By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Corak > Edukasi Bahaya Kehamilan Ektopik, GHC Sosialisasi ke Mahasiswa hingga Pelajar
CorakKesehatan

Edukasi Bahaya Kehamilan Ektopik, GHC Sosialisasi ke Mahasiswa hingga Pelajar

akurasi 2019
Last updated: Oktober 5, 2019 5:36 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Para pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam GHC Kaltim mengadakan seminar tentang bahaya kehamilan di luar kandungan, Sabtu (5/10/19). (Muhammad Aris/Akurasi.id)
SHARE
Para pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam GHC Kaltim mengadakan seminar tentang bahaya kehamilan di luar kandungan, Sabtu (5/10/19). (Muhammad Aris/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Tidak banyak lembaga yang benar-benar memiliki konsentrasi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kesadaran perlindungan kesehatan sejak dini sebagaimana yang dilakukan Global Healt Center (GHC) Kaltim.

Lembaga yang berdiri sejak 2015 lalu itu bisa dikatakan lahir sebagai wadah mengedukasi kesehatan masyarakat. Misalnya saja, Sabtu (5/10/19), GHC secara khusus menggelar kegiatan seminar tentang updet penanganan kegawatdaruratan serta manajemen nutrisi pada pasien dengan kehamilan ektopik terganggu.

Bertempat di gedung Korpri Kaltim, Jalan Bhayangkara, Samarinda, pengurus GHC mengundang ratusan mahasiswa, pelajar, dan masyarakat untuk mengikuti acara seminar dan diskusi kesehatan tentang bahaya kehamilan ektopik terganggu (kehamilan di luar janin).

Mahasiswa dan pelajar pada acara itu sengaja diberikan ruang oleh GHC Kaltim, tujuannya tidak lain untuk membantu memasifkan sosialisasi bahaya hubungan seks bebas bagi seseorang atau pasangan suami istri yang dapat berisiko terhadap kehamilan di luar kandungan.

Ketua Panitia Seminar Kesehatan GHC Kaltim Nikma Ibrahim menyampaikan, saat ini tidak banyak masyarakat yang tahu betapa berbahayanya kehamilan di luar janin bagi seorang ibu hamil. Atas alasan itu, GHC mencoba menginisiasi adanya kegiatan sosialisasi terkait itu.

“Acara ini adalah seminar umum untuk menyosialisasikan bahaya kehamilan di luar kandungan. Begitu juga dengan pentingnya nutrisi dan gizi yang baik bagi ibu hamil,” tutur dia.

Walau tidak memiliki angka statistik yang secara, Nikma mengaku, kasus kehamilan di luar kandungan di Kaltim terbilang cukup banyak. Jika tidak diberikan penanganan secara baik dan tepat, maka kehamilan di luar kandungan dapat menyebabkan risiko kematian bagi seorang perempuan.

“Di Kaltim sudah banyak ditemukan kasus ini. Karena risiko kehamilan di luar kandungan ini cukup tinggi, makanya kami berinisiasi menggelar seminar yang membahas tentang itu. Mereka yang terlibat pada acara ini, bukan hanya mahasiswa dan pelajar, tetapi juga masyarakat umum,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Direktur GHC Kaltim Said Ridwan Assegaf menyebutkan, lembaga tempat dia bernaung memang didirikan untuk menjadi wadah pelatihan dan peningkatan mutu kesehatan. Selain seminar, kegiatan penyuluhan kepada masyarakat juga sering dilakukan.

“Memang mayoritas teman-teman di GHC  ini adalah tenaga kesehatan. Tetapi ada juga dari latar belakang ilmu hukum dan agrobisnis. Tidak hanya mahasiswa yang tergabung di GHC, tetapi ada juga dari pelajar dan masyarakat umum,” kata mahasiswa Poltekkes ini.

Ke depan, GHC berencana untuk lebih fokus melakukan kegiatan penyuluhan di masyarakat. Misalnya untuk menyosialisasikan bahaya kehamilan di luar rahim, pentingnya gizi dan nutri yang baik bagi ibu hamil, atau kegiatan lainnya tentang kesehatan.

“Saat ini, kegiatan seminar memang masih kami fokuskan untuk menambah wawasan pelajar atau mahasiswa kesehatan. Lewat mereka, kami berharap bisa menjadi jembatan untuk menyosialisasikan ke masyarakat,” tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Aris
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:bahaya kehamilanGHCkesehatan ibu dan bayiSeminarSeminar Kesehatan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Corak

Kisah Masniar Donggo, Pengrajin Batik yang Menyulam Artefak Telapak Tangan Karst Sebagai Motiv Batik Khas Kutim

By
akurasi 2019
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Dimulai 10 Februari 2025, Ini Daftar Penyakit yang Bisa Diperiksa
KesehatanTrending

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Dimulai 10 Februari 2025, Ini Daftar Penyakit yang Bisa Diperiksa

By
Wili Wili
Launching Program Betah, Jadwalkan ASN Tiap OPD Belanja di 3 Pasar Bontang
Corak

Launching Program Betah, Jadwalkan ASN Tiap OPD Belanja di 3 Pasar Bontang

By
Devi Nila Sari
buka puasa senin kamis
CorakTrending

Menilik Berbuka Puasa Senin–Kamis di Masjid Baiturrahman, Siapapun Boleh Datang!

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?