By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Kualitas Udara Memburuk, Malaysia dan Brunei Bawa Kasus Kabut Asap ke ASEAN
Headline

Kualitas Udara Memburuk, Malaysia dan Brunei Bawa Kasus Kabut Asap ke ASEAN

Devi Nila Sari
Last updated: Agustus 24, 2026 1:40 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Kualitas Udara Memburuk, Malaysia dan Brunei Bawa Kasus Kabut Asap ke ASEAN
Tampak kondisi kabut asap di Malaysia dampak karhutla di Kalimantan. (Reuters/Hasnoor Hussain)
SHARE

Akurasi.id, Jakarta – Kabut asap lintas batas kembali menjadi sorotan utama di kawasan Asia Tenggara. Malaysia dan Brunei Darussalam resmi membawa masalah kabut asap ke meja ASEAN, menyusul meningkatnya titik api dan kualitas udara buruk di sejumlah wilayah Kalimantan.

Contents
  • Isi Tuntutan Malaysia dan Brunei di ASEAN
  • Respons Indonesia

Langkah diplomatik ini diambil setelah indeks kualitas udara di beberapa kota Malaysia dan Brunei turun ke level tidak sehat selama beberapa pekan terakhir.

Badan Meteorologi Malaysia dan Brunei mencatat lonjakan partikel PM2.5 atau partikel udara halus sejak pertengahan Agustus 2026. Arah angin membawa asap dari kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatera ke arah Semenanjung Malaysia, Sabah, Sarawak, dan Brunei. Sementara Brunei melaporkan jarak pandang di Bandar Seri Begawan sempat turun di bawah 5 km.

Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim mengatakan, Menteri Luar Negeri dan kementerian terkait telah diminta menindaklanjuti kesepakatan tersebut dengan Sekretariat ASEAN.

“Kami sepakat menggunakan mekanisme ASEAN sebagai pilihan terbaik. Kami telah meminta Menteri Luar Negeri Datuk Seri Mohamad Hasan untuk menangani masalah ini. Surat juga sudah kami sampaikan kepada Sekretariat ASEAN,” kata Anwar dalam konferensi pers penutupan rangkaian kunjungan kerja selama dua hari ke Brunei, sebagaimana melansir The Star, Minggu (23/8/2026).

Melalui kerja sama ini ini, Malaysia dan Brunei berupaya memperkuat koordinasi dalam menghadapi bencana asap. Hal ini juga diharapkan dapat mendukung upaya penanganan persoalan yang berdampak kepada masyarakat.

Isi Tuntutan Malaysia dan Brunei di ASEAN

Dalam forum Pejabat Senior ASEAN, Malaysia dan Brunei konsisten mendorong 3 poin utama terkait penanganan kabut asap lintas batas, yaitu:

1. Percepatan Implementasi AATHP

Mendesak seluruh negara anggota ASEAN mempercepat ratifikasi dan implementasi ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution (AATHP) secara penuh, termasuk mekanisme pemantauan dan sanksi.

2. Transparansi Data Titik Api

Meminta negara sumber asap membuka akses data satelit, titik panas, dan laporan penegakan hukum secara real-time melalui ASEAN Specialised Meteorological Centre.

3. Bantuan Teknis dan Penegakan Hukum

Mengusulkan pembentukan tim respon cepat ASEAN untuk membantu pemadaman di lapangan dan penguatan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.

Respons Indonesia

Indonesia sebagai negara yang wilayahnya paling banyak terdampak karhutla menyatakan komitmen untuk menangani persoalan ini. Kepala BNPB dan KLHK RI menegaskan sudah mengerahkan 2.500 personel, helikopter water bombing, dan modifikasi cuaca di Kalimantan dan Sumatera.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, sudah ada jalinan komunisasi bersama negara-negara sahabat dalam upaya penanganan situasi ini. Ia menyebut, Menteri Luar Negeri Sugiono turut berkomunikasi untuk menangani dampak asap secepatnya.

“Kami melakukan komunikasi informal melalui kemenlu, mebahas dampak kebakaran ini. Oleh karena itu, kami berusaha secepatnya mengatasi masalah karhutla ini,” tutur Prasetyo saat ditemui di JCC Senayan, sebagaimana melansir Kompas.com, Minggu (23/8/2026). (*)

Penulis: Pewarta
Editor: Devi Nila Sari

Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Sejarah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: dari Tradisi hingga Hari Besar Umat Islam

Akurasi.id - Setiap bulan Rabiul Awal, umat Islam di seluruh dunia memperingati…

Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan untuk Cek Penanganan Karhutla

Akurasi.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan pada Sabtu (22/08/2026)…

Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Ketua DPD Golkar Kaltim Rudi Mas'ud saat diwawancarai awak media. (Istimewa)
HeadlineKabar Politik

Dukung Airlangga Hartarto Capres 2024, Golkar Kaltim Segera Bentuk Tim Pemenangan

By
Devi Nila Sari
Ferdy Sambo Ajukan Banding Usai Dipecat Secara Tidak Hormat Dari Polri
HeadlineHukum & KriminalNews

Ferdy Sambo Ajukan Banding Usai Dipecat Secara Tidak Hormat Dari Polri

By
Devi Nila Sari
Terus Diprovokasi, Mike Tyson Hajar Penumpang Mabuk di Pesawat
HeadlineTrending

Terus Diprovokasi, Mike Tyson Hajar Penumpang Mabuk di Pesawat

By
akurasi 2019
Rencana Tukar Uang Palsu dengan Uang BI yang Dimusnahkan Terbongkar, Purnawirawan TNI Terlibat
HeadlineHukum & Kriminal

Rencana Tukar Uang Palsu dengan Uang BI yang Dimusnahkan Terbongkar, Purnawirawan TNI Terlibat

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?