
![]()
Akurasi.id – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencetak rekor baru pada perdagangan Selasa (13/1/2026). Berdasarkan pantauan di laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam naik Rp21.000 per gram dan menembus level Rp2.652.000 per gram.
Saat ini, harga emas Antam berada di posisi Rp2.652.000 per gram, melanjutkan tren kenaikan yang telah berlangsung sejak 10 Januari. Sebelumnya, harga emas masih berada di level Rp2.631.000 per gram sebelum akhirnya melonjak signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Selain harga jual, harga jual kembali (buyback) emas batangan Antam juga mengalami kenaikan menjadi Rp2.503.000 per gram. Harga buyback ini berlaku bagi konsumen yang ingin menjual kembali emas batangan mereka ke PT Antam Tbk.
Pajak Transaksi Emas Antam
Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, setiap transaksi pembelian maupun penjualan kembali (buyback) emas batangan Antam dikenakan pajak.
Untuk transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen bagi non-NPWP. Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback.
Sementara itu, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pembeli yang memiliki NPWP dan 0,9 persen bagi pembeli tanpa NPWP. Setiap transaksi pembelian emas akan disertai bukti potong PPh 22 sebagai dasar pelaporan pajak.
Daftar Harga Emas Antam Terbaru
Berikut daftar harga emas batangan Antam yang tercatat di laman Logam Mulia pada Selasa (13/1/2026) pukul 14.00 WIB:
Emas 0,5 gram: Rp1.376.000
Emas 1 gram: Rp2.652.000
Emas 2 gram: Rp5.244.000
Emas 3 gram: Rp7.841.000
Emas 5 gram: Rp13.035.000
Emas 10 gram: Rp26.015.000
Emas 25 gram: Rp64.912.000
Emas 50 gram: Rp129.745.000
Emas 100 gram: Rp259.412.000
Emas 250 gram: Rp648.265.000
Emas 500 gram: Rp1.296.320.000
Emas 1.000 gram (1 kg): Rp2.592.600.000
Emas batangan Antam tersedia dalam berbagai pilihan berat mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram), sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan investasi masyarakat.
Kenaikan harga emas ini kembali menegaskan posisi emas sebagai salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian. Investor pun terus mencermati pergerakan harga emas yang berpotensi masih berlanjut dalam waktu dekat.(*)
Penulis: Nicky
Editor: Willy









