By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Khotbah Paus Fransiskus di Misa Akbar Stadion GBK: Seruan Perdamaian dan Kepatuhan Umat
PeristiwaTrending

Khotbah Paus Fransiskus di Misa Akbar Stadion GBK: Seruan Perdamaian dan Kepatuhan Umat

Wili Wili
Last updated: September 6, 2024 12:41 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Khotbah Paus Fransiskus di Misa Akbar Stadion GBK: Seruan Perdamaian dan Kepatuhan Umat
Khotbah Paus Fransiskus di Misa Akbar Stadion GBK: Seruan Perdamaian dan Kepatuhan Umat. Foto: Ist.
SHARE

Jakarta ,Akurasi.id – Pemimpin Gereja Katolik Dunia sekaligus Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus, memimpin misa akbar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Kamis (6/9/2024). Dalam khotbahnya, Paus Fransiskus menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya perdamaian dan menjadi umat yang taat.

Paus Fransiskus memulai khotbahnya dengan menekankan pentingnya menjadi pendengar yang taat terhadap ajaran Tuhan. “Saudara dan saudari, janganlah kita lupa hal ini. Tugas pertama seorang murid bukanlah mengenakan jubah kerohanian yang sempurna secara luar atau melakukan hal-hal luar biasa atau mengerjakan usaha-usaha besar,” ujar Paus Fransiskus. Menurutnya, langkah pertama seorang umat Tuhan adalah menempatkan diri dalam mendengarkan satu-satunya sabda yang menyelamatkan, yaitu sabda Yesus.

Selain membahas kepatuhan umat terhadap ajaran Tuhan, Paus Fransiskus juga menyerukan pesan perdamaian. Ia menekankan bahwa umat tidak boleh lelah berbuat kebaikan meski kebaikan itu tidak selalu dibalas. “Saudara dan saudari, saya juga hendak berkata kepada Anda, kepada bangsa ini, kepada Nusantara yang mengagumkan dan beranekaragam ini. Janganlah lelah berlayar dan menebarkan jalamu, janganlah lelah bermimpi dan membangun lagi sebuah peradaban perdamaian. Beranilah selalu untuk mengimpikan persaudaraan,” lanjutnya.

Paus Fransiskus mengajak umat Katolik untuk terus memperlihatkan kasih dan kebaikan, serta menjadi pembangun perdamaian di tengah masyarakat. Dalam khotbahnya, ia juga menekankan pentingnya menghidupi sabda Tuhan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya mendengarnya. “Kita dipanggil untuk menghidupi sabda yang telah kita terima, bukan sekadar menjadi pendengar yang sia-sia dan menipu diri kita sendiri (Yak 1:22); untuk tidak mengambil risiko sekadar mendengar dengan telinga tanpa membuat sabda itu masuk ke dalam hati dan mengubah cara pikir kita, cara merasa, dan bertindak,” jelas Paus.

Paus Fransiskus juga mengutip Santa Teresa dari Kalkuta untuk memperkuat pesannya. “Ketika kita tidak memiliki apa pun untuk diberikan, hendaklah kita memberikan ketiadaan itu. Dan ingatlah, bahkan ketika kamu tidak menuai apa-apa, jangan pernah lelah menabur,” katanya, mengajak umat untuk terus berbuat baik tanpa lelah.

Di akhir khotbahnya, Paus Fransiskus mendorong seluruh umat Katolik di Indonesia untuk menjadi pembawa harapan dan perdamaian, seraya mengingatkan mereka akan tugas mereka untuk selalu mengikuti sabda Tuhan. “Dengan dibimbing oleh sabda Tuhan, saya mendorong Anda semua untuk menaburkan kasih, dengan penuh keyakinan menempuh jalan dialog, terus memperlihatkan kebaikan budi dan hati dengan senyum khas yang membedakan Anda untuk menjadi pembangun persatuan dan perdamaian,” tutupnya.

Misa akbar yang dihadiri ribuan umat ini berlangsung khidmat dan penuh haru. Pesan Paus Fransiskus diharapkan dapat menginspirasi umat Katolik di Indonesia untuk terus memperjuangkan perdamaian dan menjadi umat yang taat serta berbuat baik di masyarakat.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Gelora Bung KarnoIndonesiaKebaikan UmatKhotbah PausMisa Akbar GBKPaus FransiskusPerdamaianSabda TuhanSanta Teresa dari KalkutaUmat Katolik
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Billy Syahputra Akui Sudah Menikah dengan Vika Kolesnaya, Resepsi Akan Digelar Tahun Depan
SelebritisTrending

Billy Syahputra Akui Sudah Menikah dengan Vika Kolesnaya, Resepsi Akan Digelar Tahun Depan

By
Wili Wili
Pemilih Langgar Aturan, KPU Lakukan Pemilihan Ulang
Trending

Pemilih Langgar Aturan, KPU Lakukan Pemilihan Ulang

By
akurasi 2019
Sidang Perdana Vadel Badjideh Kasus Asusila dan Aborsi Digelar Tertutup di PN Jaksel
Hukum & KriminalTrending

Sidang Perdana Vadel Badjideh Kasus Asusila dan Aborsi Digelar Tertutup di PN Jaksel

By
Wili Wili
300 Titik Tambang Ilegal Tersinyalir Dewan, Mulai IUP dan PKP2B Bakal Dievaluasi Pansus Tambang
BirokrasiTrending

300 Titik Tambang Ilegal Tersinyalir Dewan, Mulai IUP dan PKP2B Bakal Dievaluasi Pansus Tambang

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?