By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Di Balik Surat Suara Pemilu Ada “Emak-Emak” Berburu Rezeki
Trending

Di Balik Surat Suara Pemilu Ada “Emak-Emak” Berburu Rezeki

akurasi 2019
Last updated: Maret 10, 2019 11:33 am
By
akurasi 2019
Share
5 Min Read
Di Balik Surat Suara Pemilu Ada “Emak-Emak” Berburu Rezeki
Mereka yang melipat surat suara didominasi emak-emak. (Ella Ramlah/Akurasi.id)
SHARE
Di Balik Surat Suara Pemilu Ada “Emak-Emak” Berburu Rezeki
Mereka yang melipat surat suara didominasi emak-emak. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Ruangan besar itu tampak hening di tengah keramaian siang itu. Ada aktivitas yang beradu dengan waktu. Tangan-tangan berbagai warna begitu cekatan memilah dan memilih kertas yang terhampar di ruangan. hanya sesekali suara canda menghelai keseriusan yang terpaku di tempat itu.

Di ruangan dengan cat warna putih itu, tampak membentuk kelompok-kelompok kecil. Dari tiga hingga empat orang. Ada yang hanya diisi perempuan saja. Ada juga campuran perempuan dan laki-laki. Mereka tampak asik dalam kesibukan mereka masing-masing.

Dari sudut ke sudut ruangan, perempuan dengan usia 35-45 tahun menjadi penghias ruangan. Dengan beralaskan spanduk bekas, mereka berasik riang menyusun dan melipat kertas yang berserakan dan mengelilingi setiap sudut ruangan.

Mereka adalah peserta pelipatan surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) yang direkrut Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kutai Timur. Para perempuan yang didominasi para mak-mak itu sudah bekerja melipat ribuan surat suara pemilu dari Jumat (9/3) lalu.

Berkah Bagi Mak-Mak

Dalam hajatan Pemilu 2019 memang menjadi berkah tersendiri bagi sebagian masyarakat Sangatta. Sebanyak 100 warga direkrut menjadi petugas pelipat surat suara pemilihan serentak calon anggota legislatis (caleg) dan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres) pada 17 April mendatang.

Pelipatan surat suara yang berlangsung di Gedung Graha Expo Bukit Pelanggi Kutim itu, dikawal dan dijaga ketat petugas kepolisian. Pelipatan surat suara tersebut mulai sejak pagi, pukul 08.00 Wita. Mereka masuk ruangan setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas.

Kendati diberi honor, tidak semua pekerja pelipatan surat suara ini termotivasi untuk sekadar mendapatkan upah. Namun, ada juga sebagian mencari pengalaman dan kegiatan seru mengisi kekosongan aktivitas mereka.

“Upahnya satu lembar Rp 100 rupiah, jadi kami berlomba untuk melakukan pelipatan sesuai dengan waktu,” kata Cia, seorang pekerja pelipatan surat suara kepada Akurasi.id.

Sebelum masuk dan melakukan pelipatan surat suara, mereka diperiksa satu persatu. Baik itu barang bawaan dan juga kuku. Setelah itu, pekerja langsung dibagikan paket surat suara untuk segera dilipat. Meski diselingi candaan dan tawa, hal itu tak mengurangi ketelitian peserta dalam melipat surat suara.

Di Balik Surat Suara Pemilu Ada “Emak-Emak” Berburu Rezeki
Seorang peserta tampak fokus melipat surat suara. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Ada lima jenis surat suara yang akan dilipat di pemilu kali ini. Surat suara pemilihan presiden (pilpres), pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, DPRD Kabupaten, DPRD Kota, DPRD Provinsi, dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

“Kami juga harus tetap teliti, jangan sampai ada yang sudah terlipat, tapi itu rusak. Makanya kami kembali untuk cek sebelum dilipat, untuk memastikannya,” kata dia.

Kemudian, pada jam istrahat untuk makan dan salat. Pekerja terlihat kompak, mereka makan bersama setelah mendapat jatah nasi yang telah disiapkan KPU. Para petugas pelipatan suara itu berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari ibu rumah tangga (IRT) hingga tenaga kerja kontrak daerah (TK2D).

Cia misalnya, IRT yang sekaligus jualan sembako ini tak ingin menyia-nyiakan kesempatan begitu mendapat tawaran, walau pun dia harus meninggalkan pekerjaannya sehari-hari. “Jaga warung sembakonya sama bapaknya dulu. Lumayan (honornya) buat tambah-tambah,” ujar warga Teluk Lingga ini.

Cia mengaku baru pertama kali ikut pelipatan surat suara dan awalnya diajak sepupunya yang juga bergabung dalam proyek insidental ini. Bukan hanya dia, beberapa ibu di lingkungannya juga ikut dalam proyek tersebut.

Kiki (32), seorang TK2D, mengaku senang karena pekerjaan tersebut dilakukan bersama dengan temannya yang lain. Selain itu, Kiki mengaku tergoda dengan honor yang ditawarkan. “Lumayan buat tambah-tambah uang saku,” katanya.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Umum dan Keuangan KPU Kutim Basori menjelaskan, untuk satu lembar surat suara yang dilipat, penyortir mendapat honor Rp 100. Jika diasumsikan satu orang menyelesaikan 1.000 lembar selama delapan jam, seorang bisa mendapat honor Rp 100 ribu per hari.

Basori mengatakan lokasi pelipatan surat suara dijaga 24 jam oleh personel gabungan. Setiap hari, menurut dia, lima polisi dan tiga anggota Satpol PP berjaga bergantian. “Selain di tempat pelipatan, titik-titik penting pun tak luput dari pantauan mereka (petugas keamanan), seperti kantor KPU dan Bawaslu,” tutupnya. (*)

Penulis : Ella Ramlah
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:Pelipatan Surat SuaraPemilu 2019
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Soto Ayam Dahlok: Kuliner Legendaris yang Tak Lekang oleh Waktu di Jember
KulinerTrending

Soto Ayam Dahlok: Kuliner Legendaris yang Tak Lekang oleh Waktu di Jember

By
Wili Wili
Fakta Abdul Gafur Mas'ud Bupati PPU - Akurasi.id
Trending

Fakta Abdul Gafur Mas’ud, Bupati Termuda, Miliki Kekayaan Rp36,72 Miliar

By
Devi Nila Sari
India Larang Hijab di Sekolah, Pelajar Muslim Protes Turun ke Jalan
HeadlineTrending

India Larang Hijab di Sekolah, Pelajar Muslim Protes Turun ke Jalan

By
akurasi 2019
Tak Wajib PCR, Naik Pesawat di Jawa-Bali Kini Cukup Tes Antigen
HeadlineTrending

Tak Wajib PCR, Naik Pesawat di Jawa-Bali Kini Cukup Tes Antigen

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?