By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Neni Mulai Bergerilia Cari Partai Koalisi, Sofyan Ingin Pertahankan Duet dengan Basri Rase
Kabar PolitikNews

Neni Mulai Bergerilia Cari Partai Koalisi, Sofyan Ingin Pertahankan Duet dengan Basri Rase

akurasi 2019
Last updated: Oktober 1, 2019 11:14 am
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Tim pemenangan Neni mengambil formulir pendaftaran calon wali kota Bontang di DPD Nasdem Bontang. (Ayu Salsabila/Akurasi.id)
SHARE
Tim pemenangan Neni mengambil formulir pendaftaran calon wali kota Bontang di DPD Nasdem Bontang. (Ayu Salsabila/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Kontestasi perebutan kursi orang nomor satu di Kota Bontang perlahan memperlihat bentuknya. Satu per satu calon kandidat telah bermunculan. Nama seperti Adi Dharma hingga petahana Basri Rase telah muncul lebih awal.

Tidak mau ketinggal, Neni Moerniaeni juga untuk menampilkan diri ke gelanggang politik. Senin (30/9/19) lalu, tim pemenangan Neni di Pilkada 2020 diketahui telah mengambil formulir pendaftaran di Sekretariat DPD Partai Nasdem Bontang.

Ketua Bapilu DPD Nasdem Bontang, Bilher Hutahaean mengatakan, pendaftaran calon kepala daerah dibuka untuk siapa saja. “Walaupun dari kader harus tetap mendaftar, kami terbuka juga untuk umum,” jelas Bilher.

Sejak dibuka 23 September lalu, Bilher menyebut sudah mendapatkan informasi jika Neni yang akan mengambil formulir pada Senin (30/9/19). Penggembalian rencananya akan dilakukan pada 3 Oktober 2019. “Harapan kami beliau (Neni) yang mengembalikan,” ucapnya.

Elektabilitas dari setiap calon akan menjadi penilaian utama Partai NasDem. Nantinya, setiap pendaftar perlu melampirkan hasil survei secara independen. “Dari kader partai belum ada, kami terus mendorongnya. Tapi tergantung elektabilitas,” imbuhnya.

Andi Sofyan Hasdam yang mewakili Neni mengambil formulir di DPD Partai NasDem Bontang, yakni kalau partai besutan Surya Palloh itu dapat menjadi bagian dari partai koalisi yang akan mengusung Neni pada Pilwali Bontang 2020.

“Saya yakin bahwa Partai NasDem akan lebih objektif memilih, karena saya berada di dalamnya,”ungkap pria yang juga kader Partai NasDem ini.

Masih Berharap Duet Neni-Basri Berlanjut di 2020

Andi Sofyan Hasdam masih berharap Neni dapat melanjutkan berduetnya dengan Basri Rase pada Pilwali Bontang 2020. (Ayu Salsabila/Akurasi.id)

Bicara soal siapa yang akan mendampingi Neni pada Pilwali Bontang mendatang, Andi Sofyan Hasdam masih berharap bisa melanjutkannya dengan Basri Rase. Walau begitu, hingga saat ini, Neni sendiri belum ada membicarakan secara khusus soal itu.

“Dari awal kami masih berharap ibu dengan Pak Basri. Tapi saat kami pelajari dengan adanya kata 99 persen tidak akan kembali berpasangan dengan ibu, kami rasa akan sulit,” tutur Sofyan.

Mantan wali kota dua periode itu menyampaikan, saat ini pihaknya sedang melakukan survei calon pendamping Neni. Pihaknya ingin melihat siapa yang layak dan memiliki elektabilitas yang bagus sebagai pendamping Neni.

“Yang jelas saya yakin kalau untuk wakil, Pak Basri masih tinggi,” cakapnya.

Sebelumnya, Ketua PKB Bontang Basri Rase mengumumkan, kalau partainya akan mengusung Adi Darma sebagai calon wali kota dan dia sebagai wakilnya. Sementara pihak Neni, masih mencari siapa yang dinilai cocok mendampingi pada Pilwali Bontang 2020.

Kata Sofyan, meski ada calon yang diincar, belum tentu calon tersebut mau bersanding dengan Neni. Adapun untuk parpol yang berpeluang diajak berkoalisi selain Partai NasDem, antara lain, Partai Gerindra dan PAN.

“Bagi kami tidak ada yang tidak mungkin (berpasangan dengan Basri). Karena ibu tidak pernah bilang tidak ingin berpasangan dengan Basri. Yang ada di sana yang bilang (99 persen tak ingin berpasangan lagi dengan Neni), itu hak dia,” tandasnya. (*)

Penulis: Ayu Salsabila
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:NasdemNeni MoerniaeniPilkada 2020PilwaliPilwali Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Viral Lapas Cibinong Ada Fasilitas Mewah Bak Hotel, Ini Daftar Penghuninya

Akurasi.id, Jakarta – Jagat maya kembali dihebohkan temuan Ombudsman RI di Lembaga…

Akhiri Puasa 28 Tahun! Indonesia Akhirnya Raih Emas di Asian Games 2026

Akurasi.id, Jakarta - Penantian 28 tahun akhirnya berakhir. Indonesia resmi pecah telur…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kenaikan Harga BBM Februari 2025: Pertamina, Shell, BP AKR, dan Vivo Sesuaikan Tarif
PeristiwaTrending

Kenaikan Harga BBM Februari 2025: Pertamina, Shell, BP AKR, dan Vivo Sesuaikan Tarif

By
Wili Wili
Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Ditiadakan, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Nataru
PeristiwaTrending

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Ditiadakan, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Nataru

By
Wili Wili
Harga Emas Antam Turun Rp40.000 Hari Ini, Buyback Ikut Melemah
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Turun Rp40.000 Hari Ini, Buyback Ikut Melemah

By
Wili Wili
Minibus Tertabrak Kereta di Padang, 2 Siswa SMA Tewas Termasuk Anak Kapolres Solok
PeristiwaTrending

Minibus Tertabrak Kereta di Padang, 2 Siswa SMA Tewas Termasuk Anak Kapolres Solok

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?