By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Sistem Zonasi Membuat Siswa Baru Membeludak di Sekolah Negeri
News

Sistem Zonasi Membuat Siswa Baru Membeludak di Sekolah Negeri

akurasi 2019
Last updated: Agustus 7, 2019 12:47 am
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Sistem Zonasi Membuat Siswa Baru Membeludak di Sekolah Negeri
Ilustrasi. (Istimewa)
SHARE
Sistem Zonasi Membuat Siswa Baru Membeludak di Sekolah Negeri
Ilustrasi. (Istimewa)

Akurasi.id, Sangatta – Jadwal belajar mengajar di tahun ajaran 2019 sudah dimulai. Namun sejak diberlakukannya sistem zonasi, terdapat beragam masalah yang dihadapi sekolah.

Wilayah yang hanya memiliki satu sekolah menengah pertama (SMP) yang berstatus negeri harus menumpuk murid baru. Hal ini dialami SMP Negeri 1 Sangatta Utara dan SMP Negeri 1 Sangatta Selatan.

“Sistem zonasi yang ada menyebabkan pihak sekolah terpaksa memberlakukan jam belajar mulai siang hingga sore hari,” terang Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kutai Timur (Kutim), Roma Malau, Selasa (6/8/19).

Kata dia, cara ini terpaksa diambil pihak sekolah karena kelas tak mampu menampung siswa yang tidak terakomodir di pagi hari. Pembukaan kelas pagi dan siang pun diizinkan Disdik Kutim. Tujuannya agar seluruh siswa kelas 7 yang diterima di dua SMP tersebut dapat mengikuti proses belajar.

“Ini terjadi dikarenakan di Sangatta Utara, khususnya yang masuk dalam zonasi Jalan AW Syahrani, hanya memiliki satu SMP negeri,” ungkapnya.

Seiring dengan itu, kata Roma, SMP negeri di zonasi AW Syahrani membutuhkan ruangan dan gedung baru. Begitu pula dari segi penambahan sekolah negeri. Sudah selayaknya di wilayah itu memiliki SMP baru yang berstatus negeri.

Dia berasalan, penambahan SMP negeri di wilayah tersebut dibutuhkan karena bertambahannya jumlah penduduk dan SD negeri di Sangatta Selatan serta Sangatta Utara.

Meski begitu, Roma menyadari pembangunan sekolah negeri tak semudah membalikkan telapak tangan. Selain harus memenuhi prosedur teknis, pemerintah juga mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah.

Solusinya, sebelum rencana pembangunan SMP negeri yang baru di zonasi tersebut direalisasikan pemerintah, pihaknya akan mengupayakan penambahan ruangan untuk kelas.

“[Agar] putra dan putri Kutim bisa ditampung untuk bersekolah dan belajar,” tandasnya. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Ufqil Mubin

TAGGED:Kelebihan Kuota SiswaPolemik Sistem ZonasiSekolah Negeri
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pengakuan Tersangka Kasus Sengketa Lahan Berdarah di Palaran, dari Sakit Hati hingga Rencana Pembunuhan -
News

Pengakuan Tersangka Kasus Sengketa Lahan Berdarah di Palaran, dari Sakit Hati hingga Rencana Pembunuhan –

By
Devi Nila Sari
KAI Commuter Pastikan Operasional Normal, KAI Terapkan BLB di Stasiun Jatinegara
PeristiwaTrending

KAI Commuter Pastikan Operasional Normal, KAI Terapkan BLB di Stasiun Jatinegara

By
Wili Wili
Harga Emas Antam Naik Rp 13.000 per Gram, Berikut Daftar Lengkap Rabu 10 Desember 2025
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Naik Rp 13.000 per Gram, Berikut Daftar Lengkap Rabu 10 Desember 2025

By
Wili Wili
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Bagikan Kendaraan Dinas, Ini Daftar Mobil dan Motor yang Dialokasikan
HeadlinePeristiwa

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Bagikan Kendaraan Dinas, Ini Daftar Mobil dan Motor yang Dialokasikan

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?