By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Heboh Pungutan Rp500 Ribu di Tebet Eco Park, Gubernur DKI Pramono Anung: Taman Itu Bebas Biaya!
HeadlinePeristiwa

Heboh Pungutan Rp500 Ribu di Tebet Eco Park, Gubernur DKI Pramono Anung: Taman Itu Bebas Biaya!

Wili Wili
Last updated: Oktober 20, 2025 4:25 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Heboh Pungutan Rp500 Ribu di Tebet Eco Park, Gubernur DKI Pramono Anung: Taman Itu Bebas Biaya!
Heboh Pungutan Rp500 Ribu di Tebet Eco Park, Gubernur DKI Pramono Anung: Taman Itu Bebas Biaya!. Foto: Warta Kota.
SHARE

Akurasi.id – Viral di media sosial, sejumlah pengunjung dan fotografer mengeluhkan adanya pungutan biaya hingga Rp500 ribu oleh kelompok tertentu yang mengatasnamakan komunitas di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan. Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa Tebet Eco Park merupakan ruang publik bebas pungutan.

Keluhan itu bermula dari komentar salah satu akun di Instagram resmi @tebetecopark yang menyebut harus membayar Rp500 ribu untuk sesi foto. Selain itu, disebut pula adanya setoran 10 persen bagi pedagang yang ingin berjualan di kawasan taman.

“Tebet bayar 500 ribu, setor 10 persen dagang ke mereka nanti dikasih lapak,” tulis akun tersebut di kolom komentar.

Menanggapi hal itu, Pramono Anung langsung memastikan bahwa tidak boleh ada pihak mana pun yang menarik biaya di taman milik publik.

“Nggak, nggak, nggak. Itu Eco Park bebas. Jadi nggak ada, nanti kami tertibkan,” tegas Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/10/2025).

Pramono menekankan bahwa Tebet Eco Park adalah fasilitas publik yang diperuntukkan bagi seluruh warga untuk beraktivitas dengan bebas dan nyaman, bukan sebagai lahan mencari keuntungan.

“Pokoknya akan kita tertibkan. Nggak boleh ada pungutan-pungutan, wong itu taman publik,” ujarnya.

Sementara itu, Kasie Taman Kota DKI Jakarta Dimas Ario Nugroho juga membenarkan adanya laporan pungutan liar tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak pernah menerapkan biaya apa pun untuk kegiatan fotografi di kawasan taman.

“Kami dari pihak dinas tidak melarang aktivitas fotografi di dalam area taman, baik dari komunitas maupun perorangan. Tidak ada izin khusus yang kami keluarkan,” jelas Dimas.

Menurut Dimas, pihaknya telah memanggil dan mengklarifikasi komunitas fotografer yang diduga melakukan pungutan pada Jumat, 17 Oktober 2025, sebelum kasus ini ramai di media sosial. Dari hasil pemeriksaan, kelompok tersebut bukan bagian dari pengelola taman maupun Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut).

“Iya, mereka buat operasional sendiri seperti rompi, ID card, dan sebagainya. Inisiatif dari komunitas, tidak berafiliasi dengan Dinas, murni komunitas,” terang Dimas.

Pihak pengelola juga berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan dan melakukan sosialisasi agar masyarakat tahu bahwa Tebet Eco Park bebas pungutan liar (pungli).

“Kami akan sosialisasikan di media sosial dan lewat spanduk bahwa tidak ada pungli terkait kegiatan fotografi non-komersil di taman. Pengawasan juga akan ditingkatkan,” kata Dimas menambahkan.

Dengan penegasan dari Gubernur DKI Jakarta dan pihak pengelola, masyarakat kini diimbau agar tidak lagi membayar biaya apa pun untuk berfoto di Tebet Eco Park, serta segera melapor jika menemukan oknum yang melakukan pungutan serupa.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Dinas Pertamanan DKIDKI JakartafotograferPramono Anung.pungli Tebetpungutan liartaman kotataman publikTebet Eco ParkViral Media Sosial
Share This Article
Facebook Copy Link Print
2 Komentar 2 Komentar
  • 打开Binance账户 berkata:
    Agustus 12, 2026 pukul 2:46 am

    Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good. https://www.binance.com/register?ref=W49FLGDN

    Reply
  • Binance注册 berkata:
    April 19, 2026 pukul 6:11 pm

    Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Akhiri Puasa 28 Tahun! Indonesia Akhirnya Raih Emas di Asian Games 2026

Akurasi.id, Jakarta - Penantian 28 tahun akhirnya berakhir. Indonesia resmi pecah telur…

Demo 50.000 Buruh di Jakarta 24 September 2026: Hindari 5 Rute Ini, Cek Jalur Alternatif

Akurasi.id, Jakarta - Hari ini, Rabu (24/9/2026), Jakarta bakal macet total. Sekitar…

Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Peringkat 23, Bulu Tangkis Harapan Emas Pertama

Akurasi.id, Jakarta - Kabar terbaru dari kontingen Indonesia di Asian Games 2026…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Capres dan Cawapres: Manuver Partai Politik dalam Persiapan Pemilihan Presiden 2024
Headline

Capres dan Cawapres: Manuver Partai Politik dalam Persiapan Pemilihan Presiden 2024

By
akurasi 2019
BSU 2025 Tahap 1 Cair ke 2,45 Juta Pekerja, Tahap 2 Segera Menyusul
HeadlinePeristiwa

BSU 2025 Tahap 1 Cair ke 2,45 Juta Pekerja, Tahap 2 Segera Menyusul

By
Wili Wili
Jokowi Marah di Bali, Keluarkan Kata Bodoh sampai Larang Tepuk Tangan
HeadlineTrending

Jokowi Marah di Bali, Keluarkan Kata Bodoh sampai Larang Tepuk Tangan

By
akurasi 2019
Kaisar Akira Ayman, Putra Drummer Matta Band, Tewas Terseret Ombak di Pantai Kelingking
PeristiwaTrending

Kaisar Akira Ayman, Putra Drummer Matta Band, Tewas Terseret Ombak di Pantai Kelingking

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?