By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Purbaya Yudhi Sadewa Sambut Baik Negosiasi Utang Whoosh Tanpa Keterlibatan Kemenkeu
HeadlinePeristiwa

Purbaya Yudhi Sadewa Sambut Baik Negosiasi Utang Whoosh Tanpa Keterlibatan Kemenkeu

Wili Wili
Last updated: Oktober 24, 2025 12:54 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Purbaya Yudhi Sadewa Sambut Baik Negosiasi Utang Whoosh Tanpa Keterlibatan Kemenkeu
Purbaya Yudhi Sadewa Sambut Baik Negosiasi Utang Whoosh Tanpa Keterlibatan Kemenkeu. Foto: ANTARA.
SHARE

Akurasi.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengacungkan jempol saat mendengar Danantara akan terbang ke China untuk negosiasi utang proyek kereta cepat atau Whoosh.

“Bagus, saya nggak ikut kan? Top!” ujar Purbaya saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (23/10/2025) malam.

Purbaya menekankan bahwa keterlibatannya dalam restrukturisasi utang proyek kereta cepat ini sebatas menyaksikan, jika memang pemerintah diajak hadir dalam pertemuan. “Paling menyaksikan, kalau mereka sudah putus (opsi negosiasi utang Whoosh) kan sudah bagus, top,” tegasnya.

Lebih lanjut, Purbaya berharap proses restrukturisasi utang dapat diselesaikan secara business to business (B2B) tanpa campur tangan pemerintah. Ia yakin Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mampu menyelesaikan kewajibannya. “Saya sebisa mungkin nggak ikut, biar saja mereka selesaikan business to business, jadi top,” tambahnya.

Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyebut pihaknya masih menyiapkan sejumlah opsi untuk melunasi utang. “Kami akan berangkat lagi ke China untuk menegosiasikan term pinjaman, jangka waktu, suku bunga, dan beberapa mata uang,” kata Dony usai bertemu Purbaya.

Dony memastikan fokus Danantara adalah menyelesaikan urusan korporasi, dan mengklaim EBITDA PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) positif. Hal ini menjadi modal penyelesaian negosiasi utang yang diharapkan rampung pada tahun ini. “Harus selesai dan kami pastikan selesai. Secara korporasi kan perusahaannya EBITDA-nya positif, tinggal masalah cicilannya mau di mana, itu saja,” ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir, karena Whoosh mampu memberikan manfaat bagi sektor transportasi, dengan kapasitas angkut hingga 30 ribu penumpang per hari. Dony menegaskan pihaknya akan menyajikan opsi terbaik untuk dipilih pemerintah.

Purbaya Yudhi Sadewa sendiri menyatakan senang tidak dilibatkan dalam restrukturisasi utang ini. Namun, ia menyambut baik kabar bahwa Tiongkok telah menyepakati opsi restrukturisasi hingga 60 tahun.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:BPI DanantaraDanantaraInfrastruktur IndonesiaKcickereta cepat jakarta bandungNegosiasi UtangPurbaya Yudhi SadewaRestrukturisasi UtangUtang ProyekWhoosh
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Fuel Surcharge Naik, Siap-siap Harga Tiket Pesawat Ikutan Naik

Akurasi.id - Calon penumpang siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Sejumlah maskapai penerbangan…

Rencana Beli BBM Subsidi Pakai STNK Dibatalkan Pertamina, Ini Alasannya

Akurasi.id - Rencana kewajiban menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK saat…

Naik Lagi! Ini Harga BBM Non Subsidi per September 2026

Akurasi.id - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi kembali mengalami penyesuaian.…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Banyak Desakan, Luhut Tolak Buka Big Data Terkait Penundaan Pemilu 2024
HeadlineTrending

Banyak Desakan, Luhut Tolak Buka Big Data Terkait Penundaan Pemilu 2024

By
akurasi 2019
Presiden Prabowo Subianto Pertimbangkan WFH Demi Hemat BBM Akibat Konflik Timur Tengah
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Subianto Pertimbangkan WFH Demi Hemat BBM Akibat Konflik Timur Tengah

By
Wili Wili
Uji Coba Rekayasa Lalin di Simpang Fatmawati Dimulai Hari Ini, Ini Rutenya
HeadlinePeristiwa

Uji Coba Rekayasa Lalin di Simpang Fatmawati Dimulai Hari Ini, Ini Rutenya

By
Wili Wili
WNA Pakistan di Bali Ditangkap Setelah 38 Kali Pesan Makanan dengan Bukti Transfer Palsu, Pemilik Restoran Rugi Rp 29,8 Juta
HeadlineHukum & Kriminal

WNA Pakistan di Bali Ditangkap Setelah 38 Kali Pesan Makanan dengan Bukti Transfer Palsu, Pemilik Restoran Rugi Rp 29,8 Juta

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?