Istimewa)

Akurasi.id, Sangatta – Malang menimpa Melati (12) -bukan nama sebenarnya- yang menjadi korban perkosaan oleh enam orang remaja di sebuah penginapan di Sangatta Utara, Kutim. Kejadian bermula saat Melati keluar bersama pacarnya. Melati dan pacarnya menuju salah satu penginapan di kawasan Sangatta Utara. Di penginapan ternyata sudah ada lima teman pacar Melati menunggu.

Baca juga: Penikaman Suami oleh Istri di Big Mall Dilatari Dugaan Perselingkungan, Pelaku Diancam 7 Tahun Penjara

“Ternyata di penginapan ada lima teman pacar Melati yang sudah menunggu,” ujar Kapolres Kutai Timur AKBP Indras Budi Purnomo melalui Kasat Reskrim AKP Ferry Putra Samodra, Rabu (25/12/19).

Sebelum digerayangi dan disetubuhi secara bergiliran, Melati dibuat mabuk terlebih dahulu dengan diminumkan minuman oplosan. Setelah Melati mabuk pelaku leluasa mengikuti nafsu jahatnya.
Tak puas melampiaskan nafsu bejatnya di satu tempat, di malam hari para pelaku pindah penginapan untuk kembali menggilir Melati sampai akhirnya ayah Melati dan polisi yang berpatroli menemukan mereka.

Pada pihak kepolisian, ayah Melati mengaku anaknya pergi dari rumah sejak siang hari. Saat itu, ia sempat menyuruh Melati membuatkan susu untuk keponakannya yang masih bayi.

Saat si bayi menangis, sang ayah langsung memanggil Melati, tapi tak ada jawaban. Di kamarnya pun Melati tak ada.
“Saat ayah Melati menyuruh Melati untuk membuat susu untuk keponakannya yang masih bayi, kemudian ketika bayi tersebut menangis Ayah Melati memanggil Melati namun tak ada jawaban, kemudian Ayah Melati mencari ke kamarnya namun tak ditemukannya,” Jelas Ferry.

Kemudian orang tua korban mencoba untuk menghubungi via telepon namun tidak aktif. Lalu berinisiatif untuk mencarinya hingga bertemu dengan jajaran patroli Polres Kutim.

“Hingga pukul 23.00 Wita, Ayah Melati bertemu dengan anggota patroli Polres Kutim dan kemudian meminta bantuan untuk mencari anaknya yang hilang, lalu sekitar pukul 00.30 Wita bersama dengan anggota patroli Polres Kutim, menemukan Melati sedang berada di sebuah penginapan bersama enam laki-laki yang tak ada dikenal ayah Melati,” papar Ferry.

Usai ditemukan, orang tua Melati langsung menanyakan atas kejadian tersebut. Dan Melati mengakui bahwa dirinya telah disetubuhi oleh keenam remaja yang membawanya.

“Setelah ketemu, ayah Melati langsung tanyakan ke Melati apa yang sudah terjadi, dan ternyata anaknya telah digagahi oleh enam remaja. Yakni ME (19), AR (16), LK (16), RS (17), WN (14), AN (14),” jelasnya.

MAHYUNADI

Aksi bejat keenam remaja tersebut akhirnya diketahui keluarga korban dan langsung dilaporkan ke polisi. Anggota patroli Polres Kutim kemudian melimpahkan perkara tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kutim untuk penyidikan lebih lanjut.

Polisi menjerat keenam tersangka dengan UU Perlindungan Anak. Yakni Pasal 81 ayat 1, ayat 2 junco 76 D atau Pasal 82 ayat 1 junco 76 E dengan tuntutan 10 tahun penjara.

“Itu karena pelaku telah melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya, dan atau setiap orang dilarang melakukan tipu muslihat melakukan serangkaian kebohongan atau membujuk untuk melakukan persetubuhan, dan atau perbuatan cabul,” tandasnya. (*)

Editor: Dirhanuddin

TAGGED:KriminalPemerkosaanPencabulan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Robert Downey Jr. sebagai Dr. Doom: Alasan Iron Man dan Dr. Doom Diperankan Aktor yang Sama
SelebritisTrending

Robert Downey Jr. sebagai Dr. Doom: Alasan Iron Man dan Dr. Doom Diperankan Aktor yang Sama

By
Wili Wili
Anak Sultan di Subang Viral, Rendah Hati dan Sambut Jamaah Masjid
Trending

Anak Sultan di Subang Viral, Rendah Hati dan Sambut Jamaah Masjid

By
Devi Nila Sari
Ekonomi Amerika Serikat Menuju Jurang Kehancuran: Utang Nasional Tembus Rp536.358 Triliun
EkonomiTrending

Ekonomi Amerika Serikat Menuju Jurang Kehancuran: Utang Nasional Tembus Rp536.358 Triliun

By
akurasi 2019
Kios Pedagang Pasar Ramadan Diterjang Angin Kencang, Tenda hingga Tiang Roboh
Trending

Kios Pedagang Pasar Ramadan Diterjang Angin Kencang, Tenda hingga Tiang Roboh

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?