By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Pariwara > Rawat Kebudayaan Tradisional dan Doa Bersama, Cara SMP YPVDP Peringati Hari Emisi Dunia
Pariwara

Rawat Kebudayaan Tradisional dan Doa Bersama, Cara SMP YPVDP Peringati Hari Emisi Dunia

akurasi 2019
Last updated: September 21, 2019 9:38 am
By
akurasi 2019
Share
5 Min Read
Ratusan siswa dan guru SMP YPVDP Bontang melaksanakan salat istisqa untuk mengharapkan agar hujan turun, sehingga karhutla di berbagai daerah bisa padam. (Hermawan/Akurasi.id)
SHARE
Ratusan siswa dan guru SMP YPVDP Bontang melaksanakan salat istisqa untuk mengharapkan agar hujan turun, sehingga karhutla di berbagai daerah bisa padam. (Hermawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Musim kemarau berkepanjangan berimplikasi besar terhadap rusaknya pepohonan dan hutan di berbagai daerah di Indonesia. Suhu udara yang terus naik juga memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seperti di Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Selatan (Kalsel), maupun di Sumatera.

Kondisi serupa juga mulai bermunculan di sejumlah daerah di Kaltim. Misalnya di Kabupaten Berau, Kutai Timur (Kutim), dan Paser. Kemunculan titik api itu juga mulai diwaspadai guru dan pelajar di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Yayasan Pendidikan Vidya Dahana Patra (YPVDP) Bontang.

Pada Jumat (20/9/19), sekolah terpadu yang telah berdiri sejak 18 Januari 1978 silam itu, secara khusus melaksanakan kegiatan salat istisqa (minta hujan) di halaman sekolah mereka. Selepas salat, para guru dan murid melakukan doa bersama memohon agar hujan segera turun.

Kepala SMP YPVDP Bontang Siswanta mengatakan, kegiatan salat istisqa dan doa bersama memang sengaja dilakukan pihaknya dengan harapan kemarau panjang dan bahkan cenderung ekstrim yang melanda sejumlah daerah di Nusantara, diharapkan dapat segera berlalu.

Pada kesempatan itu, tidak hanya pelajar dan guru yang menganut agama Islam yang memanjatkan doa agar hujan segera turun. Umat agama lain yang bernaung di SMP YPVDP Bontang juga melayangkan doa dengan cara masing-masing, di antaranya dari umat agama Kristen dan Katolik.

“Harapanya, lewat salat istisqa dan doa bersama, hujan dapat segera turun. Sehingga titik api dan kebakaran yang terjadi di sejumlah daerah, termasuk di Kaltim dapat segera hilang. Udara yang kita hirup juga menjadi segar dan sehat,” tuturnya.

Siswa dan Guru Serempak “Puasa” Gawai

Para siswa SMP YPVDP Bontang tampak asik mengikuti permainan tradisional batu lelek pada peringatan hari emisi dunia, Jumat (20/9/19). (Hermawan/Akurasi.id)

Jumat, 20 September 2019, SMP YPVDP Bontang juga ikut memperingati hari emisi dunia. Sebagai lembaga pendidikan yang juga mengusung konsep kelestarian alam dan lingkungan, SMP YPVDP Bontang tidak ingin meluputkan perhatiannya pada acara tersebut.

Sekolah yang terletak di lingkungan PT Badak LNG itu, memiliki cara tersendiri untuk mengajak para muridnya memperingati hari emisi dunia atau zero emissions day. Mulai dari guru hingga siswa serempat untuk berpuasa gadget atau gawai pada hari itu.

Sebagai gantinya, SMP YPVDP menggelar berbagai permainan tradisional. Kegiatan itu tidak hanya melibatkan para siswa semata, tetapi juga para guru yang bernaung di tempat tersebut. Acara ini sendiri mendapatkan sambutan meriah, sebagaimana tergambar dari tawa dan senyum semringah yang menyungging dari wajah mereka.

“Peringatan hari emisi dunia merupakan salah satu program yang kami laksanakan untuk mendukung sekolah adiwiyata,” kata Siswanta kepada Akurasi.id.

Siswanta menyadari betul, perkembangan teknologi dan informatika saat ini, sedikit banyaknya telah menyumbang polusi dan emisi yang berdampak pada terganggunya ekosistem alam, lingkungan, termasuk musim pancaroba yang kerap terjadi setiap tahunnya.

Melalui berbagai permainan tradisional, SMP YPVDP ingin mengajak setiap anak didik menghindari ketergantungan terhadap gawai, yang kian hari semakin canggih. Di sisi lain, lewat permainan tradisional, setiap siswa diajak membudayakan berbagai permainan di masa tempo dulu.

Selain itu, lewat berbagai permainan tradisional, diharapkan dapat membangun nilai-nilai kebersamaan dan kerja sama di antara sesama siswa maupun dengan para guru. “Hari ini (20/9/19) bebas gadget. Permainanya seperti gerobak sodor, coklak, dan main tali mengingatkan masa dulu. Ini sangat mendidik dalam hal kebersamaan,” tuturnya.

Jadi Kegiatan Rutin Setiap Tahun

Berbagai permainan tradisional ini diharapkan dapat menjadi kegiatan tahunan untuk melestarikan kebudayaan Nusantara. (Hermawan/Akurasi.id)

Membudayakan berbagai permainan tradisional dinilai cukup bagus oleh Siswanta. Selain karena memang untuk melestarikan kebudayaan Nusantara, kehadiran permainan tradisional di sekolah akan memperkenalkan anak dengan sejarah yang dimiliki Indonesia.

Siswanta pun berkeinginan, kegiatan bernuansa kebudayaan dan nilai-nilai tradisional dapat menjadi kegiatanan tahunan bagi SMP YPVDP Bontang ke depan. Dia merasa yakin, jika berbagai permainan tradisional dapat menyenangkan para siswa dan guru.

“Program ini kita harapkan akan terus berkelanjutan. Tahun ini sekolah kami juga menggalakan sekolah ramah anak,” katanya.

Sementara itu, Davina Aurelya, salah seorang siswi SMP YPVDP, mengaku cukup senang dengan kegiatan yang dilaksanakan sekolahnya. Menurut dia, permainan seperti gerobak sodor dan coklak sudah jarang dilakukan. “Kami senang bisa merasakan permainan ini. Semoga permainan ini terus dilestarikan,” harapnya. (*)

Penulis: Hermawan
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:BudayaHari Emisi DuniaPermainan TradisionalSMP VidatraYayasan Vidatra
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

PT KDM Peduli Lansia, Serahkan Paket Sembako Sehat di Kelurahan Guntung
Pariwara

PT KDM Peduli Lansia, Serahkan Paket Sembako Sehat di Kelurahan Guntung

By
akurasi 2019
Iduladha 1443 H, BPUI-PKT Salurkan 100 Sapi dan 29 Kambing Kurban
Pariwara

Iduladha 1443 H, BPUI-PKT Salurkan 100 Sapi dan 29 Kambing Kurban

By
Devi Nila Sari
Dukung Pencapaian Net Zero Emission, Badak LNG Gelar 12 Tahun Borneo LNG Conference & Games
Pariwara

Dukung Pencapaian Net Zero Emission, Badak LNG Gelar 12 Tahun Borneo LNG Conference & Games

By
Redaksi Akurasi.id
Pariwara

Cegah DBD Sedini Mungkin, Pupuk Kaltim Bagikan Sembilan Alat Fogging di Empat Kelurahan

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?