By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Nadiem Makarim Klarifikasi Dugaan Korupsi Chromebook, Didampingi Hotman Paris: “Tidak Ditujukan untuk Daerah 3T”
PeristiwaTrending

Nadiem Makarim Klarifikasi Dugaan Korupsi Chromebook, Didampingi Hotman Paris: “Tidak Ditujukan untuk Daerah 3T”

Wili Wili
Last updated: Juni 10, 2025 4:58 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Nadiem Makarim Klarifikasi Dugaan Korupsi Chromebook, Didampingi Hotman Paris: “Tidak Ditujukan untuk Daerah 3T”
Nadiem Makarim Klarifikasi Dugaan Korupsi Chromebook, Didampingi Hotman Paris: “Tidak Ditujukan untuk Daerah 3T”. Foto: Kompas.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id – 10 Juni 2025 — Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, akhirnya angkat bicara mengenai dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek periode 2019–2022. Nadiem hadir dalam konferensi pers di The Dharmawangsa Jakarta, Selasa (10/6), pukul 07.47 WIB, didampingi oleh kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea, dan dua anggota tim hukum lainnya.

Hotman Paris menjelaskan bahwa kehadiran Nadiem bertujuan untuk memberikan klarifikasi publik terkait pemberitaan media mengenai pengadaan laptop saat Nadiem menjabat sebagai Mendikbudristek. “Hari ini Pak Nadiem akan memberikan klarifikasi hal-hal yang terkait dengan sebagaimana Anda sudah dengar dan baca sendiri di media cetak tentang pengadaan laptop di Kementerian waktu beliau masih menjabat,” ujar Hotman.

Sementara itu, Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah menyidik kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook tersebut. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, menyebutkan adanya dugaan pemufakatan jahat yang mengarahkan tim teknis untuk membuat kajian teknis agar pengadaan diarahkan pada laptop berbasis sistem operasi Chrome OS.

Dalam konferensi pers, Nadiem membantah bahwa proyek ini menyasar daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Ia menjelaskan bahwa pengadaan laptop pada masa kepemimpinannya hanya ditujukan untuk sekolah-sekolah yang memiliki akses internet. “Saya ingin mengklarifikasi bahwa proses pengadaan laptop yang terjadi di masa jabatan saya tidak ditargetkan untuk daerah 3T,” kata Nadiem.

Nadiem juga mengungkapkan bahwa pengadaan Chromebook disertai dengan perangkat pendukung seperti modem 3G dan proyektor, serta telah melalui kajian teknis. Menurutnya, Chromebook dinilai lebih efisien secara harga, yakni 10–30 persen lebih murah dibanding laptop dengan sistem operasi lain yang berbayar hingga Rp 2,5 juta per unit.

“Tim di Kemendikbudristek melakukan kajian perbandingan. Dari sisi harga dan efisiensi, Chromebook unggul. Selain itu, dari sisi keamanan, sistem operasi Chrome OS memiliki kontrol aplikasi ketat yang melindungi siswa dan guru dari konten berbahaya seperti pornografi, judi online, dan game,” jelas Nadiem.

Selain itu, Nadiem menyatakan bahwa meskipun Chromebook idealnya digunakan secara online, perangkat ini tetap bisa digunakan secara offline meski dengan fitur yang terbatas.

Sementara itu, mantan staf khusus Mendikbudristek, Fiona, juga diperiksa oleh Kejagung sebagai saksi. Ia terlihat keluar dari Gedung Jampidsus Kejagung pada pukul 12.10 WIB didampingi tiga orang pengacara, namun enggan memberikan komentar kepada awak media.

Di akhir konferensi pers, Hotman Paris menegaskan bahwa pengadaan laptop Chromebook sudah digunakan secara luas, terutama dalam mendukung pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi Covid-19.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Chrome OSChromebookChromebook Offlinedaerah 3TDigitalisasi PendidikanFiona Stafsushotman parisHotman Paris NadiemKasus Laptop KemendikbudKejaksaan AgungKemendikbudristekKorupsi ChromebookKorupsi KemendikbudLaptop PendidikanNadiem MakarimPengadaan Laptop Sekolah
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Mengenal Beras Fortifikasi, Benarkah Lebih Sehat dari Beras Biasa?

Akurasi.id - Beras menjadi makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Namun, di pasaran…

“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Razia Hotel Melati, Satpol PP Ciduk Puluhan Pasangan
Peristiwa

Razia Hotel Melati, Satpol PP Ciduk Puluhan Pasangan

By
Agi Bacadata
Menkeu Purbaya Evaluasi Pegawai DJP Usai Kasus Suap, Rotasi hingga Dirumahkan Jadi Opsi Sanksi
HeadlinePeristiwa

Menkeu Purbaya Evaluasi Pegawai DJP Usai Kasus Suap, Rotasi hingga Dirumahkan Jadi Opsi Sanksi

By
Wili Wili
Ridwan Kamil Jalani Tes DNA di Bareskrim Polri Terkait Kasus Lisa Mariana
PeristiwaTrending

Ridwan Kamil Jalani Tes DNA di Bareskrim Polri Terkait Kasus Lisa Mariana

By
Wili Wili
Jokowi Sebut Penyebab Banjir Kalsel karena Curah Hujan Tinggi, Bareskrim Mengamini
Trending

Jokowi Sebut Penyebab Banjir Kalsel karena Curah Hujan Tinggi, Bareskrim Mengamini

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?