By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Ratusan Kader PKS Mengundurkan Diri
Kabar Politik

Ratusan Kader PKS Mengundurkan Diri

akurasi 2019
Last updated: Juli 18, 2019 11:30 am
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Ratusan Kader PKS Mengundurkan Diri
Sejumlah kader PKS Samarinda melepas jaket dan mengembalikan kartu keanggotaan. (Maikel for Akurasi.id)
SHARE
Ratusan Kader PKS Mengundurkan Diri
Sejumlah kader PKS Samarinda melepas jaket dan mengembalikan kartu keanggotaan. (Maikel for Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Sejumlah kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang tergabung dalam Forum Kader PKS Pendukung Sarwono sebagai Calon Wakil Walikota Samarinda mengundurkan diri dari partai berlatar dakwah tersebut.

Pengunduran diri secara serentak ini bermula dari “penjegalan” Sarwono sebagai calon wakil walikota. Sebelumnya, anggota dewan di Kota Tepian tersebut santer disebut mewakili PKS untuk memperebutkan kursi orang nomor dua di ibu kota provinsi itu.

Ikhwanul Toat, juru bicara forum ini, mengaku, sebanyak 200 orang kader PKS mengundurkan diri. Dia dan teman-temannya secara simbolik melepas jaket dan menyerahkan kartu keanggotaan PKS.

“Dengan ini kami secara resmi mengundurkan diri dari kader PKS Kota Samarinda,” tegasnya, Rabu (17/7/19). Dia menyebut telah berjuang selama belasan tahun bersama partai yang didirikan di era Reformasi itu.

Toat menyayangkan kebijakan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Samarinda yang merekomendasikan Arif Kurniawan. Toat beralasan, usulan itu cacat etika dan tak sesuai mekanisme partai.

Kata dia, Sarwono tidak pernah diajak urun rembuk untuk membicarakan pengusulan calon wakil walikota tersebut. Tak ada pula alasan yang tertuang secara resmi di balik penolakan pencalonan Sarwono. Padahal kans terbesar memenangkan kursi wakil walikota ada di tangannya.

Penjegalan mantan sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Kaltim itu dinilai sebagai tindakan gegabah. Karenanya, pihaknya menolak pencalonan Arif. “Kami menolak SK dari DPD PKS Samarinda yang mengganti bapak haji Sarwono dengan bapak Arif Kurniawan sebagai calon wakil walikota Samarinda,” imbuhnya.

Calon anggota legislatif (caleg) Samarinda ini melihat, cara yang diambil pengurus DPD PKS sangat berbeda dengan spirit partai. Selama 15 tahun menjadi pengurus PKS di tingkat ranting, baru kali ini dia melihat pengurus PKS mengambil kebijakan yang tak sesuai spirit partai.

Ahmad Eka Bayu, salah satu juru bicara forum tersebut, menuntut unsur pimpinan DPD PKS Samarinda meminta maaf kepada Sarwono. Menurutnya, sikap dan kebijakan partai tersebut tidak etis dalam dunia politik.

“Seharusnya PKS menampilkan cara yang etis dalam politik. Agar bisa menjadi contoh bagi masyarakat Samarinda,” ucapnya.

Pengunduran diri ratusan kader PKS, kata Bayu, tak berkaitan dengan keaktifannya di Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi). Dia beralasan, Garbi masih tergolong organisasi masyarakat. Meski pihaknya bergabung di organisasi tersebut, pengurus PKS tak dibenarkan menjadikannya sebagai alasan untuk menjegal Sarwono.

Bayu mengaku, fenomena penggantian dan penjegalan tidak hanya dialami Sarwono. Banyak pula kader-kader dan pengurus yang disingkirkan secara perlahan dari struktur partai.

“Mereka mengeluarkan tetapi tidak memecat juga. Kami sebenarnya ingin memperbaikinya. Kami tidak ingin keluar dari PKS. Kami melihat kondisinya seperti ini. Banyak yang berubah dari PKS,” sesalnya.

Seperti diketahui, PKS mengusulkan Arif sebagai calon wakil walikota Samarinda. Saat ini dia menjabat sebagai sekretaris DPW PKS Kaltim.  Ia akan bersaing dengan calon yang diusung Partai Demokrat, Barkati.

Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang, telah mengusulkan keduanya untuk dipilih di DPRD Samarinda. Rekomendasi itu disampaikan pada 10 Juli 2019 lewat surat bernomor 181/264/020. (*)

Penulis/Editor: Ufqil Mubin

TAGGED:DPD PKS SamarindaKader PKSMengundurkan Diri
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

BW Minta Peserta MTQ Patuhi SOP Gugus Tugas Covid-19 Bontang
Kabar Politik

BW Minta Peserta MTQ Patuhi SOP Gugus Tugas Covid-19 Bontang

By
Devi Nila Sari
DPRD Bontang: Program Kotaku Tak Maksimal Jika Hanya Andalkan APBD
Kabar Politik

DPRD Bontang: Program Kotaku Tak Maksimal Jika Hanya Andalkan APBD

By
Devi Nila Sari
Terkait Wacana Pemekaran Wilayah Kecamatan dan Kelurahan, Andi Faizal: Masih Lama
Kabar Politik

Terkait Wacana Pemekaran Wilayah Kecamatan dan Kelurahan, Andi Faizal: Masih Lama

By
Devi Nila Sari
Jalan NPK Pelangi dan Ir Suratman Diresmikan, Andi Faiz Senang Pupuk Kaltim Ikut Bangun Bontang
Kabar Politik

Jalan NPK Pelangi dan Ir Suratman Diresmikan, Andi Faiz Senang Pupuk Kaltim Ikut Bangun Bontang

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?