By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Selebritis > Konten Giveaway Disebut Settingan, Ini Pengakuan dan Klarifikasi Willie Salim
SelebritisTrending

Konten Giveaway Disebut Settingan, Ini Pengakuan dan Klarifikasi Willie Salim

Wili Wili
Last updated: Januari 25, 2026 2:29 pm
By
Wili Wili
Share
4 Min Read
Konten Giveaway Disebut Settingan, Ini Pengakuan dan Klarifikasi Willie Salim
Konten Giveaway Disebut Settingan, Ini Pengakuan dan Klarifikasi Willie Salim . Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id – Konten giveaway milik kreator konten Willie Salim tengah menjadi sorotan publik setelah seorang pria bernama Risky mengaku pernah terlibat langsung sebagai talent dalam salah satu video tersebut. Pengakuan Risky memunculkan dugaan bahwa konten giveaway yang ditampilkan tidak sepenuhnya berlangsung secara spontan, melainkan telah diatur sebelumnya.

Contents
  • Diaku Direkrut Jadi Talent, Bukan Kebetulan
  • Willie Salim Beri Klarifikasi: Konten Hiburan dengan Storytelling
  • Ingatkan Bahaya Doxxing dan Ancaman Nyata
  • Nama Willie Salim Kembali Disorot

Risky menyampaikan pengakuan tersebut dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Denny Sumargo. Dalam pernyataannya, ia menyebut adanya kesepakatan awal sebelum proses pengambilan gambar dilakukan.

“Menurut saya settingan, karena awalnya kita perjanjian dulu sama dia. Perjanjiannya saya sama pihak orang yang kerja di Willie,” ujar Risky.

Diaku Direkrut Jadi Talent, Bukan Kebetulan

Risky mengungkapkan bahwa dirinya dihubungi oleh asisten Willie Salim dan ditawari untuk terlibat dalam pembuatan konten. Dalam video tersebut, ia diminta berperan sebagai pengemudi ojek online yang sedang menunggu pesanan, lalu dipertemukan dengan Willie Salim seolah-olah terjadi secara kebetulan.

“Awalnya bilang, ‘Mas cariin saya pisang sama pohonnya kalau bisa saya kasih dua juta,’” tutur Risky.

Ia kemudian mencari pohon pisang di sekitar lokasi dengan bantuan tim produksi. Bahkan, menurut pengakuannya, tim disebut telah lebih dulu berkoordinasi dengan pemilik kebun untuk keperluan pengambilan properti konten.

“Caranya duduk di motor diam, Kak Willie nyamperin. Seolah lu lagi narik disamperin sama Willie. Seolah-olah ketemu mendadak,” jelasnya.

Dalam alur video, Risky terlihat membawa pohon pisang ke rumah Willie Salim dan menerima uang sebesar Rp2 juta di depan kamera. Namun, ia mengklaim uang tersebut harus dikembalikan setelah proses pengambilan gambar selesai.

“Dikasih ke saya duitnya, saya terima. Pas salaman saya disuruh bilang jangan lupa follow IG Willie Salim,” ungkap Risky.

Willie Salim Beri Klarifikasi: Konten Hiburan dengan Storytelling

Menanggapi isu tersebut, Willie Salim akhirnya memberikan klarifikasi melalui unggahan Instagram Story pada Minggu (25/1/2026). Ia menegaskan tidak memiliki niat untuk menipu atau merugikan siapa pun melalui konten yang dibuatnya.

“Aku jarang menanggapi isu, tapi karena ini sudah jadi konsumsi publik, aku merasa perlu meluruskan beberapa hal dengan kepala dingin,” tulis Willie.

Willie menjelaskan bahwa dalam dunia konten digital dikenal konsep storytelling, dramatization, dan reenactment sebagai format hiburan.

“Itu adalah format hiburan untuk menyampaikan cerita, bukan niat untuk menipu atau merugikan siapa pun,” ujarnya.

Ia juga menegaskan tidak pernah berniat membohongi publik terkait hadiah yang diberikan kepada orang-orang dalam kontennya.

“Satu prinsip yang aku pegang: aku tidak pernah berniat membohongi soal hadiah atau merugikan orang,” tegasnya.

Menurut Willie, konten yang kini ramai dipersoalkan merupakan karya lama yang dibuat pada 2023 dan menjadi bagian dari proses pembelajarannya sebagai kreator konten.

Ingatkan Bahaya Doxxing dan Ancaman Nyata

Willie mengaku terbuka terhadap kritik, namun mengingatkan bahwa ada batas yang tidak seharusnya dilanggar oleh publik.

“Ketika kritik berubah menjadi doxxing, penyebaran data pribadi, atau tindakan nyata mendatangi rumah seseorang hingga membuat orang merasa terancam dan tidak aman, itu bukan lagi kritik, itu sudah membahayakan orang lain,” tulisnya.

Ia menambahkan bahwa fokusnya saat ini adalah terus berkarya dan menghadirkan konten yang menghibur sekaligus memberi dampak positif bagi masyarakat.

“Beberapa tahun terakhir fokus aku berkarya adalah menghibur sekaligus memberi dampak positif lewat konten sosial, bantuan, dan hal-hal yang bermanfaat. Aku memilih fokus berkarya dan melanjutkan hal-hal yang bermanfaat,” pungkas Willie.

Nama Willie Salim Kembali Disorot

Nama YouTuber Willie Salim belakangan kembali menjadi perbincangan warganet. Kreator konten berusia 23 tahun itu dikenal luas melalui konten berbagi dan giveaway kepada masyarakat. Namun, sejumlah video lamanya kini kembali dipersoalkan dan memicu perdebatan soal transparansi konten hiburan di media sosial.

Kasus ini sekaligus membuka diskusi publik mengenai batas antara hiburan, rekayasa konten, dan kejujuran terhadap audiens dalam industri kreator digital.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:berita seleb digitaldrama YouTube Indonesiagiveaway Willie Salimklarifikasi Willie Salimkonten kreator Indonesiakonten settingankontroversi YouTuberpengakuan talent Willie SalimViral Media SosialWillie Salim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pemerintah Bersiap Membangun IKN, Banyak PNS Ogah Pindah
HeadlineTrending

Pemerintah Bersiap Membangun IKN, Banyak PNS Ogah Pindah

By
akurasi 2019
Laporan Independen Ungkap 216.000 Korban Pelecehan Seksual Gereja di Prancis
HeadlineTrending

Laporan Independen Ungkap 216.000 Korban Pelecehan Seksual Gereja di Prancis

By
Devi Nila Sari
Pembongkaran Bangunan SKM Memanas, Sugeng: Persoalannya Warga Tidak Mau Menerima Ganti Rugi
Trending

Pembongkaran Bangunan SKM Memanas, Sugeng: Persoalannya Warga Tidak Mau Menerima Ganti Rugi

By
akurasi 2019
Kasus Covid-19 Meningkat, Abdul Haris: Pemerintah Jangan Hanya Buat Aturan
RagamTrending

Kasus Covid-19 Meningkat, Abdul Haris: Pemerintah Jangan Hanya Buat Aturan

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?