By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Fenomena Meteor di Langit Cirebon: Suara Dentuman Keras dan Bola Api Gegerkan Warga
PeristiwaTrending

Fenomena Meteor di Langit Cirebon: Suara Dentuman Keras dan Bola Api Gegerkan Warga

Wili Wili
Last updated: Oktober 7, 2025 1:52 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Fenomena Meteor di Langit Cirebon: Suara Dentuman Keras dan Bola Api Gegerkan Warga
Fenomena Meteor di Langit Cirebon: Suara Dentuman Keras dan Bola Api Gegerkan Warga. Foto: Detik.
SHARE

Akurasi.id – Suara dentuman keras dan kemunculan bola api di langit Cirebon, Jawa Barat, Minggu (5/10/2025) malam, membuat warga geger. Peneliti Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Profesor Thomas Djamaluddin, memastikan fenomena tersebut berasal dari meteor berukuran sekitar 3–5 meter yang melintas di wilayah Kuningan dan Cirebon.

Contents
  • Dentuman Keras dan Bola Api di Langit Cirebon
  • Meteor Berukuran 3–5 Meter Menyebabkan Gelombang Kejut

Dentuman Keras dan Bola Api di Langit Cirebon

Sekitar pukul 19.00 WIB, warga di Kecamatan Lemahabang, Cirebon Timur, dikejutkan suara dentuman keras yang terdengar hingga belasan kilometer. Sejumlah warga juga mengaku melihat bola api melintas di langit sebelum akhirnya menghilang di cakrawala.

Thomas Djamaluddin menjelaskan, berdasarkan data dari BMKG Cirebon, dentuman tersebut terdeteksi melalui getaran di Stasiun Astanajapura (ACJM) pada pukul 18:39:12 WIB dengan arah barat daya. Selain itu, rekaman CCTV dan kesaksian warga Tasikmalaya yang melihat objek bercahaya di langit turut memperkuat analisis bahwa sumber suara tersebut adalah meteor.

“Berdasarkan fakta-fakta tersebut, saya menyimpulkan fenomena dentuman di Cirebon dan sekitarnya adalah meteor cukup besar yang melintas dari arah barat daya di selatan Jawa ke wilayah Kuningan dan Kabupaten Cirebon sekitar pukul 18.35–18.39 WIB,” ujar Thomas dalam analisisnya di blog pribadi, Senin (6/10).

Meteor Berukuran 3–5 Meter Menyebabkan Gelombang Kejut

Fenomena meteor Cirebon ini diakui Thomas mirip dengan peristiwa meteor Bone di Sulawesi Selatan pada 2009, namun dengan skala lebih kecil. Jika meteor Bone saat itu memiliki ukuran sekitar 10 meter dan menimbulkan dentuman hingga jarak 10 km, maka meteor Cirebon diperkirakan berdiameter 3–5 meter saja.

“Meteor Cirebon ukurannya lebih kecil, namun cukup menimbulkan gelombang kejut,” jelas Thomas.
Ia menambahkan, dentuman keras yang terdengar kemungkinan besar terjadi karena meteor menghantam laut setelah melintas di atmosfer.

Menurut Thomas, fenomena seperti ini tergolong wajar dan tidak perlu dikhawatirkan. Sebagian besar meteor yang masuk atmosfer bumi akan terbakar habis sebelum mencapai permukaan, dan probabilitas jatuh di kawasan berpenghuni sangat kecil.

“Tidak ada yang bisa memprakirakan kapan meteor jatuh ke bumi, khususnya di permukiman. Probabilitasnya kecil karena wilayah berpenghuni jauh lebih sedikit dibandingkan wilayah tak berpenghuni seperti laut atau hutan,” ujarnya.

Fenomena meteor Cirebon menjadi pengingat betapa dinamisnya aktivitas luar angkasa yang dapat berinteraksi langsung dengan bumi. Meskipun menimbulkan kehebohan sesaat, peristiwa ini sekaligus memperkaya kajian ilmiah mengenai benda langit yang melintas di atmosfer Indonesia.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:bola api di langitBRINcirebon hari inidentuman keras cirebonFenomena Langitmeteor cirebonmeteor jatuhthomas djamaluddin
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar
  • skapa binance-konto berkata:
    Mei 16, 2026 pukul 3:33 am

    Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

positif ijtima ulama
Trending

Warga Jakarta yang Bekerja di Kutim Positif Corona, Kini Dirawat di RSUD AWS Samarinda

By
akurasi 2019
Banjir Rendam 12 RT dan 17 Ruas Jalan di Jakarta, Ketinggian Air Capai 50 Cm
PeristiwaTrending

Banjir Rendam 12 RT dan 17 Ruas Jalan di Jakarta, Ketinggian Air Capai 50 Cm

By
Wili Wili
Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Rabu 12 November 2025: Cek Daftar Lengkap di Pegadaian dan Logam Mulia
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Rabu 12 November 2025: Cek Daftar Lengkap di Pegadaian dan Logam Mulia

By
Wili Wili
Dokter PPDS Unpad Diduga Perkosa Keluarga Pasien di RSHS, Terancam 12 Tahun Penjara
Hukum & KriminalTrending

Dokter PPDS Unpad Diduga Perkosa Keluarga Pasien di RSHS, Terancam 12 Tahun Penjara

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?