By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > 212 Merek Beras Diduga Oplosan, Pemerintah dan DPR Desak Penindakan Tegas
PeristiwaTrending

212 Merek Beras Diduga Oplosan, Pemerintah dan DPR Desak Penindakan Tegas

Wili Wili
Last updated: Juli 15, 2025 1:26 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
212 Merek Beras Diduga Oplosan, Pemerintah dan DPR Desak Penindakan Tegas
212 Merek Beras Diduga Oplosan, Pemerintah dan DPR Desak Penindakan Tegas. Foto: Antara.
SHARE

Akurasi.id – Pemerintah mengumumkan bahwa sebanyak 212 merek beras medium dan premium diduga merupakan hasil oplosan. Temuan ini tersebar di 10 provinsi dan mencuat setelah penindakan oleh kepolisian terhadap gudang di Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten, yang diduga memutihkan beras Bulog dan mengemas ulang dengan label merek komersial seperti Ramos dan Bantuan Pangan Bapanas.

Beras oplosan tersebut telah dipasarkan di sejumlah wilayah seperti Bogor, Tangerang, Serang, dan Kota Cilegon, dan diketahui telah beroperasi sejak 2019. Praktik ini disebut menghasilkan keuntungan Rp732 juta hanya dalam kurun waktu Desember 2023 hingga Maret 2024.

Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan investigasi lanjutan dengan mengambil 268 sampel beras dari berbagai pasar di Jabodetabek, Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, pada 6–23 Juni 2025. Hasilnya menunjukkan bahwa:

  • 85,56% beras premium tidak memenuhi standar mutu nasional.

  • 59,78% beras premium dijual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

  • 21,66% beras premium memiliki berat lebih rendah dari label kemasan.

  • 88,24% beras medium juga tidak sesuai standar mutu.

  • 95,12% beras medium dijual melampaui HET.

  • 9,38% beras medium memiliki kekurangan berat nyata.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak ada kompromi terhadap praktik curang yang merusak pasar dan merugikan petani serta masyarakat. Ia menyebut pengoplosan beras sebagai bentuk “pengkhianatan terhadap semangat swasembada pangan Presiden Prabowo”.

“212 merek ini terbukti tidak sesuai ketentuan mutu, berat, dan harga. Saya telah melaporkan langsung kepada Kapolri dan Jaksa Agung agar segera ditindak,” ujar Amran.

Kementan bahkan memperkirakan kerugian konsumen akibat praktik ini mencapai Rp99,35 triliun per tahun, akibat manipulasi kualitas dan harga distribusi.

Satgas Pangan Polri turut memeriksa empat produsen beras berinisial WG, FSTJ, BPR, dan SUL/JG sejak Kamis (10/7), dan melanjutkan pemeriksaan terhadap produsen lain pada Senin (14/7). Namun jumlah total produsen yang diperiksa belum diungkapkan oleh Brigjen Pol Helfi Assegaf, Ketua Satgas Pangan Polri.

Ketua DPR RI Puan Maharani juga bersuara keras terhadap kasus ini. Ia menyebut pengoplosan beras sebagai pembohongan publik dan bentuk kejahatan ekonomi yang menyasar kehidupan masyarakat secara langsung.

“Negara tidak boleh kalah dari mafia beras. Ini soal keadilan ekonomi dan martabat rakyat. DPR RI akan mengawal agar reformasi sistem pangan benar-benar menjawab kebutuhan rakyat,” tegas Puan.

Puan mendesak aparat untuk menindak tegas seluruh jaringan pelaku, dari produsen, distributor, hingga korporasi. Ia juga menekankan pentingnya pelibatan masyarakat sipil dan akademisi dalam pengawasan distribusi pangan, guna mencegah dominasi informasi oleh pelaku industri.

Kasus beras oplosan ini menjadi alarm serius terhadap tata kelola pangan nasional. Pemerintah diminta bertindak cepat dan transparan agar kepercayaan publik kembali pulih, serta memastikan bahwa hak masyarakat atas pangan yang layak, terjangkau, dan jujur tetap terjaga.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:212 merek berasberas oplosanberas palsuberas premium curangberas putih bulogDPRHET berashukum pangankejahatan panganKementanKementerian Pertanianmafia panganmutu beraspengoplosan berasPuan MaharaniSatgas Pangan Polri
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Ridwan Kamil Diperiksa 6 Jam di KPK: Bantah Terlibat Kasus Iklan BJB dan Tegaskan Semua Aset Dibeli dengan Dana Pribadi
HeadlinePeristiwa

Ridwan Kamil Diperiksa 6 Jam di KPK: Bantah Terlibat Kasus Iklan BJB dan Tegaskan Semua Aset Dibeli dengan Dana Pribadi

By
Wili Wili
Begini Kronologi Elf Tabrak Motor Makan Korban Tewas 7 Orang di Karawang
HeadlinePeristiwa

Begini Kronologi Elf Tabrak Motor Makan Korban Tewas 7 Orang di Karawang

By
akurasi 2019
Presiden Prabowo Subianto Bertemu Aktor Hollywood Steven Seagal Secara Tak Sengaja di Jakarta
HeadlinePeristiwa

Presiden Prabowo Subianto Bertemu Aktor Hollywood Steven Seagal Secara Tak Sengaja di Jakarta

By
Wili Wili
Tragis, Tri Lestari Tewas Terlindas Truk Tronton Saat Mencari Gas Elpiji 3 Kg, Suami Ungkap Kesulitan Mendapatkan Pasokan
PeristiwaTrending

Tragis, Tri Lestari Tewas Terlindas Truk Tronton Saat Mencari Gas Elpiji 3 Kg, Suami Ungkap Kesulitan Mendapatkan Pasokan

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?