By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Pembatasan Angkutan Barang Selama Mudik Lebaran 2025, ALFI dan Aptrindo Minta Diskresi
PeristiwaTrending

Pembatasan Angkutan Barang Selama Mudik Lebaran 2025, ALFI dan Aptrindo Minta Diskresi

Wili Wili
Last updated: Maret 14, 2025 3:25 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Pembatasan Angkutan Barang Selama Mudik Lebaran 2025, ALFI dan Aptrindo Minta Diskresi
Pembatasan Angkutan Barang Selama Mudik Lebaran 2025, ALFI dan Aptrindo Minta Diskresi. Foto: Antara.
SHARE

Akurasi.id – Pemerintah akan kembali membatasi operasional angkutan barang selama arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1446 H/2025. Pembatasan ini berlaku mulai H-7 hingga H+7 atau sejak 24 Maret hingga 8 April 2025. Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Wing Gunariadi, mengungkapkan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran lalu lintas bagi para pemudik.

Contents
  • Asosiasi Logistik Minta Peninjauan Ulang
  • Dampak Terhadap Ekspor dan Logistik Nasional
  • Aptrindo Umumkan Mogok Nasional

“Dishub sudah menindaklanjuti SKB untuk kelancaran bagi pemudik dengan membatasi kendaraan barang, khususnya batu bara, pada H-7 sampai H+7 Lebaran,” ujar Wing pada Jumat (14/3/2025).

Wing menambahkan bahwa pembatasan ini tidak berlaku untuk kendaraan pengangkut bahan bakar minyak (BBM) dan kebutuhan pokok seperti sembako. Selain itu, petugas gabungan akan ditempatkan di berbagai pos pelayanan mudik guna mengatur arus lalu lintas.

Asosiasi Logistik Minta Peninjauan Ulang

Kebijakan pembatasan angkutan barang ini mendapat tanggapan dari Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jakarta. Ketua ALFI Jakarta, Adil Karim, menilai durasi pembatasan selama dua minggu terlalu lama dan dapat berdampak negatif terhadap bisnis logistik serta pertumbuhan ekonomi nasional.

“Menurut hemat kami, waktu pembatasan angkutan barang selama dua minggu itu terlalu lama. Idealnya cukup H-4 hingga H+4 agar kegiatan logistik dan perekonomian tetap berjalan dengan baik tanpa menghambat arus mudik dan balik,” jelas Adil.

Ia juga menyoroti kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang memungkinkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai BUMN untuk mudik lebih awal. Menurutnya, WFA dapat membantu mengurangi kepadatan arus mudik sehingga pembatasan angkutan barang bisa lebih fleksibel.

Dampak Terhadap Ekspor dan Logistik Nasional

Dewan Pemakai Jasa Angkutan Indonesia (Depalindo) dan Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) juga menyatakan kekhawatiran mereka terkait pembatasan ini. Mereka menilai kebijakan tersebut dapat melemahkan kinerja ekspor nasional serta meningkatkan biaya logistik.

Selain itu, aturan dalam SKB ini dianggap bertentangan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 7-8 persen yang dicanangkan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran. Pembatasan yang terlalu ketat dikhawatirkan dapat memperlambat distribusi barang dan mengganggu rantai pasok.

Aptrindo Umumkan Mogok Nasional

Sebagai bentuk protes atas pembatasan angkutan barang selama mudik Lebaran, Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) mengumumkan aksi mogok nasional yang akan dimulai pada 20 Maret 2025. Rencana mogok ini tertuang dalam Surat Edaran Aptrindo Nomor 526/DPP APTRINDO/III/2025, yang ditandatangani oleh Ketua DPP Aptrindo, Gemilang Tarigan.

Aksi mogok ini merupakan respons terhadap larangan truk melintas di jalan tol selama periode mudik. Aptrindo menilai kebijakan tersebut akan menambah beban pengusaha logistik dan memperlambat arus distribusi barang, terutama bagi sektor industri dan ekspor.

Pembatasan angkutan barang selama arus mudik Lebaran 2025 menimbulkan pro dan kontra. Pemerintah berupaya memastikan kelancaran lalu lintas bagi pemudik, sementara pelaku industri logistik menilai kebijakan ini dapat menghambat pertumbuhan ekonomi. Asosiasi terkait berharap adanya diskresi dalam penerapan aturan agar keseimbangan antara mobilitas pemudik dan kelancaran distribusi barang tetap terjaga.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:ALFIAptrindodistribusi barangekonomi Prabowo-Gibranekspor Indonesialogistik nasionalmogok nasionalMudik Lebaran 2025pembatasan angkutan barangSKB angkutan Lebaran
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Gudang Garam Stop Beli Tembakau Temanggung, Petani Gigit Jari di Tengah Panen
PeristiwaTrending

Gudang Garam Stop Beli Tembakau Temanggung, Petani Gigit Jari di Tengah Panen

By
Wili Wili
Harga Emas Pegadaian Naik Lagi, Ini Rincian Harga UBS, Galeri24, dan Antam
PeristiwaTrending

Harga Emas Pegadaian Naik Lagi, Ini Rincian Harga UBS, Galeri24, dan Antam

By
Wili Wili
Sandra Dewi Ajukan Keberatan ke PN Jakarta Pusat, Minta Aset yang Disita dalam Kasus Harvey Moeis Dikembalikan
SelebritisTrending

Sandra Dewi Ajukan Keberatan ke PN Jakarta Pusat, Minta Aset yang Disita dalam Kasus Harvey Moeis Dikembalikan

By
Wili Wili
Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis di Surabaya, Wartawan Kaltim Gelar Aksi Solidaritas Suarakan Kebebasan Pers
Trending

Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis di Surabaya, Wartawan Kaltim Gelar Aksi Solidaritas Suarakan Kebebasan Pers

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?