By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Presiden Prabowo Cabut 4 IUP Tambang Nikel di Raja Ampat, Prioritaskan Lingkungan dan Kawasan Konservasi
HeadlinePeristiwa

Presiden Prabowo Cabut 4 IUP Tambang Nikel di Raja Ampat, Prioritaskan Lingkungan dan Kawasan Konservasi

Wili Wili
Last updated: Juni 10, 2025 4:32 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Presiden Prabowo Cabut 4 IUP Tambang Nikel di Raja Ampat, Prioritaskan Lingkungan dan Kawasan Konservasi
Presiden Prabowo Cabut 4 IUP Tambang Nikel di Raja Ampat, Prioritaskan Lingkungan dan Kawasan Konservasi. Foto: Cnbc.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id – 10 Juni 2025 — Presiden Prabowo Subianto resmi mencabut empat Izin Usaha Pertambangan (IUP) nikel yang beroperasi di wilayah konservasi Raja Ampat, Papua Barat. Keputusan ini diambil dalam rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden bersama para menteri terkait di Istana Negara.

Contents
  • Daftar Perusahaan Tambang yang IUP-nya Dicabut:
  • Protes dari Warga dan Aktivis Lingkungan

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pencabutan dilakukan berdasarkan pertimbangan komprehensif atas dampak lingkungan serta keresahan masyarakat setempat. Keputusan ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk menjaga keberlanjutan lingkungan hidup di wilayah yang 97 persen merupakan kawasan konservasi tersebut.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa pencabutan dilakukan karena perusahaan-perusahaan tersebut terbukti melakukan pelanggaran terhadap ketentuan lingkungan dan perizinan.

“Empat IUP di luar PT Gag Nikel telah dicabut. Saya langsung ambil langkah teknis berkoordinasi dengan menteri teknis terkait,” ujar Bahlil dalam konferensi pers, Selasa (10/6/2025).

Daftar Perusahaan Tambang yang IUP-nya Dicabut:

  1. PT Mulia Raymond Perkasa (MRP)
    Izin berdasarkan SK Bupati Raja Ampat No. 153.A Tahun 2013, mencakup 2.193 hektar di Pulau Batang Pele. Perusahaan masih dalam tahap eksplorasi dan belum memiliki dokumen lingkungan.

  2. PT Kawei Sejahtera Mining (KSM)
    Memiliki IUP dari SK Bupati No. 290 Tahun 2013 dengan luas wilayah 5.922 hektar. Meski telah memiliki Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) sejak 2022 dan sempat produksi pada 2023, saat ini tidak ada aktivitas tambang yang berjalan.

  3. PT Anugerah Surya Pratama (ASP)
    Merupakan Penanaman Modal Asing (PMA) asal China dan memiliki keterkaitan dengan PT Wanxiang Nickel Indonesia di Morowali. Izin berdasarkan SK Menteri ESDM pada 7 Januari 2024 untuk wilayah 1.173 hektar di Pulau Manuran. Meski memiliki dokumen AMDAL dan UKL-UPL sejak 2006, aktivitasnya dinilai berpotensi merusak lingkungan.

  4. PT Nurham
    Berizin melalui SK Bupati Raja Ampat No. 8/1/IUP/PMDN/2025, dengan cakupan 3.000 hektar di Pulau Waegeo. Meski telah memiliki persetujuan lingkungan sejak 2013, perusahaan belum memulai produksi.

Protes dari Warga dan Aktivis Lingkungan

Keputusan pencabutan IUP ini didorong pula oleh protes masyarakat dan aktivis lingkungan, termasuk Greenpeace Indonesia dan pemuda Papua, yang menggelar aksi saat acara Indonesia Critical Minerals Conference 2025. Mereka menolak keberadaan tambang nikel di kawasan Raja Ampat yang dinilai mengancam ekosistem laut dan hutan tropis.

Bupati Raja Ampat Orideko Burdam juga sebelumnya menyuarakan keluhan soal keterbatasan wewenang daerah dalam mencabut izin, meskipun dampak kerusakan lingkungan sudah terasa.

“Sembilan puluh tujuh persen Raja Ampat adalah daerah konservasi. Ketika terjadi pencemaran lingkungan, kami tidak bisa bertindak karena izin berada di tangan pemerintah pusat,” ungkap Orideko di Sorong (31/5).

Keputusan ini menjadi sinyal kuat arah pemerintahan Prabowo Subianto untuk menyeimbangkan pembangunan ekonomi dengan pelestarian lingkungan, terutama di kawasan yang sangat sensitif dan berstatus konservasi seperti Raja Ampat.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Bahlil Lahadaliaberita lingkunganberita terkini tambangesdmgreenpeaceIUP dicabutkonservasi Raja Ampatlingkungan Papua BaratPapuapelestarian alamPencemaran LingkunganPrabowo SubiantoPresiden RIPT ASPPT KSMPT MRPPT NurhamTambang Ilegaltambang nikeltambang nikel raja ampat
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Bela Keputusan Presiden Jokowi Tidak Lockdown Keras, Prabowo: Itu Menyelamatkan Kita
Trending

Bela Keputusan Presiden Jokowi Tidak Lockdown Keras, Prabowo: Itu Menyelamatkan Kita

By
Redaksi Akurasi.id
Kebangkrutan Sritex: Dampak Besar Terhadap Pekerja dan Industri Tekstil di Indonesia
HeadlinePeristiwa

Kebangkrutan Sritex: Dampak Besar Terhadap Pekerja dan Industri Tekstil di Indonesia

By
Wili Wili
Bencana Banjir Lahar Dingin Landa Sumatera Barat, Dampak dan Upaya Tanggap Darurat
HeadlinePeristiwa

Bencana Banjir Lahar Dingin Landa Sumatera Barat, Dampak dan Upaya Tanggap Darurat

By
akurasi 2019
MA: Vaksin Covid-19 Wajib Halal, MUI Siap Bikin Fatwa Baru
HeadlineKesehatan

MA: Vaksin Covid-19 Wajib Halal, MUI Siap Bikin Fatwa Baru

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?