By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Purbaya Yudhi Sadewa Guyur Rp200 Triliun untuk Dongkrak Likuiditas, Saham Bank Melonjak
HeadlineKabar Politik

Purbaya Yudhi Sadewa Guyur Rp200 Triliun untuk Dongkrak Likuiditas, Saham Bank Melonjak

Wili Wili
Last updated: September 11, 2025 4:22 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Purbaya Yudhi Sadewa Guyur Rp200 Triliun untuk Dongkrak Likuiditas, Saham Bank Melonjak
Purbaya Yudhi Sadewa Guyur Rp200 Triliun untuk Dongkrak Likuiditas, Saham Bank Melonjak. Foto: Detik.
SHARE

Akurasi.id – Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI, mengumumkan rencana penyuntikan likuiditas sebesar Rp200 triliun ke sistem perekonomian melalui sektor perbankan. Langkah ini bertujuan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional yang tengah melambat akibat lemahnya penyaluran kredit dan investasi.

Contents
  • Dampak Langsung di Pasar Saham
  • Pandangan Ekonom: Potensi dan Risiko
  • Perlambatan Kredit Jadi Tantangan

Dana tersebut berasal dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) dan Sisa Lebih Pembayaran Anggaran (SiLPA) yang saat ini mengendap di rekening pemerintah pada Bank Indonesia (BI) dengan total mencapai Rp425 triliun. Purbaya menyebut langkah ini telah mendapat restu langsung dari Prabowo Subianto selaku Presiden RI.

“Saya sudah lapor ke Presiden, saya akan taruh uang ke sistem perekonomian. Saat ini kami punya Rp425 triliun di BI, besok saya taruh Rp200 triliun,” ujar Purbaya dalam rapat kerja bersama DPR RI, Rabu (10/9/2025).


Dampak Langsung di Pasar Saham

Pernyataan Purbaya langsung direspons positif oleh pasar modal. Saham-saham bank pelat merah kompak menguat pada perdagangan Kamis (11/9) pagi:

  • Bank Negara Indonesia (BBNI) naik 6,34% ke Rp4.360

  • Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik 5,41% ke Rp4.090

  • Bank Tabungan Negara (BBTN) naik 6,27% ke Rp1.355

  • Bank Mandiri (BMRI) naik 2,27% ke Rp4.500

  • Bank Syariah Indonesia (BRIS) naik 4,40% ke Rp2.610

  • Bank Central Asia (BBCA) ikut menguat 1,28% ke Rp7.900

Pengamat pasar keuangan Ibrahim Assuaibi menilai lonjakan harga saham ini merupakan euforia investor terhadap sinyal kebijakan Purbaya yang dianggap pro-pasar dan pro-pertumbuhan.


Pandangan Ekonom: Potensi dan Risiko

Meski menjanjikan, sejumlah ekonom mengingatkan bahwa langkah ini bagaikan “pisau bermata dua”.

  • David Sumual, Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA), menilai tantangan utama saat ini bukan di sisi pasokan dana, melainkan lemahnya permintaan kredit. Ia khawatir dana likuiditas justru kembali diparkir ke instrumen aman seperti Surat Berharga Negara (SBN) atau Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

  • Josua Pardede, Chief Economist Bank Permata, menyebut tambahan Rp200 triliun bisa mendorong pertumbuhan uang primer hingga belasan persen dan mengerek pertumbuhan M2 ke 9% dari sebelumnya 6,5%. Namun, hasil akhirnya tetap tergantung pada permintaan uang dan realisasi belanja pemerintah.

  • Radhika Rao dari DBS Bank menambahkan, indikator likuiditas saat ini sebenarnya sudah memadai. Ia menekankan dorongan pertumbuhan kredit hanya akan efektif jika diiringi peningkatan permintaan dari rumah tangga dan korporasi.


Perlambatan Kredit Jadi Tantangan

Data per Juli 2025 menunjukkan pertumbuhan kredit perbankan melambat menjadi 6,7% secara tahunan, jauh di bawah rata-rata 11% pada tahun 2024. Perlambatan ini terjadi di hampir seluruh segmen, baik industri maupun konsumsi.

Para ekonom menilai lambatnya belanja pemerintah ikut memperparah kondisi likuiditas dan menghambat roda perekonomian. Purbaya sendiri mengakui, percepatan realisasi belanja kementerian/lembaga akan menjadi kunci agar injeksi dana ini efektif menggairahkan perekonomian.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Bank IndonesiaBBCABNIBRIbsibtndana pemerintahDPR RIinvestasikebijakan fiskal.kredit perbankanm2mandiriPasar SahamPertumbuhan EkonomiPrabowo SubiantoPurbaya Yudhi Sadewasaham banksuntikan likuiditas
Share This Article
Facebook Copy Link Print
2 Komentar 2 Komentar
  • Anonim berkata:
    Agustus 20, 2026 pukul 6:33 am

    I don’t think the title of your article matches the content lol. Just kidding, mainly because I had some doubts after reading the article.

    Reply
  • binance konto skapande berkata:
    Mei 27, 2026 pukul 7:17 am

    Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me.

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Mengenal Beras Fortifikasi, Benarkah Lebih Sehat dari Beras Biasa?

Akurasi.id - Beras menjadi makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Namun, di pasaran…

“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Percepat Pelestarian Budaya Lokal, DPRD Ingatkan Pemkot Bontang Segera Implementasikan Perda Adat
Kabar Politik

Percepat Pelestarian Budaya Lokal, DPRD Ingatkan Pemkot Bontang Segera Implementasikan Perda Adat

By
Devi Nila Sari
Unggul Telak, Marcos Jr Jadi Presiden Filipina
HeadlineKabar Politik

Unggul Telak, Marcos Jr Jadi Presiden Filipina

By
akurasi 2019
Amien Rais Kritik Keras Jokowi dan Luhut
HeadlineKabar Politik

Amien Rais Kritik Keras Jokowi dan Luhut

By
akurasi 2019
Pengumuman OJK tentang kesenjangan sosial urban area
Headline

Pengumuman OJK Tentang Kesenjangan Sosial Urban Area

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?